
Kedua orang tua Zee pun tiba di rumah sakit, kemudian mereka langsung menuju ruang ICU. Sementara dokter baru keluar dari ruang ICU
"Bagimana keadaan pasien dok??" tanya Fahri kepada dokter
"Apa kalian keluarganya?" tanya dokter
"Kami orang tuanya dok" sahut papa Zee yang baru tiba di depan ruang ICU
"Saat ini pasien sedang kritis pak, bu" Ucap dokter
"Anak kami sakit apa dokter?" tanya Mama Zee yang sudah menangis tersedu
"Memangnya bapak dan ibu tidak tau penyakit yang di derita pasien??" Ucap dokter
Papa dan mama Zee pun menggeleng bersamaan, memang mereka berdua tidak pernah tau anaknya sakit karena Zee tidak pernah mengatakan apapun kepada kedua orang tuanya.
"Pasien mengidap penyakit acute myeloid leukemia, dan ini sudah tahap serius pak, buk". Ucap dokter serius
"Apa dok?!" ucap papa Zee
Mereka begitu syoook mendengar ucapan dokter, mama Zee pun langsung lemas dan hampir terjatuh di lantai. Untung papa Zee sigap menangkapnya.
__ADS_1
Kemudian dokter pergi kembali masuk keruangan ICU.
Fahri dan assistentnya pun berpamitan kepada keluarga Zee untuk pulang.
**
Setelah Fahri baru sampai dirumah, ia pun segera masuk dan mencari keberadaan istri tercintanya di ruang keluarga ia hanya melihat bik Mira dan mbak Tut bersama Baby Cel. Setelah menyapa baby Cel, Fahri pun langsung menuju kamar mereka karena ia yakin Aisyah pasti disana.
Ceklekk
Fahri melihat sekeliling kamar namun tidak menemukan istrinya. Namun mendengar gemercik air yang berjatuhan di kamar mandi. Fahri perlahan berjalan menuju kamar mandi, kemudian ia membuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak terkunci dan begitu kaget saat melihat Aisyah di bawah shower dengan meringkukkan badannya sambil menangis tersedu.
"Sayanggggg kamu kenapa???" Ucap mas Fahri cemas
"Sayang... kamu kenapa?? pasti kamu kepikiran macem-macem soal mas dan Zee kan?? mas tuh udah bilang sama kamu, mas gak ada apa-apa sama Zee, mas hanya menolong Zee yang pingsan di kantor mas" Ucap Fahri
"Bagaimana bisa Zee pingsan mas??" ucap Aisyah bergetar
"Ternyata Zee sakit dan menutupi semuanya dari keluarganya" Ucap Mas Fahri
Aisyah langsung memeluk mas Fahri dengan begitu erat
__ADS_1
"Aku begitu takut kehilangan mas Fahri, aku takut mas akan ber......." Belum Aisyah menyelesaikan ucapannya Fahri langsung melerai pelukan mereka dan mencium Istrinya dengan lembut.
Begitu dingin, itu yang dirasakan Fahri saat ini, ia yakin jika Aisyah pasti berjam-jam dibawah guyuran shower. Kemudian Fahri pun jadi begitu menuntut terhadap istrinya. Tak lama mas Fahri melepaskan panggutannya terhadap Aisyah
"Sampai kapanpun mas gak akan pernah ninggalin kamu. Kamu sudah menjadi bagian dari hidup dan mati mas. Apapun yang akan terjadi nanti mas akan tetap bersama kamu" ucap mas Fahri saat menatap Aisyah dengan begitu dalam.
"Maafin aku mas yang terlalu cemburu dan aku tidak rela jika mas berpaling hati dariku" ucap Aisyah dengan begitu lembut
"Mas seneng kamu cemburu, berarti ada cinta yang dalam untuk mas. Tapi mas gak suka kamu menyiksa dirimu sendiri karena rasa cemburu mu. Mas bukan tipe pria yang mudah tergoda dengan wanita diluar. Istri mas yang cantik ini sudah lebih dari cukup membuat mas puas lahir batin" Ucap Fahri menggoda Aisyah
Aisyah pun tersipu dengan rona merah pipinya sudah tidak bisa tertahan lagi.
"Mas hukum aku yang sudah berbuat salah" Ucap Aisyah menyesal
"Dengan senang hati sayang" Ucap Fahri dengan senyum mesumnya.
Fahri pun langsung menghukum istrinya dengan hukuman manis. Hukuman yang mampu membuat Aisyah tidak kedinginan lagi. Hukuman yang membuat keduanya merasakan cinta yang sesungguhnya❤❤
.
.
__ADS_1
.
.