
"Sayang... ayo udah siang nih, nanti kita telat loh buat menemui dokter pribadi kita".
"Iya sayang bentar lagi, mas lagi nyari kaos polos warna hitam kesayangan mas".
"Kan itu kemarin baru dicuci mas jadi belum sempat andin setrika".
"Ya udah mas pakai kaos putih aja, oh iya sayang jeans yang warna abu ada dimana ya?".
"Udah andin siapin mas di lemari, cari aja mas, soalnya andin lagi mandikan alana".
"Siap sayang ngwokehh".
"Ketemu gak mas?".
"Ketemu sayang".
Terus aja kita saling sahut dari kamar kita ke kamar mandi kamarnya alana. Enak ya kalau udah berumah tangga jadi ada teman cekcok tiap hari. Dan yang paling penting ada teman peluk tiap saat (jangan baper pembaca he, author aja bapar ama andin dan anthoni).
Akhirnya aku beres memandikan alana, saatnya aku mendandani alana. Hari ini alana pakai dres berwarna hitam.
Lucu ya dresnya alanaš.
Akhirnya aku beres mendandani alana bak ratu, kini saatnya menemui mas anthon di kamar.
"Mas, udah ketemu jeansnya? udah rapih kan?".
"Udah kok sayang, yuk kita sarapan. Pasti bi sari udah buat makanan untuk kita".
"Iya ayo sayang, maafin ya hari ini aku gak sempat bikin sarapan buat kamu :(. Soalnya aku lagi gak enak badan".
"Gak papa kok sayang, kamu sekarang jangan banyak aktifitas. Soalnya kan kamu lagi hamil juga, apa lagi bukan satu bayi yang kamu kandung, tapi ada dua bayi sekaligus".
"Iya mas, makasih ya selalu dukung andin terus".
"Sama-sama sayang, yuk kita ke ruang makan".
"Iya mas".
Akhirnya setelah 30 menit makan bersama, kita lanjut dengan otw ke rumah sakit harapan bunda, dimana rumah sakit itu merupakan sebagian property dari mas anthon. Kaya juga ya suami aku, udah punya banyak kantor di berbagai daerah, punya rumah sakit juga di Bandung.
Jarak dari rumah ke rumah sakit sekitar 1 jam, sengaja kita ke rumah sakit di antar oleh pak andi, karena aku kasian sama mas anthon kemarin kerjanya lembur habis mengecek bangunan kantor baru, pasti capek sekali.
Akhirnya kita sampai di rumah sakit harapan bunda, dokter kandungannya adalah kenalan aku, karena dulunya satu kampus cuman beda fakultas saja.
Kita pakai jalur orang dalam jadi gak harus antri haha, maklum istri sultan mah bebas.
"Tuk..tuk..tuk... Assalamu'alaikum".
__ADS_1
"Masuk... Wa'alaikumssalam... Eh andin, apa kabar beb?".
"Alhamdulillah baik say".
"Mari kita cek kandungan kamu".
"Alhamdulillah kandungan kamu baik-baik saja din, baby twins nya juga lagi aktif-aktifnya, tapi untuk jenis kelamin masih agak susah ditebak karena posisi mereka".
"Alhamdulillah ya allah. Makasih ya Alfi".
"Sama-sama din, oh iya kandungan kamu sekarang memasuki usia 2 bulan".
"Iya al, thank you".
"Urwel... ya udah gue resepin ya obat penguat kandungan untuk satu bulan ke depan".
"Ashyap bu dokter cantik".
"Bisa aja markonah".
"Eh si marfuah malah ngata-ngatain".
"Lu juga sama ngata-ngatain gue lagi, liat toh anak loh melongo terus dari tadi mungkin dia malu punya ibu sebobrok lu haha canda bobrok".
"Lu itu dokter apa tukang palak sih? bahasnya lebih bobrok dari gua, canda kang palak haha. Udah ah, kasian anak ama suami gue kasian dari tadi diem-diem mulu, mana resepnya buruan".
"Makasih cangtip".
"Maama".
"Ya udah kita duluan ya dok, Assalamualaikum...(sahut mas anthon)".
"Gue duluan ya al".
"Siap bos, hati-hati di jalan ya".
"Iya beb".
Setelah berbincang-bincang dan memeriksa kandungan baby twins, kini giliran menenggu obat di buatkan, karena kan kalau obat gak bisa dicepatkan karena harus ada obat racikan tertentu agar stamina selalu kuat.
Setelah beres semuanya akhirnya kita bertiga keluar dari rumah sakit, karena hari hampir sore sekitar pukul 14.00 jadi kita ada rencana buat makan sore di luar.
"Alana sayang kita mau makan apa?"
"Ana mau naci goyeng bu".
"Oh mau nasi goreng? kayanya jam segini belum ada abang nasi goreng yang jualan, kita makan di lestoran pelangi aja ya".
"Ciap bu bos sahut alana".
__ADS_1
Pak andi kita ke restoran pelangi dulu ya, sahut mas anthon.
Siap pak...
Jarak rumah sakit ke restoran sekitar 1 jam, jadi lumayan jauh. Di perjalanan alana mengoceh tentang banyak hal, dan tak jarang alana juga nyanyi mengikuti suara dari mobil.
"Alana sayang, coba elus perut ibu. Di dalam perut ibu ada dua baby loh?".
"Yang benal bu?".
"Benar dong sayang, nanti kalau babynya udah lahir ana yang jagain ya. Nanti ana dipanggil kakak sama dede bayi nya".
"Kakak itu apa bu?".
"Kakak itu anak tertua dari saudara-saudaranya".
"Oh gicu ya bu, belalti kaya teman-teman ana di play group meleka cudah punya dede bayi dan jadi kakak deh".
"Nah itu alana pintar".
"Holle... akhilnya udah sampai".
"Ya udah yuk turun sayang".
"Ana mau digendong ibu".
"Jangan dong sayang, sama ayah aja ya? tadi ibu katanya lagi gak enak badan".
"Gak mau... ana maunya cama ibu".
"Ya udah gak papa mas, biar andin aja yang gendong alana. Ayo sayang".
Kita mencari tempat duduk yang nyaman untuk ditempati kita bertiga. Akhirnya kita memilih duduk di gajebo yang ada di tengah-tengah kolam ikan hias. Alana sangat suka melihat dan memberi makan ikan hiasnya. Oh iya jangan bilang kalian nyangka kalau restorang ini milik mas anthon juga heheš¤. Bukan dong, mas anthon tidak terlalu sultan untuk mempunyai segalanya. Tapi ada sih dia 2 restauran tapi di luar kota.
Kita memilih-milih meni yang cocok buat lidah orang sunda kaya aku haha. Aku memilih ayam geprek sambal terasi dan sayur asam, kalau mas anthon milih makan nasi goreng super spesial, dan alana memilih nasi goreng spesial tapi setengahnya saja karena takut tidak habis.
Sambil menunggu pesanan datang, kita memberi makan ikan-ikan yang ada di tengah-tengah kolam.
"Ibyu..ibyu..ikan walna meyahnya lutu ya"
"Iya sayang lucu banget, ana mau ngasih nama siapa?".
"Ana kacih nama ponyo".
"Wahh nama yang bagus sayang".
Yang pertama datang adalah minuman yang kita pesan yaitu jus alpukat kesukaan alana, jus strauberry kesukaan mas anthon, dan aku sendiri memilih jus lemon dan air mineral. Kenapa aku memilih jus lemon? karena aku lagi pengen yang seger-seger mungkin bawaan debay juga.
Akhirnya setelah menunggu 20 menit makannya sudah jadi. Seperti biasa sebelum aku makan, aku menyuapi alana dulu dan sudah tradisi mungkin untuk keluarga kecil kami kalau aku sedang menyuapi alana, pasti mas an menyuapi aku. Oh iya kita juga punya nama panggilan sayang yaitu AnAnAl (Anthon, Andini dan Alana).
__ADS_1