Ibu Untuk Alana

Ibu Untuk Alana
Main Kata


__ADS_3

"Aku bisa terbang tetapi aku suka jalan-jalan di tanah, siapakah aku?".


"Kucing sayang?"


"Lahh mas kok ngaco sih? Masa kucing bisa terbang :(".


"Kamu belum lihat kucing bisa terbang ya?"


"Belum lah mas".


"Bentar, liat nih videonya".


"Lahh itu mah kamu pakai samping dijadikan superman".


"Kan aku gemush kaya kucing".


"Iddih geli aku dengernya juga".


Hari ini aku sudah membaik tetapi belum bisa kerja berat, aku mau masak untuk Mas Dua dan Kakak Alana. Kebetulan orang tua kita lagi ada kerjaan yang tidak bisa di tinggal jadi kita di rumah sebesar ini hanya 4 orang penghuninya.


Rumah jadi terasa hangat saat mendengar tangisan Baby Aksha. Aku pun tidak menyangka akan diberikan momongan cepat lagi, mengingat dulu pernah kehilangan calon anak aku. Ya, sedih kalau diingatkan kembali sama cerita itu.


Aku sudah beres masak, waktunya panggil mas Dua yang sedang cuci bilas pakaian.


"Mas udah nyucinya?".


"Udah sayang".


"Ya udah tinggalin dulu, nanti yang jemur aku aja. Makasih ya sayang aku 🥰".


"Tumben manggil sayang, biasanya nya gak suka manggil sayang".


"Jadi gak mau dipanggil sayang nih hm".


"Bu...buk...bukan begitu maksudnya sayang, maksud aku, kamu istri tercantik sedunia dan Akhirat".


"Istri tercantik? Berarti ada istri-istri lain yang kamu srmbunyikan dari aku?".


"Tadi kesini niatnya mau apa yang?".

__ADS_1


"Mau suruh makan bareng".


"Udah marahannya?"


"Iya udah, ayo kita makan. Tapi beres makan aku mau lanjut marah lagi sama mas".


"Jangan gitu atuh sama suami sayang, dosa loh hehe".


Sore ini kita kumpul bersama di ruang keluarga, Alana sedang asyik menonton kartun, sedangkan Aksha asyik mimi di ibu. Jangan ditanya Mas Dua lagi apa?



Ia, ini kerjaan mas dua. Kita sibuk masing-masing, dia sibuk menyelami mimpi. Alana yang bosan langsung menjahili ayahnya.


"Yah... Yah... Yah.. Bangun, Kakak mau jalan-jalan".


"Hmm... Iya sayang, mau jalan-jalan kemana? Bentar ya 10 memit lagi ayah bangun".


"Ihh ayah...Kakak mau sekarang".


"Yahhh ayo atuh turuti anaknya tuh, nanti nangis baru tahu".


"Iya-iya ayo".


Sebelum berangkat kita mandi dan bersiap-siap, hari ini pertama kita keluar rumah lagi dan sekarang ada anggota baru ya itu ade Aksha.


"Kak mau pergi kemana gitu?".


"Kakak mau ke pasar malam depan rumah bu".


"Ya udah kita jalan kaki aja, kakak pakai sepeda, ibu, ayah sama ade jalan kaki".



Akhirnya kita sampai di pasar malam, walau mas Anthon tajir melintir, tapi kita merakyat ko gaes hehe.


Aku kasian juga sih sama Aksha, takut kenapa-kenapa tapi insya Allah, Aksha anak kuat.


Di pasar malam kita beli malakanan di pinggir-pinggir area tempat itu. Aku beli Jus tanpa es, Alana beli crepes yang lezat dan bergizi, mas Anthon katanya mau beli mie ayam. Ya udah kita mampir dulu ke penjual mie ayam.

__ADS_1


Hari menunjukan pukul 5 sore, kita berges pulang sebelum kemagriban. Kasian juga Aksha masih bayi dan jangan terkena angin malam.


Akhirnya setelah jalan 10 menit kita sampai juga di rumah. Setelah sampai rumah kita bersih-bersih dan bersiap makan sore.


Ku lihat Aksha anteng banget, masya Allah jagoan ibu pinter baru juga seminggu udah diajak jalan-jalan.


Aku tidurkan dulu Aksha, terus mau menyuapi Alana, dan nemenin mas anthon makan.


Menu seperti biasa kesukaan mas Anthon sama Alana yaitu cumi tepung sama cah kangkung. Aku makan sama sayur katus biar mempelancar asi, ditambah lagi dengan cumi tepung wuihh muanteup hehe.


Selesai makan, aku ajarkan Alana belajar, dan mas Anthon jagain Aksha di kamar. Aku dan Alana juga belajar di kamar dia dan Aksha yang kebetulan pinggir kamar utama aku dan mas Dua.


Alana sepertinya sangat rindu ke ibunya, jadi dia gak mau jauh dari aku.


"Sekarang belajar apa kak?".


"Kakak udah bisa belajar berhitung bu, coba ibu tulis angkanya nanti kakak yang berhitung".


"Ibu tes ya, 2 + 2 berapa kak?".


"4 bu".


"Wahh pintar anak ibu, sekarang ibu tanya lagi ya, 10-7 berapa kak?".


"3 bu".


"Pinter banget anak ibu".


"Sekarang ibu tes bacaan ya, A...B...A dibaca?".


"Aba bu".


"Pinter sayang 😘".


Akhirnya selesai juga waktu belajar Alana, aku tidurkan dulu di kamar dia.


"Kakak sayang, ayo tidur ya sayang".


"Iya bu, siap. Kakak mau bobo sama ibu, ayah, sama Ade boleh?".

__ADS_1


"Boleh dong sayang".


Masih ibu 😘


__ADS_2