
Flashback on
"Ha..ha..ha..lo.. Assalamualaikum mm...mm..mas"
"Waalaikumssalam.. Hallo sayang ada apa? ini bentar lagi mas nyampe toko oleh-olehnya. Kok kamu kaya nangis gitu?"
"Mm..maas.. alana gak ada di rumah, kayanya alana diculik aku harus gimana mas? aku takut alana kenapa-kenapa".
"Kamu tenang dulu ya sayang, mas bakal pulang lagi naik taxi, kamu telpon ayah ibu dan mertua, kasih tau buat kumpul di rumah kita"
"Iya sayang, mas hati-hati di jalan ya".
Alana sayang kamu dimana nak? aku coba cari keliling kompek tapi tidak menemukan alana, dengan perasaan gundah gulana dan rasanya sudah tidak kuat lagi berjalan karena disepanjang perjalanan aku menangis sambil menyebut nama alana saat aku hendak menyebarang untuk kembali pulang ke rumah, tiba-tiba saja di arah belakang ada motor yang lumayan kencang kemudian menabrakku, walau cuma pelan tapi karena kondisi aku yang lemah akhirnya aku tidak sadarkan diri. Dan aku tidak tahu selanjutnya bagai mana?
Flashback Off
Andini sayang bangun, ini ibu nak. Andin andin bangun ini kita semua mengkhawatirkan alana, kamu belum bangun juga dan anthonio belum pulang juga.
Hiks...hiks ibu dan ibu mertuaku menangis karena meratapi kemalangan ini, andini bangun sayang kita cari alana sama-sama.
Di ruang keluarga ayah dan ayah mertua berkali-kali menghubungi anthon tapi nomornya tidak aktif juga.
"Gimana ini besan? cucu kita hilang, ibunya belum sadarkan diri, ini lagi si anthon susah di hubungi". *Ayah mas anthon
"Iya besan, malang sekali nasib anak dan cucu kita". *Ayah andini
Sekitar satu jam lamanya aku baru sadarkan diri, mmm...A...a...alana hiks.. hiks.. alana dimana kamu sayang? alana......(Sambil berteriak dan langsung beranjak dari kamar tidur) kemudian aku langsung berdiri sambil menyebut nama alana saat dua langkah kedepan tiba-tiba tubuhku melemah kembali dan akhirnya ibu dan ibu mertua membawaku ke tempat tidur lagi.
"Tidak mau bu, andin mau cari alana, oh iya mas anthon mana?"
"Tenang sayang kamu masih lemah kasian bayi kamu juga nanti kelelahan". *Jawab ibu andini
"Aa..aa..pa bu? B...bbb.. bayi? maksud ibu andin hamil?"
"Iya nak kamu hamil. Alhamdulillah dibalik duka kita, Allah berikan anugerah tak terduga, semoga saja alana dan anthon dapat segera kembali ke keluarga kita ya." *Ibu andin
"Mas anthon juga belum pulang bu? mana hp andin biar andin yang telpon mas anthon."
"Ini nak sahut ibu mertuaku"
__ADS_1
"Terima kasih bu. Aku langsung buka kontak dan lihat nama mas anthon langsung saja aku menelpon ke nomor mas anthon, nut...nut...nutttttt.... haa..hallo mas.. (Mohon maaf nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan anda). Mas... kamu dimana? anak kita hilang dan kamu tidak ada kabar :(."
"Aku sudah pasrah menunggu alana dan mas anthon pulang lagian kalau aku terlalu memaksakan untuk terus mencari dalam kondisi lemah percuma saja pasti tidak akan menemukan titik baiknya pasti aku ambruk lagi dan juga sekarang bukan menopang badanku saja, tapi juga ada janin ditubuhku yang membutuhkan istirahat juga ku elus perut rataku sambil berkata (kamu yang kuat ya sayang, kita pasti menemukan ayah dan kakak alana)."
"Setelah menunggu dua jam lamanya akhirnya ada telpon masuk ke hp ku, dan ku lihat ternyata nomor dari mas anthon.
"Langsung ku angkat ha...ha..ha..loo mas assalamualaikum"
"Waalaikumssalam, mohoni maaf apakah ini dengan keluarga pak anthonio?"
"Iya saya istrinya anthonio bu, ada apa ya? kok handphon suami saya ada ditangan ibu?"
"Mohon maaf sebumnya bu, jadi kejadiannya seperti ini suami ibu mengalami kecelakaan kini supir taksi dalam keadaan tidak sadarkan diri karena mengalami pendarahan pada kepalanya".
"Terus suami saya bangaimana sus?"
"Suami ibu alhamdulillah tidak apa-apa hanya luka-luka biasa dan belum sadarkan diri bisa jadi akibat benturan yang lumayan kencang pada kepalanya"
"Di rumah sakit mana suami saya dirawat sus?"
"Rumah sakit citra kencana bu"
"Ada apa sayang sahut ibu mertua"
"M.mm..mm.. mas anthob mah hiks...hiks..hiks.."
"Anthon kenapa sayang?". * Ibu mertua
"Mas anthon kecelakaan bu, andin sekarang harus ke rumah sakit melihat kondisi mas anthon".
"Kamu di rumah aja dulu karena kondisi kamu masih belum stabil dan kasihan calon bayi kamu pasti kelelahan, kamu tiduran saja. Biar ayah mertua dan ayah kamu yang melihat kondisi anthon, tapi anthon tidak terluka parah kan nak?"
"Tidak bu, mas anthon cuma luka-luka ringan dan tidak sadarkan diri karena benturan yang cukup keras. Ini semua salah andin, kalau andin tidak menyuruh mas anthon untuk membeli rambut nenek lampir di toko oleh-oleh bogor mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini, dan juga kalau andin tidak meninggalkan alana sendirian di ruang keluarga mungkin alana gak akan hilang hiks..hiks..hiks... m..maa..mafin andin bu."
"Iya sayang tidak apa-apa, ini bukan kesalahan kamu mungkin ini cobaan dari Allah agar kita semakin kuat dalam menghadapi ujian ini".
"Ya udah ibu kasih tau ayah dan besan dulu ya nak." *Ibu mertua
"Iya bu, terima kasih ya bu."
__ADS_1
"Sama-sama sayang, kamu di kamar aja bareng ibu kamu ya nak, biar ibu yang memberitahu ayah dan besan." *Ibu Mertua
"Baik bu"
Di kamar aku tidak henti-hentinya menangis karena keadaan mas anthon yang tidak sadarkandiri dan juga Alana yang tidak tahu keberadaannya dimana. Ya Allah lindungilah anak dan juga suamiku, semoga alana dan mas anthon dapat berkumpul kembali bersama kami.
karena terlalu lama menangis akhirnya aku tertidur karena kelelahan.
"Oh iya aku lupa beli susu ibu hamil buat andini".*Kata ibuku
"Pak andi saya mau minta tolong boleh tidak? (pak andi adalah sopir baru keluarga andin) karena kejadian kemarin alana hilang, akhirnya penjagaan rumah menjadi semakin ketat. Di depan ada dua orang satpam, di belakang ada satu orang satpam, cctv di pasang disetiap sudut, ada pembantu dan baby sister, ada supir pribadi andin. Sengaja kami memaksa andin untuk melakukan ini, karena sebelum kejadian andin yang maksa tidak mau memperkerjakan orang di rumahnya." *Jawab ibuku
"Mohon maaf minta tolong apa ya bu?". *Pak andi
"Tolong belikan susu ibu hamil merek ini dan rasa coklat di super market depan komplek kita ya pak". *Sahut ibuku
"Baik bu, akan saya belikan".*Pak andi
Pak andi membeli susu ibu hamil menggunakan motor karena deket.
Setelah aku ketiduran cukup lama sekitar 2 jam, kini tubuhku sedikit membaik tidak lemah lagi. Aku putuskan untuk turun dan menunggu mas anthon pulang.
"Ibu lagi masak apa? biar andin yang bantu. Oh iya bu apa ada kabar dari alana?"
"Ibu lagi masak sop iga buat kita makan nanti, kamu istirahat yang banyak aja kamu duduk di ruang keluarga aja nak biar ibu yang masak. Alana belum ada kabar nak, tapi tadi ayah sudah menelpon polisi dan mengecek cctv yang ada di depan rumah ini". *Ibu Mertua
"Baik bu terima kasih, oh iya ibu kemana bu?".
"Kayanya di depan atau pulang dulu, soalnya tadi habis meminta tolong pak andi membelikan susu ibu hamil buat kamu."
"Baiklah bu"
"Ibu bikinkan kamu susu ya?". *Ibu Mertua
"Tidak usah repot-repot bu, biar andin saja."
"Kan ibu sudah bilang kamu istirahat aja di ruang keluarga biar ibu yang masak dan bikinkan susu".
"Baik bu terima kasih ya"
__ADS_1