
"Saudara Chen, aku mendengarnya, itu sangat agung dan perkasa." Ujar Situ Lin dengan bangga.
Bai Chen mengerutkan keningnya, dia tadi hanya main main, tapi tak menyangka ternyata itu berhasil. Mau tak mau Bai Chen juga tersenyum, walaupun dia tidak tahu apa yang dibicarakan.
"Apakah tingkatan seperti itu memang ada?. " Pikir Bai Chen didalam Benaknya.
"Oh, kalau begitu selamat. " Bai Chen tersenyum kembali.
"Saudara Situ, kalau begitu aku akan menemui paman dan bibi dulu untuk berpamitan. " Kata Bai Chen.
"Saudara Chen kau benar-benar akan pergi." Kata Situ Lin sedikit berat, bagaimanapun dia sudah menganggap Bai Chen seperti saudaranya sendiri.
"Ya, aku akan pergi besok. Sebenarnya aku bisa saja berada disini lebih lama, tapi hihi.. aku ingin mencari pengalaman didunia ini." Ujar Bai Chen.
"Jika Yin'er kembali dan bertanya tentangmu, maka apa yang harus aku katakan. " Tanya Situ Lin, dia tahu bahwa adiknya itu sangat menyayangi Bai Chen, bahkan lebih dari dirinya sendiri. Jadi dia khawatir jika Situ Yin kembali dan merengek ingin bertemu dengan Bai Chen.
"Untuk itu, katakan saja jika aku berada di sekte naga surgawi. Dan jika dia ingin bertemu denganku maka berikan batu ini padanya, lalu jatuhkan batu ini ketanah, maka dengan otomatis Yin'er dapat menemuiku." Bai Chen telah memasang segel teleportasi pada batu itu, dan ini akan memudahkan Situ Yin jika ingin bertemu denganya.
Situ Lin memegang batu itu sejenak, dan kemudian menyimpannya didalam cincin ruang.
"Saudara Situ, kalau begitu aku pergi dulu. " Bai Chen segera berbalik dan dengan segera dia pergi kekediaman Situ Gang dan Yuan Ling.
Setelah bertemu keduanya, Bai Chen berbincang terlebih dahulu sebelum menyatakan arti kedatanganya, selesai berbincang Bai Chen mengatakan bahwa dia akan pergi esok hari. Mendengar ungkapan Bai Chen keduanya juga merasa berat, hal ini dikarenakan Bai Chen sudah dianggap sebagai keluarga sendiri, dan selain itu jasa Bai Chen terhadap keluarga mereka sangat besar, sehingga mereka bingung harus memberikan harta apa yang layak untuk Bai Chen.
"Nak Chen, kami sangat berterima kasih karena Nak Chen sudah membantu keluarga kami mengatasi kesulitan, kami bingung harus membalas kebaikan nak chen dengan apa." Ujar Situ Gang.
"Paman, anda tidak perlu memikirkan itu, mungkin ini memang sudah ditakdirkan sehingga kita berdua dipertemukan. " Ujar Bai Chen.
"Aku juga berterima kasih kepada paman, bibi dan seluruh keluarga Situ karena telah menganggapku sebagai keluarga. Kebaikan ini saja adalah hadiah terbaik bagiku." Bai Chen tersenyum.
__ADS_1
Karena kepergian Bai Chen, malam itu Situ Lin menggelar makan malam besar.
Keesokan Harinya, Bai Chen sudah Keluar dari kediaman keluarga situ, Di jalan Bai Chen hanya menatap peta yang diberikan oleh Situ Lin padanya.
"Ke arah utara, sekitar 5000 kilometer dari sini, lumayan jauh." gumam Bai Chen.
Bisa dilihat sekte naga surgawi ini berada ditemoat terpencil yang diapit oleh 3 gunung, dan sekte naga surgawi ini ada ditengahnya, bahkan bisa dibilang sekte ini jauh dari kota atau kabupaten, dan juga hutan disekitar sekte naga surgawi ini dikabarkan memiliki banyak Soul Beast yang berkeliaran.
Bai Chen mengerutkan keningnya, ini aneh menurutnya, Bagaimana sekte lemah seperti sekte naga surgawi bisa hidup ditengah hutan dengan dikelilingi oleh soul beast disekitarnya.
Bai Chen sendiri curiga bahwa sekte itu sebenarnya adalah tempat bagi harimau berjongkok dan naga bersembunyi, lagi pula secara umum tidak logis bahwa sekte seperti itu masih bisa bertahan di dalam sana.
Tapi kemungkinan lain adalah, bisa saja sekte itu memiliki formasi yang dapat mengusir para soul beast sehingga mereka tidak berani menyerangnya.
Bai Chen meninggalkan kota, dan segera terbang dengan tenang ke arah yang akan dia tuju, dia tidak terburu-buru, tapi dia berharap didalam hati menemukan sebuah adegan klise seperti di cerita novel fantasi timur.
Ketika seorang mc masuk kehutan, dia akan mendengar suara seorang wanita minta tolong, dan mc dengan sigap akan mendatangi suara teriakan itu, dengan gaya cool dan tampan mc itu menebas habis bandit yang menyerang wanita itu.
Bai Chen tanpa pikir panjang tentu segera menghampirinya. Sesaat kemudian Bai Chen melihat sebuah gerbong mewah yang sedang dikepung oleh bandit, sementara itu para pengawal gerbong itu si dah tepar tak berdaya ditanah.
"Hahaha, wanita cantik, malam ini kamu akan tidur bersama kami. " Kata salah satu bandit.
Orang yang berada didalam gerbong hanya berteriak kencang dan minta tolong.
Bai Chen segera mendarat didahan pohon, dia melihat situasinya terlebih dahulu, baru bergerak.
Dengan perlahan salah satu bandit berjalan ke arah gerbong, dia penasaran dengan penampilan wanita cantik yang berada didalam gerbong, mulut dari bandit itu juga mengeluarkan air liur, dia yakin bahwa didalam gerbong itu adalah wanita yang cantik, karena mendengar suaranya itu sangat seksi dan menggoda.
Ketika bandit itu membuka tirai, dia dapat melihat seorang laki laki dengan pakaian dan riasan perempuan yang terlihat menor dan menjijikan, bahkan siapapun yang melihatnya akan muntah.
__ADS_1
"Paman, bandit aku bisa menyerahkan tubuhku padamu, tapi tolong jangan kasar. " kata pria setengah wanita itu dengan mata berkedip yang dapat membuat ginjal siapapun sakit.
Bandit itu secara refleks segera mundur kebelakang, dan bahkan terlihat ketakutan, ini lebih mengerikan daripada hantu.
"Hoe ada apa. " Tanya salah satu teman bandit.
"Bagaimana apakah wanita itu sangat cantik. " Kata temanya menduga.
"Ka... Kau bisa melihatnya sendiri. " Mendengar ini mereka semua melihat wanita didalam gerbong itu. Sama seperti bandit yang pertama mereka semua menggingil ketakutan dan merasa ingin muntah.
"Sial, itu sangat menjijikan, badanku terasa aneh dan bergidik. "
"aku, akan pergi saja, wanita jadi jadian itu sungguh menakutkan. " mereka segera pergi dan membawa beberaoa jarahan mereka.
Dari pada mengotori tangan mereka dengan membunuh wanita jadi jadian, mereka memilih untuk pergi.
Diatas Bai Chen sendiri tersenyum, dengan matanya yang dapat melihat ilusi apapun dia tahu bahwa orang yang berada didalam gerbong utu sebenarnya adalah wanita cantik, cuma dia menggunakan tekhnik 36 perubahan wajah untuk mengubah wajah dan bentuk tubuhnya, suapaya terlihat seperti pria tulen.
Setelah para bandit itu pergi, wanita itu segera merubah penampilanya kembali.
Wanita itu memiliki tinggi sekitar 170 cm dengan kaki putih panjang semulus Giok, bahkan terlihat tanpa cacat sedikitpun, selain itu dia memiliki lekuk tubuh yang sempurna, dan yang paling penting adalah 2 bukitnya yang menjulang tinggi itu, yang membuat semua pria ingin mendakinya.
Dipadukan dengan gaun biru laut yang cermelang, membuat tubuh tanpa cela itu seperti seorang peri.
Bai Chen bahkan tertegun saat memandanganya, selama seratus sibu kali reinkarnasi baru kali ini dia melihat wanita secantik itu.
"Pufftt...hahaha ekspresi bandit-bandit itu tadi sangat lucu. " Ujarnya tertawa terbahak bahak.
.......
__ADS_1
BERSAMBUNGGG...