
"Naga surgawi ya, menarik..." Mendengar cerita dari Yan Bao, Bai Chen sama sekali tidak takut, tapi malah tertarik.
Bai Chen tertarik karena dia ingin melihat sekuat apa naga surgawi itu. Dia ingin mengukur seberapa besar kekuatanya, yang masih menjadi misteri sampai sekarang.
"Baiklah, karena itu maumu aku akan mengijinkanya, tapi konsekuensinya kau tanggung sendiri. " Ujar Yan Bao mengingatkanya.
"Hehe, kau tak perlu khawatir, aku pastikan bahwa sektemu akan aman, jika naga itu marah. " Jawab Bai Chen.
Yan Bao kemudian menatap para tetua dan muridnya.
"Kembali dan berlatih. " Peirintah Yan Bao dengan nada keras.
"Baik Patriak." Tanpa keraguan mereka menuruti perintah Yan Bao dan kembali berlatih.
"Baiklah, Junior Chen aku akan membawamu menuju lembah naga surgawi, tapi aku akan mengantarkamu dari depan saja. " Kata Yan Bao yang mulai terbang ke arah utara.
Bai Chen mengangguk dan mengikuti dari belakang Yan Bao.
Tak lama kemudian mereka sampai. Lembah naga surgawi terbentang dari barat ke timur. Aura kuat menyembur dari kedalaman lembah, membuat fluktasi alam terasa aneh jika dekat dengan lembah itu.
Aura langit dan bumi berkumpul disekitar lembah, sangat cocok untuk dijadikan tempat kultivasi, tapi masalahnya adalah demon beast disini sangat kuat, jadi tidak ada yang berani berkultivasi disini, jika tidak ada demon beast maka tempat ini akan menjadi tanah suci bagi para kultivator.
Bai Chen tidak peduli dengan tempat itu, walaupun aura langit dan bumi berada disana tapi itu tidak ada pengaruhnya untuknya, karena kultivasi tidak terlalu penting untuknya.
Bai Chen berkultivasi jika dia menganggur. Ya bagaimanapun tubuhnya adalah tubuh spesial yang dapat menyerap Qi bahkan ketika dia tidur.
"Junior Chen, aku hanya bisa mengantarkanmu disini. " Kata Yan Bao.
"Hm. " Bai Chen hanya mengangguk, kemudian dia melompat kejurang didalam lembah.
Bai Chen dapat merasakan perbedaan gravitasi di dalam sana. gravitasi didalam sana menjadi sangat kuat, mungkin jika itu adalah kultivator lain dia tidak akan selamat ketika turun dari ketinggian ribuan meter, tapi ini adalah Bai Chen, menurutnya gravitasi ini tidak memiliki pengaruh apapun untuknya.
Bai Chen menginjak udara, dan menatap bawah jurang yang sangat gelap. Matanya memindai kesana kemari dan mendapati banyak sekali kristal biru, atau biasanya disebut batu spiritual yang berserakan disalam jurang.
__ADS_1
Pantas jika tempat ini sangat baik untuk di jadikan tempat kultivasi, ternyata didalamnya terdapat batu spiritual yang harganya bahkan ratusan kali lebih mahal dari emas.
Bai Chen tersenyum puas, dia sangat senang melihat banyak sekali batu spiritual disini.
dia segera menyimpan semua batu spiritual kedalam dunianya. tentu dia tidak mengambil semuanya, karena ia tahu batu spiritual ini adalah tambang dari sekte naga surgawi.
"Pantas saja sekte naga surgawi begitu kaya walaupun memiliki murid sedikit, ternyata ini adalah alasanya. " Ucap Bai Chen sambil menatap banyaknya batu spiritual.
Setelah sekiranya cukup, Bai Chen menyudahinya dan pergi lurus kedepan. Semakin Bai Chen berjalan maju tekanan spiritual dan gravitasi menjadi lebih besar.
Tapi Bai Chen masih berjalan santai diudara layaknya berjalan dijalan biasa.
Beberapa saat kemudian ia menemukan sebuah gerbang emas yang memiliki ukiran naga yang sedang melawan para dewa, terlihat pada ukiran itu, naga itu begitu kuat, bahkan para dewa harus mengepungnya terlebih dahulu untuk menangkapnya.
"Inikah sejarah dari naga surgawi. terlihat menarik dan mendominasi tapi sayang dia masih kalah oleh kepungan para dewa itu. " Ujar Bai Chen.
Bai Chen kembali melangkahkan kakinya dan kemudian dia mulai membuka gerbamg itu perlahan.
Kiekk...
Pemandangan yang ia lihat kali ini adalah sebuah gunung yang berjejeran di ruangan itu. sekilas Bai Chen dapat menebak jika tempat itu adalah harta ruang waktu yang dapat meringkas ruang didalamnya.
Tanpa pikir panjang lagi, Bai Chen mempercepat langkahnya, lalu memasuki pintu ruang.
Didalam Aura spiritual menjadi berkali kali lipat lebih padat dari area luar. oh ya Alasan Bai Chen kelembah dengan keadaan aman karena dia dari tadi melepaskan auranya untuk menakut nakuti demon beast supaya tidak menyerang dirinya.
Pertama kali melangkahkan kakinya kedalam, tiba-tiba aura kuat menekan tubuh Bai Chen. Tapi walaupun aura itu kuat itu tidak membuat Bai Chen sedikitpun goyah, ia masih tenang seperti tidak terjadi apa-apa. Malahan Bai Chen terkesan meremehkan.
"Apakah ini tekanan dari nda ga surgawi, Kenapa masih begitu lemah. " Gumam Bai Chen.
Menatap keatas gunung Bai Chen dapat melihat dengan jelas naga dengan panjang sepuluh ribu meter, dengan kepala sebesar gunung itu sendiri. Sisik naga itu berwarna biru kemerahan serta memiliki 2 tanduk emas dikepalanya.
"Yah, naga ini memang besar tapi dia hanya sedikit lebih kuat dari ular peliharaanku." Ujar Bai Chen sambil mengukur kekuatan dari naga surgawi.
__ADS_1
Naga surgawi saat ini dalam kondisi lemahnya. serangan ribuan tahun lalu menyebabkan naga surgawi terluka hingga harus dalam masa pemulihan yang sangat lama.
"Bocah, apa tujuanmu kemari?. " Naga surgawi bertanya kepada Bai Chen. awalnya ketika melihat Bai Chen naga surgawi ingin menekan Bai Chen sampai mati, tapi tak disangka Bai Chen sama sekali tidak tertekan dan malah seolah mengejek dirinya.
"Entahlah, aku juga tidak tahu apa yang aku lakukan kemari, mungkin aku hanya bosan." Ujar Bai Chen.
"Bocah, apakah kau tahu tempat apa ini?." Tanya Naga Surgawi.
"Tidak, dan juga aku tidak peduli." Ucapnya dengan Acuh tak acuh.
"Bocah kau tahu siapa aku.? "Tanya Naga surgawi terlihat kesal.
"Kau.., hmmmm bukankah kau cacing besar, yang tersesat." Kata Bai Chen.
"Bocah, kau berani menyebut naga perkasa ini sebagai cacing, apakah kau tahu apa akibatnya menghina ras kami."
"Cih, kau dari tadi berkata kau tahu, kau tahu, tentu saja aku tidak tahu dan juga aku tidak peduli." Jawab Bai Chen.
"Dasar bocah sialan aku makan kau." Naga surgawi terlihat begitu marah dan kesal.
"Mati." Naga surgawi membuka mulutnya dan menyedot apapun dalam radius 50 kilometer, membuat apapun berterbangan kemulutnya.
Bai Chen masih tidak bergeming, dia hanya tersenyum sekilas dan kemudian melompat dengan kecepatan cahaya.
wush....
Bai Chen meninju moncong sang naga membuat sang naga terpental dan menabrak gunung.
gempa terjadi selama sepersekian detik membuat seluruh daratan di sana terguncang hebat.
"Arhkkk." Sial pukulannya sangat keras, mungkin jika aku tidak memiliki sisik naga ini aku akan menjadi kabut darah karena pukulan yang terlihat sama sekali tidak mematikan.
Groarrr...
__ADS_1
naga surgawi mengaum dengan keras, mengguncang seluruh daratan seolah olah dia adalah kaisar demon beast, yang menundukkan segala demon beast.
"BERSAMBUNGG....