
"Bommm. " orang dari perkumpulan darah iblis bulan meledak menjadi kabut darah.
"niat membunuh Bai Chen keluar, aura mencekam terfokus pada Bai Chen, membuatnya seperti seorang dewa pembunuh.
Alam beresonansi, langit menjadi mendung, petir-petir berkeliaran dengan bingung, matahari meredup dan angin berhembus dengan kencang.
"Wush.... Duar. "
"Aku paling tidak suka jika aku makan diganggu. "
Suara Bai Chen lirih tapi penuh dengan tekanan.
Semua orang yang sedang sibuk bertarung. Mereka berhenti bertarumg dan menatap Bai Chen yang terlihat marah.
Ketika tatapan mereka tertuju pada Bai Chen, mereka tidak bisa bergerak sama sekali seolah olah mereka bertemu dengan seorang dewa.
Mata Bai Chen menatap Perkumpulan darah iblis bulan, dan setiap tatapanya membawa ledakan darah yang terjadi.
Bomm...
Bomm...
Bomm....
Bahkan pemimpin darah iblis bulan yang notabenya sebagai seorang ditingkat nirwana tahap awal langsung meledak menjadi kabut darah.
Setelah melihat sekumpulan pengganggu itu lenyap, Bai Chen kembali menjentikan jarinya, dan pada saat api hitam itu keluar, itu langsung segera membakar gugumpalanarah yang berserakan.
Selesai membakar darah itu dari langit tiba tiba keluarlah sebuah mata yang sangat besar, mata ini membentang dari arah ujung utara hingga ujung selatan menutupi dunia itu membuat semua orang kalang kabut saat melihatnya, bahkan orang biasa langsung pingsan ditempat saat tatapan mata aneh dilangit.
Bai Chen menatap mata itu dengan tenang, dia saat ini melepaskan kekuatanya yang begitu murni menyelimuti dunia itu.
"Pergilah. " Bai Chen berucap lirih tapi bisa didengar oleh semua orang.
Mendapati aura suci Bai Chen, mata itu mengedipkan matanya dan seolah olah tahu maksud Bai Chen jadi mata itu segera pergi.
Mata itu adalah mata dewa semesta, mata yang melihat keseimbangan dunia ini, mata itu muncul karena merasakan kehadiran Bai Chen yang berbahaya.
Yang membuatnya berbahaya bukan karena dia membunuh perkumpulan darah iblis bulan, melainkan karena fakta kekuatan Bai Chen yang sudah berada di luar batas kekuatan dunia ini, mata itu juga bisa disebut sebagai dao surgawi yang membawa keseimbangan tatanan didunia itu.
__ADS_1
Tapi saat ini yang disebut dao surgawi itu juga tidak bisa melakukan apapun pada Bai Chen. Hal itu dikarenakan saat Bai Chen memunculkan aura suci tadi, ini berarti bahwa Bai Chen adalah dewa suci yang harus dihormati.
Dao surgawi memang kuat, tapi para dewa adalah yang menciptakan dao surgawi, jadi dia sebagai dao surgawi harus tunduk.
Setelah semuanya tenang, Bai Chen segera pergi, sementara itu orang-orang disana masih dalam keadaan ling lung, mereka belum bisa mencerna kejadian itu, Bagaimanapun hal seperti ini diluar akal sehat mereka.
Setelah beberapa menit melamun mereka akhirnya tersadar kembali. Fokus utama mereka saat bangun adalah Bai Chen, tapi saat melihat tempat Bai Chen mereka mendapati bahwa Bai Chen sudah pergi dari sana.
"Dewa...!!, tuan tadi adalah seorang dewa. " Ujar Cui Yu dengan bingung.
Awalnya ia ingin menggunakan Bai Chen sebagai tameng pelindung agar dia tidak menikah dengan pangeran Ying Hua.
Dia ingin membuat jatuh cinta Bai Chen, kemudian dia akan menyatakan cinta dan menyuruhnya untuk membawanya kabur, dan setelah kabur dia akan langsung memutuskan hubungan dengan Bai Chen.
Tapi sekarang pemikiran ini terlalu konyol baginya, bagi sosok Bai Chen yang seperti dewa tentu dia akan tahu tentang rencana bodoh itu.
Semua orang bersujud, kearah tempat Bai Chen. Sosok dewa sepertinya adalah eksistensi terkuat dan abadi, jadi hal ini wajar.
Manusia akan selalu menyembah dewa, itu adalah kata yang wajar.
Bai Chen saat ini sudah menuju kesekte
naga surgawi.
Tapi ketika membunuh perkumpulan darah iblis bulan dia memang serius, walaupun dia bukan orang baik, tapi dia tidak akan membiarkan benalu seperti mereka hidup didunia ini karena itu dapat membahayakan dunia ini.
Tak lama kemudian sekte naga surgawi terlihat jelas, memang sekte ini diapit oleh beberapa gunung, tapi itu membuat sekte ini lebih misterius dan aneh.
Bai Chen berpikir orang yang hidup di dalam sekte naga surgawi ini pasti bukan orang lemah, Faktanya mereka mampu membangun sekte ditengah hutan dengan banyak binatang buas didalamnya, bahkan dia yakin jika sekte ini sama sekali tidak lemah, tapi karena mereka menutup diri jadi banyak yang mengatakan berbagai rumor buruk tentang sekte naga surgawi.
Bai Chen melihat sekilas ke gerbang sekte naga surgawi, disana dia melihat seorang pria dengan kaki sati menginjak tanah dan lainya bersandar ditembok belakangnya, dengan kedua tangan menyilang.
Dimulutnya dia menggigit rumput, saat melihat kedatangan Bai Chen dia membuka matanya.
"Nak, apakah kau tersesat. " Tanya pria itu dengan nada acuh.
"Tidak!!, aku ingin bergabung disektemu. " ujar Bai Chen.
"Maaf, tapi sekte kami tidak menerima murid lemah dan halus sepertimu. " Ujar Pria itu dengan dingin.
__ADS_1
"Ohh...! aku lemah, hahahaha, jika dibandingkan dengan alam semesta mungkin aku masih lemah, tapi jika dibandingkan denganmu kau sama sekali tidak layak. " Bai Chen berkata dengan sinis.
"Bocah, kau menantangku.??" Oria itu tersulut oleh amarah.
"Siapa yang mrnantangmu, kau yang menantangku. " Ujar Bai Chen.
"Heh, kau sangat sombong, kau kira apakah kau adalah dewa yang membuat perubahan alam beberapa saat yang lalu." ujar pria itu.
Bai Chen hanya tersenyum tidak menjawab.
"Sialan..!! Kalau begitu aku akan memberikan pelajaran untukmu. " Ujar Pria itu segera melesat kearah Bai Chen.
Tinju pria itu terkepal dengan erat.
"Wusshh... Bommm. " ledakan terjadi.
Tapi Pria itu merasakan bahwa ada tangan yang menahanya, saat ia melihatnya dia melihat jari Bai Chen menahan pukulanya.
"Hm.. Kau cukup kuat, aku akan serius. " Ujar pria itu melepaskan kekuatar kaisar sejati tahap awal.
Angin berhembus, aura menyelimuti radius 10 kilometer, siluet dewa muncul dibelakang Pria itu.
"Pukulan dewa gunung. "
"Wush... boomm"
Pukulan itu telak mengarah ke Bai Chen, tapi tetap saja Bai Chen hanya menggunakan satu jari untuk menghentikanya.
"Heh.. Apakah hanya ini? Sungguh lemah. " Bai Chen berkata dengan sinis.
Pria itu terdiam, dia terkejut, bagaimana bisa seseorang acak bisa begitu kuat, apakah setelah pengasingan sekte, dunia sudah berubah menjadi sangat kuat, sehingga orang acak bisa mengacaukanya.
"Baiklah saat ini adalah giliranku, tenang saja aku akan menggunakan 1 persen kekuatanku, tidak 0.5 kekuatanku saja sudah cukup untuk mengalahkanmu. " ujar Bai Chen.
Bai Chen mengepalkan tinjunya dan mulai meninju, Bai Chen sama sekali tidak melepaskan energi qinya dia hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja.
"Wush... Bomm. "
Satu pukulan biasa itu membuat parit dibelakangnya.
__ADS_1
......
BERSAMBUNGG...