IMMORTAL GOD : BAI CHEN

IMMORTAL GOD : BAI CHEN
SEKTE NAGA SURGAWI


__ADS_3

Pria itu seketika mematung, dia bisa membayangkan jika pukulan itu mengenainya pasti dia akan terluka,


. Pria itu perlahan menatap kearah Bai chen dengan wajah ngeri, dia tidak pernah berpikir jika pria yang begitu muda didepanya ternyata sangat kuat.


"Yah, aku meleset. " Bai Chen berkata seolah-olah itu adalah hal yang sengaja.


Tapi hanya orang bodoh saja yang percaya, bagaimanapun Bai Chen tadi harus memberinya peringatan dan atas unsur kesengajaan Bai Chen memelesetkan pukulanya adalah bahwa berarti Bai Chen masih mengampuninya.


"Tuan, maafkan mata saya karena tidak mengenali sosok yang mulia seperti anda. " ujar Bai Chen.


"Yah, aku hari ini sedang baik, jadi tidak usah dipikirkan. " ujar Bai Chen mengangkat jarinya, bukti bahwa dia memaafkanya.


"Kalau begitu bawa aku kedalam, aku ingin melihat sekte ini terlebih dahulu. " ujar Bai Chen.


Mendengar itu Pria itu mengangguk, oh ya ngomong ngomong pria itu bernama Jing kuan, dan umurnya sekitar 23 tahun yang berarti 3 tahun lebih tua dari pada Bai Chen sendiri.


Jing Kuan ini bisa dikatakan seorang jenius, karena dia sudah menembus ranah Kaisar sejati pada umurnya yang terbilang masih sangat muda. Mungkin jika tidak ada Bai Chen Jing Kuan ini adalah tokoh utama dari dunia ini, tapi sayangnya dengan adanya Bai Chen Jing Kuan adalah yang ke 2.


Ketika Bai Chen mmengikutiJing Kuan, Bai Chen masih bisa melihat raut wajah khawatir dari Jing Kuan.


"Hei, tenang saja aku tidak akan menghancurkan sektemu, aku kesini hanya ingin bergabung saja dengan sekte yang katanya sangat lemah itu. " Ujar Bai Chen.


Jing Kuan mengerutkan keningnya, dan bertanya"Tuan siapa yang mengatakan bahwa sekte kita adalah sekte yang lemah..? "


"Oh, apakah kau tak tahu jika banyak rumor buruk tentang sektemu ini. Yang sering aku dengar dari orang orang, mereka mengatakan bahwa sekte naga surgawi hanya memiliki 10 murid, 2 tetua dan satu kepala sekte yang sedang sakit-sakitan. " ujar Bai Chen.


"Huh, memang benar bahwa sekte naga surgawi hanya memiliki 10 murid saja dan aku adalah salah satu dari mereka, dan untuk tetua kami memiliki 5 tetua dan kekuatan mereka tidak lemah. Teruntuk kepala sekte memang kepala sekte sedang sakit sakitan. " Jing Kuan menjelaskan kondisi sektenya.


"Tapi kemunduran sekte naga surgawi ini, bukanlah sesuatu tanpa sebab. Ini terjadi 7 tahun lalu ketika para dewa turun kedunia, mereka mengacau diseluruh dunia dan khususnya adalah sekte kami. Sekte kami tidak mau tunduk dari para dewa dan tidak mau dijadikan budak mereka alasanya karena sekte kami menjunjung tinggi niat kultivasi naga sejati, yang artinya kita tidak akan pernah tunduk kepada siapapun bahkan para dewa sekalipun. ." Ujar Jing Kuan.

__ADS_1


"Karena kita tidak mau tunduk maka murid para dewa itu menyerang sekte kami, mereka membunuh para pria dan memperkosa para wanita membuat mereka tewas seketika, dan pada saat itu para tetua lainy juga membantu melawan murid para dewa itu. Dan alhasil 15 tetua mati ditangan para dewa dan sekitar 526 murid mati dengan keadaan yang mengenaskan, dan kenapa 10 dari kami selamat pada waktu, karena kami sedang menjalankan misi penting bersama 5 panutua yang masih hidup saat ini. " Tambah Jing Kuan yang terlihat sedih mengingat rekan rekan seperguruanya mati.


"Huh... Aku tak menyangka para dewa ith begitu brutal, Tapi aku semakin penasaran seberapa kuat mereka. " Gumam Bai Chen.


Di halaman pelatihan Bai Chen bisa melihat 9 wanita yang sedang berkultivasi dengan menutup matanya.


9 wanita ini sangat cantik, masing masing dari mereka memiliki temperamenya sendiri, mereka memiliki kulit seputih giok dan juga halus, wajah mereka begitu tenang dan tanpa cela sedikitpun.


Bai Chen bahkan tertegun melihat kecantikan surgawi mereka, tapi walaupun begitu usia mereka termuda adalah 30 tahun dan yang paling tua adalah 40 tahunan.


Tapi didunia kultivator bukan umur yang menjadi patokan melainkan kekuatan, semakin kamu kuat maka semakin kamu dihormati, dan sebaliknya jika kamu lemaj maka kamu akan menjadi bahan penindasan bagi mereka yang berkuasa.


Bai Chen kembali kekeadaan normalnya, dan tersenyum kearah mereka.


Mereka hanya menatap Bai Chen sekilas, kemudian kembali berkultivasi lagi.


"Sialan jantungku berdebar dengan hebat." Ujar Bai Chen yang salah tingkah dan mencoba menyetabilkan hatinya.


"Benar tuan, mereka adalah kakak seperguruanku."


"Hm... Aku tidak menyangka ternyata kakak seperguruanmu semuanya adalah perempuan. " Ujar Bai Chen.


"Hehe apakah tuan Chen tertarik." Kata Jing Kuan tersenyum.


"Ten... tu saja. " Bai Chen berkata pelan supaya para wanita itu tidak mendengarnya.


Tapi wanita adalah makhluk paling sensitif didunia, dan felling mereka adalah yang paling benar, jadi mereka tahu apa yang dibicarakan Bai Chen dan Jing Kuan, tapi Mereka masih tidak memperdulikanya.


"Kakak seperguruan, apakah kalian tidak menyambut tuan Chen. " Tanya Jing Kuan.

__ADS_1


"Adik seperguruan diam, kakak dan kakak seperguran lainya fokus pada kultivasi untuk membalas para murid dewa itu.


"Maafkan saya kakak seperguruan. " Jing Kuan kali ini benar benar berbeda dari apa yang dilihat Bai Chen beberapa saat yang lalu, kalau tadinya sombong dan arogan sekarang dia hanya seorang adik yang patuh pada kakaknya.


"Tuan Chen mari saya antar melihat sekte naga surgawi kami. " Ujar Jing Kuan.


Bai Chen mengangguk, dia kembali melanjutkan berkelilingnya lagi.


Sekte naga surgawi ini walaupun lemah memiliki tempat yang cukup bagus serta terawat.


Memang disini hening dan berbahaya karena dekat dengan hutan, tapi energi spritual disini lebih banyak dari diluar.


Dan ini memang tempat yang cocok untuk berkultivasi.


Jing Kuan menjelaskan tempat-tempat penting sekte naga surgawi. Mengikuti Jing Kuan dari tadi Bai Chen merasa bosan.


"Jing Kuan, apakah ada tempat menarik disekte naga surgawi." Tanya Bai Chen bosan.


"emm... ada satu tempat istimewa di sekte naga surgawi, tapi tempat itu hanya bisa diakses oleh kepala sekte saja, sementara itu aku tidak tahu sepenuhnya tentang tempat itu. " ujar Jing Kuan.


"Jika tuan ingin, saya bisa membawa tuan untuk menemui kepala sekte. " kata Jing Kuan menawarkan.


"Baiklah, lagi pula aku juga ingin melihat seperti apa kepala sekte itu. " Jawab Bai Chen.


Setelah perbincangan sesaat, Jing Kuan mengantarkan Bai Chen kekediaman kepala sekte naga surgawi.


Di kediaman itu aura spiritual terasa lebih padat, dan juga lebih kuat dari oada diluar.


Dikediaman itu juga terlihat seorang pria yang sedang berkultivasi, dia menutup matanya, wajahnya tanpa celah sedikitpun atau sangat tampan, mungkin umurnya sudah ratusan tahun tapi kemudaanya masih tetap terjaga jadi bisa dibilang bahwa pria didepanya setidaknua berada diranah Leluhur suci.

__ADS_1


maaf lama upnya, thor beberapa hari ini sedang sibuk


Beraambunggh


__ADS_2