IMMORTAL GOD : BAI CHEN

IMMORTAL GOD : BAI CHEN
KONFLIK


__ADS_3

Ruang Tamu.


"Saudara Chen, nanti bibiku dari sekte bunga akan datang kemari untuk melihat Yin'er, katanya dia akan membawa Yin'er kesekte bunga." Ujar Situ Lin.


Yin'er atau situ Yin ini adalah adik kandung Situ Lin, dia berumur 12 tahun dan merupakan anak yang ceria, Bai Chen selama beberapa hari ini juga akrap denganya, bahkan saking akrabnya Situ Lin kakak kandungnya tidak dihiraukan.


"Bagus, kalau begitu. Yin'er sangat kuat, dia memang sangat pantas untuk datang kesekte bunga. " Ujar Bai Chen menyetujuinya.


"Tapi, kakak Lin, kakak Chen, aku masih ingin tinggal di sini, aku tidak mau berpisah dengan ayah, ibu, paman bibi dan kalian berdua kakaku. " Situ Yin terlihat murung dan sedih.


"Yin'er kamu jangan khawatir, kakak punya sesuatu untukmu." Ujar Bai Chen merogoh sakunya.


"Apa itu Kak. " Tanya Situ Yin penuh harap.


"Ini adalah batu teleportasi, kakak sudah memasang rune didalamnya dan jika Yin'er mengetuk batu itu hingga tiga kali, maka Yin'er akan muncul disini, tapi batu ini jangan diberikan kepada siapapun termasuk kepada murid ataupun panutua disekte bunga, karena jika mereka tahu kamu nanti bisa dihukum. " Kata Bai Chen tersenyum, Bai Chen memang sangat memanjakan Situ Yin, bagaimanapun dia sudah menganggap Situ Yin sebagai adiknya sendiri.


Situ Yin tersenyum dan menatap batu itu dengan gembira, dengan adanya batu teleportasi maka dia bisa pulang kapan saja tanpa diketahui oleh anggota paviliun bunga.


"Terima kasih kakak. "


Situ Yin memeluk batu itu dengan gembira.


"Nak Chen, kamu terlalu memanjakanya. " Yuan Ling tersenyum.


Yuan Ling adalah ibu dari Situ Yin dan Situ Lin, dan merupakan istri dari patriak keluarga Situ, Situ Gang.


"Tidak apa bibi, lagi pula hanya kalianlah di sini yang akrap denganku, dan aku sudah menganggap Situ Yin sebagai adiku sendiri. " Ujar Bai Chen menatap Situ Yin yang terlihat gembira.

__ADS_1


Keluarga Situ tentu tahu masa lalu Bai Chen yang seorang yatim piatu, dan dia juga bukan berasal dari sini, tapi Bai Chen tidak mengatakan bahwa dia terlahir karena alam yang melahirkanya.


Hal itu ia sembunyikan karena tidak mau diperlakukan spesial oleh mereka, lagipula orang yang dilahirkan oleh alam adalah putra suci, dan itu dihormati oleh semua orang, bahkan mereka akan menyembahnya, karena putra suci sama dengan seorang dewa.


Ketika mereka sedang asik mengobrol, tiba tiba saja seorang pelayan datang dengan wajah merah karena panik.


"Pelayan, ada apa.!!" Tanya Situ Gang selaku kepala keluarga Situ.


"Tu... tuan, keluarga Hu telah mendeklarasikan perang terhadap keluarga situ, mereka ingin kota Zhen hanya memiliki satu pemimpin yaitu keluarga Hu. " Ujar pelayan itu dengan napas tersenggal.


"Brakk... " Situ Gang Menggebrak meja.


"Sialan, Hu Gao itu sungguh arogan. " Situ Gang Marah.


"Pelayan, apakah ada informasi lagi?." Tanya situ Gang.


"Sialan, selir Hu Rong sepertinya memang sudah merencanakan untuk menghilangkan keluarga kita dari kota zhen ini. " ucap Situ Gang Marah.


Selir Hu Rong ini adalah istri dari raja Guo Bing, yang merupakan putri pertama keluarga Hu, dulunya selir Hu Rong ini tergila gila oleh Situ Gang, tapi Situ Gang tidak menyukainya dan pada akhirnya dia diangkat menjadi selir raja Guo, kali ini selir Hu Rong ingin membalas dendam karena Situ Gang dulu menolak cintanya.


"Cepat kerahkan semua pasukan keluarga kita, dan hadang mereka di jalan, untuk kalian pergilah,nanti aku akan menyusul. " Situ Gang memerintahkan pelayan itu dan juga keluarganya.


"Suami, aku tidak akan meninggalkanmu, kita adalah suami istri, susah senang akan kita hadapi bersama. " Ujar Yuan Ling berdiri dan menatap suaminya dengan serius.


"Ayah, aku juga tidak akan pergi, kita sekeluarga harus menghadapi ini bersama sama. " mereka semua yang ada diruang tamu itu berdiri dan setuju dengan ucapan Situ Lin.


Mendengar ini Situ Gang terharu, dia memang tidak salah memiliki Yuan Ling sebagai pendampingnya, dengan begini dia bertekad untuk melindungi keluarga ini sampai titik darah penghabisan.

__ADS_1


"Nak Chen, aku tidak akan menghentikanmu, jika kamu ingin pergi silahkan sebelum ini semua terlambat. " Kata situ Gang kepada Bai Chen.


"Heh, aku tidak akan pergi, lagipula kalian sudah aku anggap sebagai keluarga, jadi sesama keluarga harus saling membantu. " Bai Chen tersenyum.


Bai Chen melihat ini dengan tatapan terharu, keluarga seperti ini memang langka. saling membantu disaat kesulitan, ini hanya bisa dicapai oleh keluarga yang harmonis dan rendah hati, diluar sana banyak keluarga kaya tetapi mereka sombong dan arogan, bahkan mereka merendahkan rakyat jelata, hingga mereka lupa bahwa yang membuat mereka kaya adalah para rakyat jelata itu. tapi keluarga ini, mereka sangat harmonis dan rendah hati, tentunya saling membantu disaat kesusahan melanda, ini adalah keluarga yang perlu dicontoh.


Semua pasukan dikerahkan. Pasukan Keluarga Situ hanya berjumblah 5000 pasukan, sedangkan musuh memiliki 10000 ribu pasukan, ditambah dengan 6000 pasukan keluarga Hu, pasukan mereka berjumblah 16000.


Jika dihitung keluarga Situ memang dalam situasi kehancuran, tapi dengan adanya Bai Chen tentu ini tidak akan terjadi.


Semua orang berkumpul dan berangkat bersama sama.


Di alin alun kota yang lapang gerombolan pasukan berjejer rapi dari pasukan kerajaan hingga pasukan keluarga Situ. Pasukan kerajaan dipimpin oleh Hu Rong sedangkan pasukan keluarga Situ dipimpin oleh Situ Gang.


Semua masyarakat yang melihat ini segera mengunci rumah mereka masing masing, karena mereka tahu bahwa beberapa saat lagi akan ada pertumpahan darah antara keluarga Situ dan keluarga Hu.


"Situ Gang, Situ Gang, sungguh malang nasibmu, mungkin jika kamu dulu menikah denganku, kau tidak akan mengalami hal seperti ini. " Hu Rong melihat Situ Gang dengan tatapan merendahkan.


"Hu Rong, kau sungguh keterlaluan, hanya demi cinta tak terbalas kau ingin menyakiti keluargaku. " Ujar Situ Gang marah.


"Keterlaluan, Hahaha, kau bilang aku keterlaluan, dulu aku selalu dekat denganmu sejak kecil, bahkan aku selalu membawakanmu makanan kesukaanmu dan aku selalu menghiburmu saat kamu susah dan senang, tak jarang aku selalu kabur dari rumah hanya untuk menemuimu, tapi kau hanya menganggapku sebagai adik, dan bahkan kau lebih memilih dia daripada aku. " Hu Rong mengenang masa lalu, dan menitikan airmatanya.


Situ Gang terdiam, dia memang tahu perasaan Hu Rong terhadapnya, tapi dia hanya menganggapnya sebagai adik dan tidak lebih.


"Kenapa kamu diam Kakak Gang, apakah kau mengingat masa lalu dan merasa bersalah Ha....!!, tapi semua itu sudah terlambat, untuk menghilangkan semua kenangan itu aku akan membunuhmu dan keluargamu. " Ujar Hu Rong penuh dengan kebencian.


......

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2