
Bai Chen melirik Situ Lin sekilas, dia hanya mengangguk, sebenarnya Bai Chen tahu kenapa Situ Lin tidak bisa meningkat lagi. walaupun dia bukan seorang tabib maupun dokter tapi dengan matanya tidak ada sesuatu yang tidak dapat dilihat olehnya.
Mata Bai Chen merupakan mata neraka yang mirip dengan cerita Sun Wu Kong, yaitu mata yang dapat melihat apapun bahkan ilusipun tidak akan bisa menghentikanya, selain itu mata Bai Chen juga bisa menyimpulkan masa depan tapi jika dia mengaktifkanya, jika tidak itu tidak berbeda dengan mata biasa.
Contohnya pada saat Yuan Bing hendak membunuh Li Chen, dia tidak tahu dan mengira bahwa Yuan Bing terpikat oleh Li Chen, tapi sebenarnya dia hanya pura pura dan langsung membunuh Li Chen begitu saja, sedangkan saat diperjudian tadi, dia mengaktifkanya, sehingga dia bisa melihat dimana kartu atau dadu yang harus ia pilih.
"Tuan Chen anda hendak kemana?. " Tanya Situ Lin.
"Entahlah, aku juga tidak tahu, aku baru pertama kali kekota ini dan mungkin akan jalan jalan tanpa tujuan. " Kata Bai Chen.
"Tuan, karena anda tidak punya tujuan, bagaimana jika anda pergi ke keluarga situ kami. Tuan tenang saja keluarga kami pasti akan menyambut tuan dengan baik. " Kata Situ Lin mengajak Bai Chen.
Keluarga Situ, walaupun mereka adalah keluarga besar, mereka adalah keluarga yang ramah, berbeda dengan keluarga lain yang selalu menuntut generasi mudanya untuk menjadi yang terbaik, keluarga ini malah menuntut generasi mudanya untuk bersikap sopan dan jujur, contohnya Situ Lin ini walaupun dia sampah keluarga situ tetap menyayanginya.
"Baiklah, lagipula aku juga tidak punya tujuan. " Ujar Bai Chen kemudian mengikuti Situ Lin kearah kediaman keluarga Situ.
"Tuan Chen, ngomong-ngomong anda berasal dari mana." Tanya Situ Lin.
"Yah, aku berasal dari tempat yang jauh." Jawab Bai Chen dengan santai.
Mendengar ini Situ Lin mengira bahwa Bai Chen tidak ingin memberikan tempat asalnya, tapi dia tidak tahu jika Bai Chen berkata sebenarnya bahwa Bai Chen dari tempat yang jauh.
"Tempatku berasal sangat indah dan kaya akan sumber daya, tapi sayangnya disana tidak ada penduduk sama sekali, kecuali tumbuhan dan hewan." Bai Chen bercerita sembari berjalan.
"Jadi tuan chen disana sendirian. " Tanya Situ Lin.
"Ya, aku sendirian maka dari itu aku berkelana selama satu tahun dan akhirnya aku menemukan dunia ini. " Ujar Bai Chen.
__ADS_1
Situ Lin seketika berpikir, dan menebak bahwa Bai Chen dari dunia lain.
"Tuan Chen apakah anda dewa?. " Tanya Situ Lin dan Bai Chen hanya tersenyum tanpa menjawab.
Situ Lin terdiam dia tidak menyangka akan bertemu seorang dewa ketika dia keluar, Situ Lin bukan orang bodoh, dia adalah kaisar judi jadi instingnya sangat tajam akan sesuatu, sebenarnya ketika Lu Heng curang dia tahu tapi dia tidak bisa membuktikanya jadi dia hanya menyerah sebelum kedatangan Bai Chen yang tiba tiba, dan membongkar rahasia Lu Heng dan ini membuat Situ Lin yakin bahwa Bai Chen bukan orang sembarangan.
Bahkan dari tatapanya itu Situ Lin yakin jika Bai Chen tidak berbohong.
Ketika mereka asik mengobrol, beberapa orang menghalangi mereka. Ya mereka adalah orang suruhan dari Lu Heng.
10 pria dewasa dengan badan kekar dan besar memasang badan didepan Bai Chen dan Situ Lin.
Dengan wajah sombong dan kasar salah satu dari mereka meludahkan liur mereka ke arah Bai Chen, tapi ketika liur itu hendak menyentuhnya tiba tiba liur itu berhenti dan berbalik dengan kecepatan suara ke arah orang yang meludahkan liur tadi, membuat kepala orang itu berlubang dan seketika dia mati dengan liurnya sendiri.
Semua orang tercengang, bahkan beberapa dari mereka terlihat ketakutan, tapi kesombongan sudah menguasai mereka, karena bagaimanapun mereka adalah anggota dari organisasi tentara biru.
Organisasi tentara biru adalah organisasi tentara yang dibuat oleh keluarga Hu sebagai bentuk keamanan kota Zhen ini yang bertugas sebagai pelindung masyarakat, tapi sebenarnya itu tidak benar, mereka menggunakan organisasi tentara biru sebagai sarana penindasan orang orang yang tidak
"Ups maaf, aku tidak tahu jika kulit dan tulang orang itu begitu rapuh. " Ujar Bai Chen terlihat meremehkan.
Walaupun ini adalah pertama kalinya dia membunuh manusia, tapi rasanya dia tidak membunuh manusia sama sekali, dia bahkan lebih berpikir seperti membunuh semut.
"Bocah beraninya kau membunuh teman kami, apakah kau tidak tahu bahwa kami adalah anggota dari organisasi tentara biru. " Yu Teng sebagai pemimpin tersenyum bangga ketika memoerkenalkan statusnya, dan berpikir bahwa Bai Chen akan ketakutan.
"Cih, banyak sekali orang orang yang mengandalkan status didunia ini, bahkan aku sampai bosan saat mendengarnya. " Ujar Bai Chen merasa kata kata mereka untuk memprovokasinya benar benar selalu sama yaitu pertama kali harus memperkenalkan statusnya terlebih dulu, lalu menjadi sombong sesaat dan kemudian tepar karena dipukuli olehnya.
"bocah sombong mati. " Mereka semua menyerang Bai Chen dengan ganas.
__ADS_1
Tekhnik dan jurus mereka keluarkan secara bergantian, tapi usaha mereka tetap sia sia, Bai Chen bahkan sama sekali tidak tergores dan jubah putihnya tetap bersih tanpa debu sedikitpun.
"Hanya ini kemampuan kalian, sungguh membosankan. " Ujar Bai Chen yang merasa bosan.
"Sekarang giliranku. " Bai Chen mengangkat jarinya, dan sebuah golem muncul dari tanah.
Golem itu sangat besar, berukuran 30 meter dan menatap 9 orang yang masih hidup dengan tatapan merendahkan.
"Habisi mereka untuku. " Kata bai Chen dan kemudian Golem itu bergerak dan menghajar 9 orang hingga mereka tewas.
Bai Chen bukan orang yang tanggung, jika seseorang memprovokasinya, dia akan langsung membunuhnya, tidak perlu memberikan kesempatan hidup, karena jika memberinya kesempatan, sama saja melepaskan sebuah harimau dan tentu itu akan berbahaya dimasa depan.
Tapi itu semua juga bergantu dengan hatinya, jika hatinya merasa bahagia mungkin dia bisa mengampuninya seperti Hu Tao.
Semua orang memandang Bai Chen dengan kagum, dan penuh hormat. Dalam sekejap saja berita ini menjadi sebuah topik hangat yang dibicarakan oleh orang orang dikota Zhen.
Sementara itu organisasi tentara biru menanggung malu karena ini adalah pertama kalinya mereka mengalami kegagalan dan bahkan menanggung malu karena menjadi topik pembicaraan oleh semua penduduk dikota Zhen.
Di aula organisasi tentara biru.
"Sialan, cepat selidiki siapa yang telah membunuh anggota kami, dan jika ketemu cepat laporkan kepadaku dan aku akan menangkapnya secara pribadi. " Yang bicara itu adalah jendral ke 5 organisasi tentara biru, yang bernama Hu Tang.
.....
Tak terasa beberapa hari telah berlalu, saat ini Bai Chen berada di keluarga Situ dan dia disambut baik oleh mereka, bahkan Bai Chen merasa terharu. Sebagai seorang yang tidak memiliki orang tua tentu dia merasa sangat senang diperlakukan dengan sangat baik, bahkan dia sekarang sudah menganggap keluarga situ sebagai keluarganya sendiri, bahkan Situ Lin sekarang memanggil Bai Chen kakak meskipun usianya terpaut beberapa jarak.
........
__ADS_1
Bersambunggg...
.