
"Wanita ini sangat licik." gumam Bai Chen menatap lurus kearah wanita itu.
Bai Chen tidak mau ambil pusing, lagipula wanita itu sudah selamat, jadi sudah tidak ada kewajiban untuk menolongnya.
Setelah mengamati sebentar, Bai Chen kembali melanjutkan perjalananya. Tidak ada sesuatu yang mengangggu Bai Chen saat dia terbang, Dia sangat tenang dan tenang.
Saat sedang mengamati sekitarnya, Bai Chen melihat kabut besar didepanya, kabut itu berwarna putih gelap serta memancarkan aura kemerahan, jika orang melihat dari jauh bahkan mereka bisa berprasangka bahwa itu adalah darah yang menggumpal membentuk kabut.
Bai Chen mmelepaskan indra spiritualnya, lalu dia mulai memindai kabut darah itu.
Bisa dilihat didalam sana memang ada kehidupan, dan kehidupan didalam kabut darah itu relatif lebih kuat dari binatang iblis yang berada diluar kabut darah.
Kehidupan didalam kabut darah itu adalah beberapa binatang yang sudah berevolusi atau menjadi mutan.
Memindai sesaat Bai Chen menemukan penyebab kenapa area itu memiliki kabut darah. Hal ini dikarenakan adanya kolam darah ditengah area kabut itu.
Area kabut itu memiliki diamater 20 kilometer, dengan diameter seperti itu sudah menunjukan begitu mendominasinya kolam darah itu.
Samar-samar Bai Chen melihat beberapa orang yang sedang mencari peruntungan didalam domain kabut darah itu.
Kabarnya, kolam darah yang berada di dalam kabut itu adalah darah dari binatang iblis yang dihabisi oleh penunggu kolam darah itu. kolam darah yang merah pekat itu awalnya hanya sebuah darah biasa tetapi seiring berjalanya waktu, energi langit dan bumi mulai berkumpul disana menyebabkan kolam darah itu beresonansi sehingga terciptalah kabut darah ini.
Didalam kolam darah itu dikabarkan juga terdapat inti darah para monster yang dapat membuat garis keturunan seseorang atau kultivasi seseorang mengalami peningkatan secara drastis sehingga dapat memaksimalkan bakat beladirinya.
Tapi yang perlu diwaspadai dari kolam darah itu adalah penunggunya, kabar dari kultivator yang selamat, mereka mengatakan bahwa ada spesies Pyton tingkat suci, yang jika dibiarkan pyton itu akan berubah menjadi naga.
Bai Chen penasaran dengan kolam darah itu, apalagi kehadiran makhluk yang bersemayam didasar kolam itu, membuat semangatnya bertambah, lagipula pyton ini adalah makhluk dunia ini yang paling kuat yang pernah Bai Chen temui.
Bai Chen membelah kabut darah. Kemudian Bai Chen memasuki kabut darah itu. Disana Bai Chen melihat pmandangan yang semuanya didominasi dengan warna merah darah, bahkan batang pohon, daun pohon tanah, semuanya berwarna merah.
"Lumayan, tempat ini adalah tempat terbaik yang aku temui jika digunakan sebagai tempat kultivasi, tapi jika dibandingkan dunia miliku ini masih kalah jauh" Gumam Bai Chen.
__ADS_1
.....
"Rong Bing tebas kepala serigala perak itu. " Teriak Wu Gong yang sedang melawan raja serigala perak.
"Sialan, ini sangat sulit...!!" Du Bo menyela saat menghadapi kawanan serigala perak.
"Kita harus cepat, sebentar lagi kita akan sampai, aku akan pergi kedanau dan mengambil inti darah itu, dan kalian tahan serigala perak ini, setelah aku mendapatkanya kita akan membaginya bersama. " Fu Li berteriak.
"Oke, hati hati dengan Pyton darah itu. " Bu Zing mengingatkan.
"Baik... Aku punya artefak Raja bunglon yang dapat menyamar dengan alam, jadi jangan khawatir. " Ujar Fu Li yang susah bergegas.
Dikejauhan Bai Chen mendengar percakapan mereka dengan jelas, dan tak mau untuk tidak kagum dengan semangat juang mereka.
Tapi sayang, mereka meremehkan indra spiritual pyton darah yang berada ditingkat suci.
Bai Chen melihat semangat juang itu tentu merasa prihatin, jadi dia memutuskan untuk membantu mereka. Toh lagipula tidak ada yang bisa dia lakukan saat ini.
Fu Li menatap kolam besar didepanya dengan raut waspada, dia segera mengeluarkan artefak mmilikna. artefak itu berbentuk kalung jadi Fu Li segera memakai dilehernya.
Dengan cepat tubub Fu Li segera menghilang dan menyatu dengan tanah merah dan kemudian air sarah merah.
Fu Li cukup hati hati, setiap dia menyelam dia akan selalu memperhatikan gerakanya, bagaimanapun pyton darah adalah hewan iblis yang sensistif, jika pyton itu tahu bahwa ada gerakan aneh di kolamnya, maka Fu Li akan menjadi daging kunyah.
Perlahan tapi pasti Fu Li mulai mendekati inti darah. tapi ketika Fu Li melihat inti darah, dia sangat terkejut saat menyadari tepat dibawah Inti darah itu terdapat pyton datah yang sedang tidur melingkar.
Jantung Fu Li seketika berdegup kencang, ini adalah momen hidup dan mati untuknya. Jika dia hidup dia mendapatkan kesempatan untuk menerobos. tapi jika dia mati, dia hanya akan menjadi daging kunya pyton darah ini.
Menyadari ada kejanggalan, Pyton darah membuka matanya dan melihat sekitarnya, dengan energi spiritual yang tinggi pyton datah itu menemukan Fu Li yang berada didekatnya.
"Manusia serakah, beraninya kau ingin merebut inti darahku. " Ujar Pyton darah dengan nada marah.
__ADS_1
"Sialan, bagaimana dia bisa menyadarinya." Pikir Fu Li terkejut.
Tahu bahwa dirinya sudah tidak bisa kabur, Fu Li akhirnya memutuskan untuk melawanya walaupun pada akhirnya dia akan menjadi daging kunyah.
Tapi sebelum dapat mmenggeraan tubuh untuk menyerang, tekanan kuat dari pyton dstah menek am dirinya hingga dia terkapar ditanah karena tidak bisa menahanya.
"Ini sangat berat. " Fu Li merasakan tekanan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Ketika Fu Li sudah pasrah, sebuah suara tiba tiba membangunkanya.
"Huh, orang lemah sepertimu memiliki nyali yang sangat besar, tapi kekuatanmu sangat kecil, kali ini karena aku sedang dalam hati yang baik aku akan membantumu." Bai Chen terlihat acuh, sembari memegang kepala pyton darah.
Pyton darah didepan Bai Chen terkejut, itu karena bocah didepanya itu dapat membuat tubuhnya sama sekali tidak bisa digerakan, ini adalah tekanan mutlak yang tidak bisa dijelaskan. Saat ini kekuatanya seperti disegel.
Jika bukan eksistensi setingkat dewa lalu apa lagi, pikir Pyton darah saat ini.
"Pyton kecil maukah kau menjadi peliharaanku. " Ujar Bai Chen menyeringai.
Melihat itu Pyton darah merasakan tubuhnya bergetar hebat, tapi dia tidak bisa menolaknya. Lagipula mengikuti ahli setingkat Bai Chen mungkin adalah keberuntungan besar baginya.
Pyton sarah dengan enggan mengedipkan matanya dan kemudia mengangguk.
"Bagus, Kau tenang saja, kau tidak akan menyesal mengikutiku. " Ujar Bai Chen.
Bai Chen kemudian mengambil Inti darah dan melemparkanya kearah Fu Li yang masih termenung.
"Tuan, pemberian ini, bukankah terlalu berlebihan, ini adalah miliki tuan jadi aku tidak berhak menerimanya. " ujar Fu Li.
Bai Chen hanya mengangkat tanganya kemudian pergi bersama pyton darah yang sudah mengecil.
....
__ADS_1
Bersambungg.