IMMORTAL GOD : BAI CHEN

IMMORTAL GOD : BAI CHEN
MENJADI TETUA AGUNG SECARA MENDADAK


__ADS_3

Merasakan kehadiran seseorang, pria itu membuka matanya. Mata pria itu berwarna biru laut yang sangat indah dengan corak bunga lima kelopak di bagian pupil matanya. Wajar saja para wanita tadi hanya melirik Bai Chen sekilas, ternyata kepala sekte mereka begitu tampan, bahkan Bai Chen sendiri akan merasa rendah jika ada adu ketampanan denganya.


Jika Bai Chen sendiri adalah ketampanan para dewa, pria itu adalah ketampanan surgawi.


Bagi para wanita itu, mungkin hanya kepala sekte mereka lah yang pantas ada dihati mereka.


Mata pria itu bersinar sekilas, Pertanda jika pria itu sedang melepaskan Indra spiritualnya.


Aura spiritual kuat menyapu kearah Bai Chen. Aura spiritual itu menyelimuti Bai Chen seperti hendak mengintrogasinya. Bai Chen disana hanya terdiam, dan kemudian tersenyum.


Bai Chen kemudian melepaskan sedikit auranya.


"Guhak."


Pria itu memuntahkan seteguk darahnya, dia kemudian menatap Bai Chen dengan waspada.


"Salam kepala sekte, mohon maaf karena telah mengganggu kultivasi anda." Ujar Jing Kuan dengan hormat.


"Hmm... lalu ada hal apa kau datang kemari.?". Tanya kepala sekte bernama Yan Bao.


"Maaf tuan, saya membawa tamu kemari. Ini adalah tuan Chen dia ingin bertemu dengan anda." Jawab Jing Kuan.


Bai Chen tersenyum dan mengangguk.


"Pak tua, kau tenang saja aku tidak akan memiliki niat buruk. Tujuanku datang kesektemu karena kita memiliki tujuan yang sama." Kata Bai Chen.


"Tujuan yang sama?." Ujar Yan Bao.


"Ya, bukankah kau memiliki dendam kepada para dewa itu dan ingin membalasnya." Kata Bai Chen dengan jelas.


"Huh.." Menghela nafas.


"Benar, tapi apa hubungannya dengan anda, walaupun anda berkata demikian tidak mungkin anda memang berpihak dengan kita. Mungkin saja anda ingin menjebak kita supaya tunduk pada dewa." Yan Bao tidak percaya dan menatap dengan wajah bertentangan.


"HAHAHA.. pak tua bercandamu sangat bagus, tapi apa hak para dewa itu untuk membuatku bergabung dengan mereka. dan untuk menggulingkanmu aku sama sekali tidak tertarik karena jika aku mau dunia ini akan tunduk dibawah kakiku." Bai Chen berkata serius.

__ADS_1


"Benarkah, tapi sayangnya aku tidak percaya siapapun didunia ini." Yan Bao melepaskan kekuatannya yang berada di ranah leluhur suci awal.


Sebelum terluka, Yan Bao sudah berada pada ranah leluhur suci puncak, dan hendak menerobos keranah selanjutnya tapi karena para dewa itu ranahnya anjlok keranah leluhur suci awal.


Yan Bao melesat kedepan, dengan tinjunya yang mengarah kepala Bai Chen. Disisi lain Bai Chen hanya tersenyum tipis, lalu mengangkat sedikit jarinya.


Yan Bao mengerutkan alisnya, merasa Bai Chen sudah meremehkannya, dia memperkuat pukulannya kearah Bai Chen.


Wushhh


Krakkk


Terdengar suara nyaring pada saat itu. debu mengepul menutupi keduanya.


Jing Kuan menjauh dari sana. dia hanya ranah kaisar awal jika dia terkena gelombang kejut dari serangan itu dapat dipastikan bahwa dia akan terluka parah.


Didalam kabut debu Bai Chen masih berdiri dengan tenang, sementara itu Yan Bao di depanya mundur beberapa langkah sembari memegang tangannya yang memar.


Bai Chen hanya menggelengkan kepalanya dan menatap kearah Yan Bao yang masih berdiri dengan rasa hati yang rumit.


"Bagaimana pak tua, apakah kau percaya denganku?." Tanya Bai Chen.


"Ya aku hanya manusia biasa." Bai Chen menjawab dengan santai.


Yan Bao tidak bertanya lagi, dia tahu jika Bai Chen menyembunyikan identitasnya. Walaupun dia tidak tahu motif Bai Chen sebenarnya, tapi dengan kekuatan yang ditampilkannya dia tahu Bai Chen tidak memiliki niat jahat pada sekte naga surgawi. karena dari awal jika Bai Chen mau, sekte naga surgawi sudah menjadi reruntuhan.


Yan Bao terlihat sedang berpikir dan memutuskan sesuatu. setelah beberapa saat berpikir akhirnya Yan Bao menatap Bai Chen dan kemudian berbicara.


"Baiklah, walaupun aku tidak tahu niatmu masuk kesekteku, aku yakin jika kau tidak memiliki niat jahat kepada sekte ini. Karena sekte ini kekurangan pengurus mulai saat ini kau bisa menjadi tetua agung sekte yang baru."


Setelah mengatakan itu Yan Bao melepaskan suara spiritualnya, menyelimuti seluruh sekte.


"Mulai hari ini, Bai Chen adalah tetua agung baru sekte naga surgawi kita." Suara spiritual itu menyebar dengan sangat cepat.


Mendengar ini semua orang yang berada di sekte itu mengerutkan keningnya dan segera mereka mendatangi kediaman patriak sekte naga surgawi Yan Bao.

__ADS_1


Tak lama kemudian satu persatu dari anggota sekte naga surgawi datang kekediaman patriak Yan Bao.


sementara itu Bai Chen disana hanya terdiam, padahal dia tidak menyebutkan ingin menjadi tetua sekte naga surgawi, tapi patriak licik itu tiba-tiba mengangkatnya menjadi tetua, apalagi ini bukan tetua biasa melainkan tetua agung.


Tujuannya kemari adalah untuk datang ketempat yang hanya bisa diakses oleh Yan Bao.


"Pak tua, ini menyebalkan dia berani mengikatku kesektenya tanpa persetujuan dariku, tapi ya sudahlah lagipula tujuan utamaku adalah untuk bergabung dengan sekte ini, menjadi tetua agung bukan hal yang buruk, apalagi setiap hari bisa melihat wanita cantik, benar-benar berkah." Batin Bai Chen.


"Patriak, apakah pemuda biasa ini yang anda angkat menjadi tetua agung sekte naga surgawi kita." Kata tetua pertama dengan nada yang sedikit iri.


"Ya, pemuda ini adalah Bai Chen. Untuk kekuatannya kau tak perlu khawatir dia berada jauh diatasku" Ujar Yan Bao serius.


Mereka semua memandang Bai Chen dan mencoba mengukur kekuatanya tapi pada akhirnya hasilnya nihil, atau sama sekali tidak diketahui, seperti Bai Chen hanya orang bisa yang lemah.


"Kalian jangan melihat buku hanya dari sampulnya saja, tapi lihatlah buku dari isinya juga, aku bahkan tidak bisa melihatnya apalagi hanya kalian." Ujar Yan Bao.


"Ehem.." Bai Chen terbatuk kecil mencoba meredamkan permasalahan.


"Baiklah, aku sebenarnya kemari hanya ingin pergi ketempat yang hanya bisa kau akses." Ujar Bai Chen.


Patriak itu terdiam, dia menatap Bai Chen dengan melotot. Tempat yang hanya bisa dia akses adalah tempat terlarang dan tabu bagi sekte, bahkan dia saja yang bisa mengaksesnya tidak akan berani terlalu lama untuk masuk.


Selain patriak, mereka yang datang juga tercengang mendengar permintaan Bai Chen.


Tempat yang dimaksud oleh Bai Chen adalah Lembah naga. dikabarkan pada jaman dahulu naga surgawi datang keplanet ini untuk melakukan pembantaian masal guna menjadikanya naga azure agung, yang merupakan Kaisar naga, tapi pembantaian itu tidak dilanjutkan karena kedatangan para dewa dan menyegel naga surgawi ke sebuah lembah yang sekarang dikenal dengan sebutan lembah naga surgawi.


"Kau serius?." Yan Bao mengerutkan kening.


" Ya, aku serius. Tapi kau tak perlu khawatir karena aku kesana hanya untuk melihat-lihat saja." Ujar Bai Chen.


"Bukanya aku melarangmu, tapi tempat itu benar benar berbahaya dan tabu bagi sekte naga surgawi kita."


Yan Bao mulai menceritakan apa yang berada didalam lembah naga surgawi.


.....

__ADS_1


BERSAMBUNGG...


,


__ADS_2