
Nicholas memasuki ruangan Nero.
" Bukan kah kau seharus nya mengetuk pintu terlebih dahulu nick, kesopanan mu pergi kemana?" Kata Nero.
Nicholas hanya terkekeh, " Arogan sekali kau, kau baru satu hari menjadi bos di sini " Kata Nicholas.
Nero hanya diam saja sambil memainkan handphone nya.
" Ayo, kita pergi sekarang " Kata Nicholas.
" Kita akan kemana ?" Kata Nero.
Nicholas menghela nafas, " Kau ini bos yang tidak tau diri rupa nya, kau itu harus menyapa dan memperkenal kan dirimu disini, sebagai bos yang baik kau harus berbaur kepada karyawan lain, walaupun kau tak bisa mengenali mereka satu persatu, paling tidak mereka semua telah mengenal mu sebagai bos mereka " Kata Nicholas panjang lebar.
Nero tidak memperdulikan ocehan Nicholas, ia masih sibuk memainkan handphone nya.
" Hey bos, kau mengacuhkan aku ya " Kata Nicholas
" Kau ini berisik sekali nick " Ujar Nero.
" Ayolah Nero, ayah sudah menunggu " Ajak Nicholas.
" Aku sibuk " Kata nero singkat.
Nicholas mengeryitkan dahi nya, " Sibuk katamu? Seingatku kau hari ini hanya duduk-duduk saja "
" Aku sibuk bernafas " Kata Nero.
Nicholas tak bisa menahan tawa nya " Ah sibuk bernafas rupa nya ".
" Kau ini tak bisa membiarkan aku santai sedikit ya, selalu saja menganggu ku " Kata Nero bangkit dari kursinya.
" Akhir nya kau mau ikut aku juga " Kata Nicholas.
__ADS_1
" Ya, aku akan ikut membuang-buang waktu bersama kau dan Ayah " Ujar Nero dengan waja datar nya.
Nicholas berusaha menahan tawa nya mendengar ucapan Nero.
Pada akhir nya Nero mengalah dan mengikuti nicholas, nicholas hanya tertawa lalu mereka pun keluar.
Mereka pun sampai di lantai bawah, disana para karyawan sudah berkumpul, tuan Alexandre dan Anne juga ada disana.
" Maaf tuan-tuan dan nyonya-nyonya kami datang terlambat, karena bos baru kita ini ternyata sangat lah sibuk " Kata Nicholas sambil melirik dengan raut wajah meledek.
Nero hanya berdecak melihat nicholas.
Semua karyawan disana terlebih para wanita, seakan terkagum-kagum akan ketampanan Nero, terlihat Viola ada diantara mereka, seharus nya Viola berada di samping Anne, tapi viola menolak dengan alasan ia malu, padahal ia masih merasa kecewa terhadap Nero.
" Kau lihat bos kita Viola, tampan sekali.. ya ampun " Kata lusi kegirangan.
Viola hanya menghela nafas nya, " Aku akan mati kebingungan bila harus memilih diantara pak Nicholas atau kah pak Nero " Kata nya sambil memegangi pipi nya sendiri.
" Kau akan gila bila terus seperti ini " Kata viola.
Tuan Alexandre pun mulai mengenal kan nero kepada semua karyawan, ia juga memberitahukan bahwa diri nya telah mempercayakan semua nya kepada Anak-anak nya, secara resmi ia telah mengumumkan bahwa Nero adalah bos mereka yang baru dan Nicholas sebagai Wakil nya.
" Mulai hari ini saya akan bergabung di AC Group sebagai CEO yang baru menggantikan Ayah saya, Nama saya Alexandre Nero pierce, Mohon bantuan nya " Kata Nero tersenyum simpul.
Semua wanita terkesima dengan senyuman Nero, tak hayal mereka membulatkan mata mereka masing-masing ketika melihat Nero tersenyum manis.
Anne juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan karena ia tak akan lagi bekerja di perusahaan AC group.
Sedari tadi Nicholas tak bisa memalingkan pandangan nya dari viola, ia hanya tersenyum-senyum sendiri melihat viola yang tengah tertawa dengan lusi.
" Hey Nero, coba kau lihat wanita yang disana " bisik Nicholas kepada nero sambil menunjuk ke arah Viola.
Nero melihat viola, menatap nya beberapa detik. " Dia sekretarisku bukan ?"
__ADS_1
Nicholas menganggukan kepala nya, " Bukan kah dia cantik " Kata Nicholas.
" Sangat cantik " Ujar Nero dalam hatinya.
" Ya dia cantik, Ada apa? Kau tertarik pada nya " Kata Nero.
Nicholas hanya tersenyum sembari masih memperhatikan Viola.
Tak sengaja Viola melihat ke arah Nicholas, lalu ia pun tersenyum kepada Nicholas.
Nero tak menyukai pemandangan ini, " Kau tak boleh mendekati nya, dia itu sekretarisku " Kata Nero tiba-tiba membuat Nicholas mengernyitkan dahinya.
" Terus apa kaitan nya kalau dia sekretarismu? " Kata Nicholas heran.
" Aku hanya tak suka kau akan mendekatinya ketika dia harus bekerja, itu akan membuat nya tak fokus dengan pekerjaan nya " Kata Nero berdalih.
Nicholas hanya terkekeh. " Baiklah, aku akan mendekati nya di luar jam kantor "
" Cih, terserah kau saja " Kata Nero terlihat kesal di raut wajah nya.
Nicholas bingung melihat tingkah Nero layak nya seseorang yang cemburu.
" Kau sedang cemburu?" Kata Nero menyenggol lengan Nero.
" Hei apa maksud mu aku cemburu? " Kata Nero
Nicholas hanya membalas nya dengan tertawa.
" Dia memang cantik, tapi aku tak tertarik dengan nya " Kata Nero menambahkan.
Nicholas mengangguk-anggukan kepala nya. " Ya ya aku paham, hatimu hanyalah milik wanita itu bukan " Kata Nicholas.
Nero hanya diam tak membalas perkataan Nicholas.
__ADS_1
" Kapan kau akan mengajak nya ke inggris ?" Tanya Nicholas
" Aku sedang mencari waktu yang tepat " Ujar Nero.