Inside My Heart

Inside My Heart
Episode 7


__ADS_3

" Laki-laki mu itu ternyata anak orang yang sangat kaya di kota ini, ah bukan.. di Negeri ini " Kata Diana


" Iya.. " Jawab Viola singkat.


Memang sangat wajar apabila Nero adalah orang kaya, setiap pergi dengan nya dia selalu mengajak makan ke restoran-restoran mewah,


seringkali nero pun tak sungkan menawarkan ku barang-barang bagus.


" Ah ya sudah aku mau kedepan dulu, sepertinya toko ramai " Ujar viola sambil berlalu.


Hari berlalu sangat cepat, dan Viola pun berjalan gontai pulang menuju apartemen nya.


" Hari ini hampa sekali, Nero tak menemuiku " Kata Viola berbicara sendiri


" Jelas saja,dia hari ini sudah pergi ke Australia " Kata nya lagi, kali ini sambil menghela nafas.


Tak lama Viola pun sampai di rumah.


" Hei Viola, kau sudah pulang "


" Oh bibi Anne, kau hari ini pulang cepat "


" Iya, hari ini aku tak terlalu sibuk, Ayo bersihkan dirimu, lalu kesini kita makan bersama, bibi bawakan pizza kesukaan mu " Kata Anne


Mendengar kata Pizza, Viola dengan wajah sumringah bergegas membersihkan dirinya, lalu setelah selesai dia telah berganti pakaian dan duduk di sebelah Anne.


" Makan lah " Ujar Anne


Viola mengambil sepotong dan memakan nya, sebenarnya Viola ingin sekali menanyakan perihal Nero kepada Anne, tapi dia ragu dan takut. Tapi rasa penasaran nya pun mengalah kan keraguan nya yang pada akhirnya Viola pun bertanya pada Anne.

__ADS_1


" Ah bibi.. "


" Iya kenapa Vio "Kata Anne sambil menonton televisi.


" Anu.. Kau mengenal Nero? "


Anne berfikir sejenak seperti mengingat-ingat, " Nero siapa " Kata Anne


" Itu teman ku "


" Benarkah, bagaimana bisa aku mengenal temanmu Vio ? Kata anne terkekeh.


" Kau berada bersama nya di televisi "


Anne pun mengeryitkan dahi lalu sedikit terperanjat.


" Kurasa iya, Aku tak begitu tau nama panjang nya "


" Kau yakin itu dia, temanmu "


" Iya bi, dia pemuda yang kuceritakan kemarin" Kata Viola menunduk.


Anne pun kaget, " Wah Viola.. benarkah itu? Bisakah aku mendengar sedikit kisah kalian berdua " Kata anne dengan sedikit menggoda.


Awal nya Viola pun ragu, namun pada akhirnya dia menceritakan segala nya dari awal berjumpa, hingga pada akhirnya Nero mencium kening nya.


Anne hanya melongo mendengar cerita Viola, " Baiklah Viola-ku yang sangat cantik.. Sebenar nya aku akan marah sekarang karena kau pergi dengan orang yang tak dikenal, Namun beruntung lah kalau itu adalah Nero " Kata Anne marah, namun wanita itu memang tidak benar-benar marah sebenarnya.


Viola hanya menunduk, " Maafkan aku bibi Anne, Aku memang salah " Raut wajah nya yang cantik itu berubah menjadi sendu.

__ADS_1


" Baik tapi dengan syarat kau jangan lagi seperti ini ya " Kata Anne


" Iya bibi " Kata Viola dengan senyum nya yang telah kembali.


" Mengenai pertanyaan mu tadi, Apakah aku mengenal Nero? Jawaban nya adalah Aku sangat mengenal pemuda itu, dia adalah Anak Alexandre dan Lilyana, Lilyana ibunya telah menganggap ku sebagai kakak nya, aku pun turut serta mengurus anak itu dari kecil, sebenarnya Nero adalah tipe yang sangat tidak peduli pada apapun terutama wanita, maka dari itu, aku sedikit terkejut ketika mendengar perlakuan nya kepadamu " Kata Anne terkekeh, " Sepertinya dia telah tersihir oleh pesonamu " Kata Anne sambil tersenyum-senyum.


Spontan saja wajah putih mulus Viola bersemu merah medengar tuturan Anne.


" Tapi bibi Anne, sampai kapan dia pergi ?


" wah ternyata gadis kecil kita merindukan nya " Goda Anne


" Ayola bi, aku serius " Kata Viola cemberut.


" Sepertinya lumayan lama, Karena dia itu melanjutkan sekolah bisnis nya di sana " Kata Anne.


Viola pun menunduk lesuh.


" Hey jangan begitu, Kau tak menyimpan Nomor telepon nya ? Kata Anne


Viola menggeleng


" Mau ku pintakan? " Kata Anne


Viola berpikir " Tak perlu bibi Anne " Kata Viola


" Kau yakin? "


Viola mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2