Inside My Heart

Inside My Heart
Episode 6


__ADS_3

Viola masuk ke rumah nya dengan tangan yang berada di kening nya, setiap ia mengingat kalau tadi Nero mencium kening nya, pipi gadis itu bersemu merah.


Seperti biasa, Anne belum pulang dari tempat kerja nya, Viola membersihkan dirinya lalu memasak makan malam untuk bibi nya kalau kalau dia lapar ketika pulang nanti.


Dan benar saja Anne pulang dengan raut lesuh dan terlihat lapar


" Hallo viola, hari ini melelahkan sekali " Ujarnya sambil merebah kan diri di sofa tamu


" Kalau begitu makan lah ini, ini puding susu aku buat untuk mu bibi " Kata Vio sambil senyum yang merekah di bibirnya. Anne menerima puding yang di berikan vio dengan sedikit mengernyitkan dahi, Anne berpikir kenapa anak ini mood nya sangat bagus hari ini dan dia tampak seperti orang yang baru menang lotre.


" Wah Vio, kau repot repot membuatkan aku puding ini "


" Ah tidak bibi.. Aku dengan senang hati membuatkan nya untuk mu, kalau kau masih lapar, aku juga telah memasak makan malam "


Anne semakin yakin bahwa telah terjadi sesuatu pada anak ini, Viola memang anak yang ceria namun setelah kepergian ibunya, dia tak seceria dulu, tapi kali ini keceriaan nya seakan muncul kembali.


" Baiklah Vio puding ini sangat enak, dan akan lebih enak jika kau mau menceritakan apa yang terjadi hari ini " kata Anne sambil menyendok kan puding itu masuk ke mulutnya.


" Apa maksudmu bibi ?" Tanya Viola yang terlihat kikuk.


" Yang membuatmu sesenang ini, Ayola ceritakan padaku " Ujar Anne sambil sesekali menyenggol tangan viola.


Gadis kecil itu bersemu merah digoda oleh Anne, Apa sangat terlihat jelas di wajahku kalau aku sedang senang hari ini, Kata nya dalam hati.


" Ayolah sini viola, sudah lama kita tidak bercerita " pinta Anne


Viola pun duduk di samping Anne, dengan ragu ragu dia berkata.


" Sepertinya aku sedang jatuh cinta bibi " Kata Viola dengan polosnya

__ADS_1


Anne tersedak puding yang baru di masukan ke mulutnya, dia pun meneguk air putih dan setelah nya dia pun menatap viola heran.


Viola yang bingung dan sedikit takut, pun hanya diam.


" Jatuh cinta ? " Tanya Anne sekali lagi memastikan.


Viola hanya mengangguk anggukan kepala nya sambil tersenyum


Anne pun tersenyum melihat kepolosan Viola, Anak kecil yang bahkan tak tau cinta itu apa. " Kenapa kau yakin kalau kau itu jatuh cinta, dan pada siapa itu kalau boleh aku tau ?" Tanya Anne


" Ehm.. Aku mengenal pemuda lusa kemarin di toko buku tempat aku bekerja, dia anak yang tampan dan baik walaupun sepertinya dia cuek, dan setelah dua hari ini kami bertemu, kalau aku teringat wajah nya aku merasa ada yang aneh di jantung ku bi " Kata Viola, Dia pastinya tidak akan memberi tahu kalau dia pergi bersama Nero, dia takut Anne khawatir atau marah padanya.


Anne terkekeh mendengar cerita dari Viola, lalu dia berdehem dan berkata. " untuk anak seusiamu, hal seperti itu bukan lah cinta vio "


Viola mengeryitkan dahinya dan bertanya " Lalu apa bi "


Viola pun diam memikirkan perkataan bibi nya, berarti aku tertarik pada Nero,begitukah?Ujarnya dalam hati


Apakah nero pun tertarik padaku?


" Bi, Apa pemuda itu juga akan tertarik padaku " Tanya Viola dengan ekspresi polos nya yang menambah gemas Anne.


" Tentu saja, Pemuda mana yang tak akan tertarik ketika melihat mu, bahkan mungkin kalau aku laki laki, aku pun akan tertarik padamu vio " Kata Anne menggoda Viola


Kembali pipi Viola bersemu merah, " Ayo lah bibi kita makan saja " Ajak Viola, Anne terkekeh " Baiklah tuan puteri " Kata Anne.


Keesokan harinya, seperti biasa Viola akan berangkat ke toko buku paman Rey, Anne pagi pagi sekali sudah pergi karena dia ada meeting sekaligus jumpa pers bersama Alexandre dan putra putra nya hari ini karena hari ini Anak2 nya akan kembali berangkat ke australia.


Sesampai nya di toko, Viola telah dikejutkan oleh diana yang telah menunggu nya sedari tadi.

__ADS_1


" Hey bagaimana kencan mu " Kata nya sambil menyenggolkan sikunya ke lengan Viola


" Kencan apa ? " Tanya Viola tak mengerti


" Aduh, kau kemarin kan pergi bersama laki laki tampan itu, kau kemana saja? Oh iya dia siapa sih, kok wajah nya seperti tak asing ? " Tanya Diana panjang lebar.


" Dia hanya mengajak ku ke taman,Nama nya Nero " Kata Viola


" Dia tinggal dimana?Sekolah dimana? Tanya Diana Kembali


Benar saja, sudah dua hari berjalan bersama tapi Viola tak pernah bertanya Asal usul Nero, dimana dia tinggal,dia sekolah dimana dan lainya.


" Aku tak tahu " Kata Viola


Diana hanya melongo saja dan sekarang dia seperti teringat akan satu hal


" Nero ya " " Ayok sini viola ikut aku " Ajak Diana menarik tangan viola masuk kedalam


" Kenapa kau mengajaku menonton televisi, aku kan harus bekerja " Tanya Viola bingung.


" Kau lihat ini " Sambil mengubah saluran tv dan di situ ada berita jumpa pers, Viola terkejut melihat ada Anne di sana.


" Wah itu bibi Anne, kau mau perlihatkan bibi ke padaku yah ? Kata Viola senang.


" Bukan, coba kau perhatikan Anak itu, bukan kah itu Nero yang kemarin ?


Viola menggeser pandangan nya, disana ada Anne, disebelah nya ada Pria dewasa, mungkin Bos nya Anne kurasa, sebelah nya lagi ada Anak laki laki mungkin seumuran Nero dan disamping anak laki laki itu ada... Mata Viola terbelalak den membulat seketika saat dia melihat ternyata itu adalah Nero.


" Nero, Adalah Anak dari pak Alexandre?" Kata Viola.

__ADS_1


__ADS_2