
" Viola... " Teriak anne
" Iyaa bibi "
" Bibi harus berangkat sekarang, ada meeting di kantor, Dah sayang semoga harimu menyenangkan " Kata Anne berlalu sambil melambaikan tangan
" Dah bibi " balas viola melambaikan tangan nya juga
Viola tengah bersiap untuk pergi bekerja, selesai sarapan ia pun segera berangkat menuju toko buku paman Rey.
Sesampai nya di toko, viola telah disambut oleh paman Rey dengan senyuman, toko nya baru saja dibuka beberapa detik yang lalu.
" Hallo Viola, kau selalu terlihat sempurna " ujar paman Rey, dia memang selalu begitu membuat Viola tersipu malu karena di puji .
" Hallo paman Rey, kau selalu saja mengatakan hal itu "
Reynand hanya terkekeh, lalu iapun masuk ke dalam.
Hari itu toko dalam keadaan tidak terlalu ramai, Viola memandangi keluar jendela kaca toko itu sambil melamun dengan tangan menopang dagunya, sekelibat dia melihat Nero di sebrang sana, namun ketika dia mengedip ngedip kan matanya, Nero sudah tak ada
" Oh ya ampun, ada apa ini kenapa aku malah berhalusinasi seperti ini " gumam Viola
" Halusinasi apa?" tiba tiba suara seseorang mengejutkan viola
" Oh Astaga Diana, kau ini senang sekali membuatku terkejut, kau ingin jantung ku lepas dari tempat nya ? Kata Viola sambil memegang dada nya
Diana hanya terkekeh melihat ekspresi sahabat nya itu
" Ada apa Vio ? Kau sedang berhalusinasi apa ? Kau sedang memikirkan seseorang ? Ayolah ceritakan padaku, aku ingin tahu!" Kata Diana antusias dan penasaran karena sedari tadi dia memperhatikan tingkah sahabatnya ini sedang memikirkan sesuatu.
Dengan desakan terus-menerus dari Diana, Akhirnya Viola pun bercerita awal mula dia ketemu dan makan bersama dengan Nero kemarin.
" Wah benarkah ? Bagaimana rupa nya ? Apa dia tampan ? Tanya nya lagi kali ini dengan mata berbinar
__ADS_1
" Hmm ya bagiku dia sangat tampan, Aku saja langsung terpikat dengan nya " Jawab Viola sambil tersipu
Diana pun terkekeh sekali lagi melihat ekspresi sahabat nya itu.
" Hei tapi kau harus berhati-hati untuk pergi dengan orang yang tak kau kenal, bagaimanapun kau itu masih anak-anak " Kata Diana sambil menyenggolkan sikunya ke lengan Viola.
" Iya iya " Ujar viola sambil bedehem
Tak terasa hari pun sudah siang, Viola di perbolehkan pulang cepat karena kebetulan paman Rey sedang tidak sibuk, jadi dia bisa menjaga sendiri toko nya hari itu.
" Dadah Viola, Hati hati dijalan, sampai ketemu besok " Kata Diana sambil melambaikan tangan nya
" Dah Diana " balas Viola sambil melambaikan tangan nya ke arah Diana
Viola masih menghadap diana ketika ia melambaikan tangan, dan Vio pun merasa aneh kenapa Diana berhenti melambaikan tangan dan malah melotot seperti terkesima akan sesuatu, Viola yang penasaran langsung membalikan badan nya.
" Kau sudah pulang?" Kata Nero yang mengagetkan Viola, entah sejak kapan dia ada disitu. dan ternyata yang membuat Diana melotot dan terkesima adalah si tampan Nero.
" Ah ya, Aku sudah selesai bekerja dan baru saja mau pulang " Kata Viola
" Eh eh kau mau membawaku kemana ?" Kata Viola dengan raut muka yang betul betul kaget
Diapun melihat ke arah diana yang masih bengong dan berkata " Diana, Aku pulang dulu "
" Oh ya yaa Hati hati dijalan dan Tuan tolong kau jaga sahabat ku itu " Kata Diana yang telah tersadar dengan keadaan.
" Kau tenang saja nona " Ujar Nero dengan wajah datar dan senyum yang sedikit.
" Seperti tidak asing wajah laki-laki itu " gumam Diana.
Viola pun masuk kedalam mobil mewah bersama dengan Nero, Nero sengaja menunggui Viola daritadi karena ia merindukan gadis itu, Ia terpaksa mengajak Viola untuk ikut dia pergi, Karena ia ingin menghabiskan waktu lebih lama hari ini bersama Viola karena besok ia akan pergi untuk waktu yang cukup lama, dan yang pasti ia akan lama tidak bisa berjumpa dengan viola.
" Nero, Kau mau membawaku kemana ? " Kata Viola sedikit cemas
__ADS_1
" Viola.. Kenapa kau bertanya kepadaku seakan aku ini mau menculikmu " Ujar Nero
" Maaf.. bukan begitu, Aku hanya terkejut kau tiba tiba datang dan menarikku untuk ikut denganmu " Kata Viola takut-takut
Melihat ekspresi Viola yang seperti itu, bukan main gemas nya Nero, namun dia masih mampu menahan nya, Nero pun mengalihkan pandangan nya.
" Aku hanya ingin berjalan-jalan di taman sana, kebetulan kulihat kau sudah pulang bekerja, mangka nya aku mengajak mu " Kata Nero berdalih, Padahal dia memang sengaja menunggui Viola pulang dari tempat kerja nya.
Viola hanya mengangguk tanda mengerti, dia paham Nero adalah orang asing yang baru dikenal nya kemarin, tapi ketika bersama Nero dia tau satu hal yaitu dia tak merasa bahwa dirinya sedang terancam.
Hari itu mereka menghabiskan waktu berdua, dengan jalan jalan di taman,makan di restoran dan berkeliling dengan mobil mewah nero, Viola sangat bahagia hari itu, senyum nya merekah seakan dia lupa bahwa hari telah semakin sore
Nero melihat ke arah jam tangan nya, " Sial..mengapa waktu berjalan begitu cepat " gumam nya dalam hati
Mau tak mau diapun harus mengantar pulang viola.
" Hari ini begitu menyenangkan, terimakasih " Ujar Viola dengan memberikan senyuman termanis nya
Tanpa disadari Pipi nero bersemu mendengar penuturan itu, terlebih lagi dengan ia melihat wajah Viola yang begitu cantik tersenyum ke arah nya.
Ya semua tahu Viola adalah gadis yang sangat cantik, hingga supir dan pengawal Nero saja tak mampu mengalihkan pandangan mereka dari gadis kecil itu.
" Ya sama sama " Balas Nero singkat .
Viola pun hendak keluar dari mobil, tiba-tiba Nero menahan nya seakan belum mau berpisah dengan nya. " Eh Viola.. Aku yang berterimakasih untuk hari ini " Ujar Nero, Entah kenapa, Tangan Nero langsung memegang Pipi Viola dan mengecup kening Viola dengan cepat. " Pulang lah " Ujar Nero
Viola bengong, dengan wajah yang sudah memerah tak karuan, Ia hanya mengangguk dan keluar dari mobil nya.
Viola pun berjalan menuju ke arah apartemen nya dan ketika hendak sampai di pintu utama apartemen nya, Viola melambaikan tangan ke arah mobil Nero.
" Lebih baik kau tutup mata keranjang mu itu " Ujar Nero kesal kepada supirnya yang seakan terhipnotis melihat Viola melambaikan tangan.
" Ma..M..Maaf tuan muda " Supir itu gagu sekaligus takut kalo tuan nya itu akan marah
__ADS_1
" ck.. Kita pulang " Kata Nero dan di balas dengan anggukan kaku pak supir.