Interlude

Interlude
Cinta Para Penyintas Abadi 2


__ADS_3

Rapa Wuulaa


Awalnya dia dikenal sebagai Gadis Berambut Perak. Berkelana hingga ke jaman beku lima mencari keturunan dari leluhur Gunung Batu Bulan yang masih tersisa. Tidak terhitung lagi perjalanannya ke lubang hitam, menjelajahi ruang dan waktu dalam misinya itu. Dalam suatu jaman.. dia memperoleh informasi dari para penghuni liar yang tinggal di pasar hitam lorong waktu. Diketahui jika makhluk yang sama dengannya mendiami suatu tempat di wilayah Selatan.


Rapa Wuulaa berkelana ke wilayah selatan dan memasuki jaman beku ke empat. sekitar 400 ribu tahun yang lalu. Keterangan itu tidak benar.. walaupun tidak sepenuhny salah. Mereka hanya menyerupai kerabatnya. Tapi asal usul klan mereka tidak ada hubungannya dengan asal usul leluhurnya. Meakipun demikian Rapa Wuulaa diterima sangat baik disana. Bahkan selama ribuan tahun dia bahkan dipuja dan diagungkan sebagai dewi keberutungan.


Dia jatuh cinta kepada penguasa Selatan. Seorang Raja yang memerintah dengan sangat adil dan bijaksana. Juga Tampan dan sangat sakti. Sang Raja juga mengagumi Rapa Wuulaa..laki-laki mana yang tidak akan jatuh hati pada gadis seindah dirinya.. Raja Selatan pun demikian. Sayangnya.. cinta mereka harus dipendam dan kandas. Raja Selatan hanya bisa memiliki satu isteri, wanita wanita dalam harem adalah para selir yang siap menunggu panggilan melayani raja bila Sang Raja berkenan. Rapa Wuulaa tentu saja tidak pantas menjadi selir. Dia lebih berupa seorang dewi bagi penghuni Kerajaan Selatan. Rapa Wuulaa mencoba bertahan, menunggu hingga sang Raja dapat membuat peraturan yang menguntungkan hubungan mereka. Tapi upaya itu gagal karena campur tangan dari Sang Permaisuri yang tentu saja tidak akan tinggal diam mengetahui kedudukannya sedang terancam.


Sang Permaisuri membuat makar dan kemudian mengakhiri Keabadian Sang Raja dengan sangat rapi, seolah Raja menemui kebinasaan dalam tidur yang lelap dan bahagia. Dan Permaisuri mengangkat keturunannya sebagai pengganti raja yang mangkat.


Rapa Wuulaa sangat bersedih dan dalam kesedihannya, kekuatanya semakin sempurna dan rambutnya berubah menjadi berwarna perak. Dia memilih hidup menyepi dan menjadi legenda selama ribuan tahun di wilayah Selatan. Dalam kesedihan dan merana dia kembali melanjutkan misi awalnya, mencari kerabatnya yang selamat dari kebinasaan. Dia hanya sangat ingin tidak kesepian.. dan tidak sendiri.


Tapi cinta baginya tinggal kenangan... keinginannya untuk menemukan kerabatnya dan melangsungkan kehidupan abadi Klan Gunung Batu Bulan lebih kuat dari kerinduanya akan cinta, perhatian dan memadu kasih. Rapa Wuulaa telah bertekad, bahwa hanya keturunan dari klannya yang akan mendapatkan cintanya dan tidak akan menolak dirinya. Jika saja dia dapat menemukan satu saja yang masih bertahan hidup dari mereka.


Kini harapannya untuk bertemu kerabatnya semakin terbuka, kekuatan yang diterimanya pada purnama ke sepuluh dipuncak Gunung Batu Bulan telah membuka pintu yang dapat menghantarnya menemukan kerabatnya dalam lubang hitam dan penjelajahan ruang dan waktu. Rambutnya yang kini berwarna keemasan membuatnya akan mudah dikenali sebagai keturunan pertama leluhur gunung batu bulan oleh para kerabatnya yang bertahan hidup dengan menyembunyikan identitas mereka rapat rapat.


Sebagian besar diantara mereka binasa karena telah tertipu oleh banyak pihak yang mengaku sebagai kerabat mereka. Pada kenyataannya pihak pihak itu hanya berniat mengambil semua keuntungan yang mereka dapat peroleh dari keturunan penghuni abadi Gunung Batu Bulan. Para keturunan penghuni abadi Klan Gunung Batu Bulan memiliki kemampuan khusus yang dapat merubah batu karang menjadi berlian hanya dengan menyentuhnya. Atau menggenggam pasir dan merubahnya menjadi serbuk emas disela sela jari mereka. Klan yang mampu merubah apa yang mereka sentuh menjadi batuan dan mineral bumi yang tidak ternilai harganya. Sayangnya keabadian mereka adalah sebagai gantinya.


Kini para keturunan abadi Klan Gunung Batu Bulan hidup diantara penghuni fana, melebur dan membaur hanya untuk menyintas keabadian. Bersembunyi dari makhluk serakah dan tamak yang merupakan predator bagi keabadian mereka.


Verna


Prajurit terbaik kedua dari Istana Kerajaan Laut. Menyintas lima jaman beku dengan kisah suram dan kelam. Seperti makhluk abadi laut yang lainnya. Hidup kemana arus laut dan arah angin membawa mereka. Mereka bahkan membanjiri banyak daratan di awal jaman beku lima. Dan banyak menemukan makhluk abadi bumi dan langit yang tidak bersahabat.


Dalam bertugas sebagai prajurit penjaga keamanan dalam dan luar Kerajaan Istana Laut, dia lebih banyak berurusan dengan bangsanya sendiri. Makhluk abadi kerajaan laut lebih dianggap sebaga "pengganggu" terhadap stabilitas hubungan antar tiga kerajaan abadi terakhir di jagat raya. Itu juga yang menjelaskan banyaknya makhluk abadi laut yang menjadi penghuni pasar hitam di lubang hitam dan lorong waktu yang gelap.

__ADS_1


Seperti halnya Vrom dia juga memadu kasih dengan sesama penghuni abadi Istana Kerajaan Laut. Dikenal sebagai Kapten Bajak Laut yang paling ditakuti di seluruh kerajaan laut, bumi dan langit. Tidak ada yang mau berurusan dengan Vada dan anak buahnya. Mendengar namanya saja para penghuni abadi lain akan bergidik. Dalam sejarah penghuni abadi laut, bumi dan langit, tidak ada yang membinasakan keabadian dan kefanaan sebanyak yang dilakukan Vada dan anak buahnya dalam lima jaman beku.


Tapi Verna jatuh cinta pada laki laki perkasa itu dalam perburuannya untuk menangkap Vada Si Bajak Laut Pamungkas dan Kelompoknya yang bengis. Perburuan yang menjadi kisah permusuhan abadi kucing dan tikus berlangsung dalam ribuan tahun. Perburuan yang membuat Verna dan Vada terhubung dalam ikatan misterius yang menjadikan mereka saling membutuhkan dalam cara yang sukar dipahami bahkan oleh mereka berdua.


Dalam berjuta momen duel dan pertempuran mereka, adalah momen yang selalu mereka nantikan tanpa sadar. Bukan karena dendam membara untuk saling menghancurkan keabadian, tapi karena merindukan pertemuan itu. Mereka memupuk cinta dengan cara mereka sendiri, tidak untuk dipahami, tetapi untuk dijalani dan dinikmati selama mungkin.


Bahkan dalam keabadian, akhir adalah keniscayaan, seperti halnya penghuni fana. Kisah cinta unik Verna dan Pemimpin Bajak Laut terhoror dalam kisah penghuni abadi, juga harus berakhir. Verna bersedia menjadi ibu pengganti dalam suatu jaman untuk meningkatkan ilmu kanuragannya. yang diyakini akan dapat mengalahkan Vada. Laki laki yang menjadi target misi dan sekaligus cinta uniknya harua dihentikan pergerakaanya secara total. Tidak ada ampun lagi bagi Vada dan sekaligus perintah itumerupakan ultimatum bagi Verna.


Menjadi ibu pengganti bagi sepasang suami isteri fana, yang dengan usaha gigih berhasil menembus Istana Kerajaan Laut. menjadi syarat untuk meningkatkan kesaktian Verna, Dia menjadi ibu pengganti bagi Pambudi. Laki laki awal 40 an yang terlihat lebih matang dari Verna dalam wujud Aira. Bentuk cinta lain dirasakan Verna. Dia mencintai kehidupan yang tumbuh di dalam rahimnya hari demi hari. Cinta yang dirasakan kali ini membuai jiwanya, mesra dan syahdu. Jika selama penjelajahan abadinya dia lebih banyak membinasakan dan memenjarakan keabadian. Maka kali itu berbeda. Dia memelihata kehidupan yang tumbuh dalam dirinya dan mempersiapkan kelahirannya ke dunia fana.


Sebagai imbalannya Verna menjadi jauh lebih sakti dan kali ini tidak terkalahkan. Vada akhirnya bertekuk lutut setelah duel panjang dan melelahkan. Verna bahkan tidak merasakan lagi getar cinta yang dulu bagai candu terhadap Vada dalam pertemuan mereka kali ini. Cinta Verna telah mendamba terhadap bayi mungil tampan,lucu dan menggemaskan yang dilahirkannya. Dan Verna tidak sabar ingin segera menemui bayi itu setelah mengetahui ibu biologisnya pada akhirnya tidak dapat lagi bertahan dari kanker otak yang mencapai tahap terminal.


Vada dan seluruh anak buahnya mengakui kekalahannya dan menjadi tawanan abadi Istana Kerajaan Laut. Dia menantikan ucapan perpisahan dari Verna. Tapi Vada harus menelan kekecewaan yang konon merupakan penyebab keabadiannya berakhir lebih cepat dari dugaan banyak pihak di kerajaan laut.


Selama tiga tahun Verna menjadi baby sitter untuk bayi Pambudi dan dia harus meningalkan bocah itu tepat diusianya yang kelima. Sebuah perpisahan yang tidak diduga telah menimbulkan kekosongan dalam jiwa abadi Vania. Dia mengisinya dengan menjalankan tugas tugas dari badan intelijen Istana Kerajaan Laut. Dia berkelana selama beberapa tahun. Dan tiba tiba tergeletak tidak sadar di depan pintu ruang kantor Pambudi yang kini telah menjadi seorang laki laki dewasa tampan yang kharismatik dengan kesuksesan yang membuat iri rival rivalnya dan menjadi pujaan para gadis.


****


Kisah cinta para penyintas keabadian tidak berbeda dengan para penghuni fana. Penuh liku, mendebarkan, mengesankan bahkan epik yang berakhir bahagia dan juga sendu. Tidak terhitung kisah cinta yang tersaji dalam berbagai era dan jaman. Kisah kisah yang menggugah dan mengaduk perasaan, sekaligus menjadi impian para penghuni fana juga penyintas keabadian


Juga tidak sedikit kisah cinta yang berakhir pilu bahkan tragis.. kisah yang dilakoni dan menjadi takdir para penghuni fana. Tetapi kisah kisah itu telah menyintas keabadian bahkan menjadi legenda seperi para penghuni abadi yang menyintas zaman dan terus hidup sampai keabadian mereka binasa. Bergabung dalam kungkungan debu asteroid yang semakin lebar dan pekat di jagat raia


****


Pambudi

__ADS_1


Dia fana dan sebatang kara dengan aset dan warisan yang tidak akan habis dalam tujuh era kehidupan. Dalam suatu garis takdir dia terhubung dengan keabadian, karena terlahir dari rahim seorang penyintas abadi dari Istana Kerajaan Laut. Darah yang mengaliri tubuhnya unik, seunik jalan hidupnya.


Cinta pertamanya pergi secara tragis, seorang gadis yang dikenalnya di tahun kedua masa perkuliahan. Gadis itu seorang penulis freelancer. Hidup dan menghidupi dua adik dan ibunya dari menulis dan bekerja serabutan. Wajahny biasa saja, tapi cukup manis. Kegigihannya telah membuat Pambudi jatuh hati.


Pambudi telah dikenal sebagai enterpereneur muda yang bermasa depan cemerlang di usia 24 tahun. Dia telah menjalankan beberapa anak perusahaan milik perusahaan besar ayahnya. Itu hanya sebagai latihan baginya menuju suksesi. Puluhan start up dan lembaga usaha mikro berada di bawah kendalinya. Gadis itu Alina ditugaskan untuk mewawancarainya untuk menjadi headline koran digital tempatnya magang. Dan itu ujian terakhir untuk Alina dari redakturnya.Jika gagal maka kontraknya tidak akan diperpanjang.


Alina bukan tidak berbakat, justru sebaliknya. pikirannya revolusioner sekaligus visioner sejati. Setidaknya itu kesan yang ditangkap oleh sang redaktur. Tapi gadis itu terlalu idealis untuk masa yang begitu oportunis. Dia lebih baik berjalan berhari hari untuk mencari data dari sebuah konten yang bagi anak muda seusianya tidak menarik. Politik, intrik, penyimpangan dan skandal keuangan atau korupsi. Berbeda dari rekan wartawan lain yang mengejar berita artis figuran, mode terakhir atau gosip murahan yang cepat dan mempertahankan rating. Itu menyebabkan dia sangat jarang menerima bonus, tidak seperti rekannya yang bahkan sudah bisa menyicil mobil dari bonus bonus yang mereka terima.


Alina telah dua hari mengikuti kegiatan, tepatnya 'menguntit' dimana Pambudi berada. Ya siih.. Pambudi sedang menyelesaikan tesisnya dibtahun kedua di sebuah Universitas ternama, tapi dia ke kampus dengan sopir yang mengenakan setelan dan menunggu selama apapun dia berada di kampus itu. Alina juga sudah menitip kartu nama ke sopir Pambudi yang lumayan baik orangnya. Tapi panggilannya dan pesan ke ponsel Pambudi belum direspon.


Hari itu Alina nekat menunggu bersama Si Sopir.. hampir 4 jam saat matahari menjelang sore, akhirnya Pambudi keluar juga dari gedung rektorat.


Alina tidak membuang kesempatan langsung menghampiri Pambudi, memperkenalkan diri, menyodorkan kartu nama dan memberitahukan kalau pesan yang dikirimnya belum dijawab Pambudi. Tanpa memberi jeda dan alasan agar Pambudi bisa berkelit darinya.


"Saya harus ke sebuah meeting, dan seharian belum sempat makan. Jadi saya belun ada waktu untuk wawancara. " tolak pambudi halus dan berusaha menyelinap secepatnya ke dalam mobil.


Tapi Alina sudah bertekad, layaknya ini adalah kesempatan terakhirnya, sekarang atau tidak akan ada lagi waktu lain.


"Kalau begitu sama Mas, saya juga belum makan seharian. Saya bisa mewawancarai mas dalam perjalanan menuju ke tempat makan atau meeting. I Janji saya akan berusaha tidak mengganggu. " Dan langsung menyelinap masuk ke dalam mobil Pambudi lebih dulu. Mengambil posisi duduk dibelakang sopir, dan mempersilahkan Pambudi duduk disebelahnya sambil tersenyum lebar. Si Sopir terbelalak dan menyadari telah kecolongan dalam melindungi kenyamanan tuannya. Dia tidak bisa mengantisipasi situasi seperti yang di lakukan gadis nekat itu.


Pambudi "menyerah" dan masih terpana oleh kelakuan Alina. Dia juga masuk dan mencoba duduk dengan nyaman. Dia belum pernah duduk berdampingan dengan seorang gadis di dalam mobil dan dimanapun. Dia melotot kesal saat menangkap senyum kecil si Sopir lewat kaca depan.


"Ke tempat makan biasa Pak.. "perintahnya setelah berhasil menguasai perasaannya yang sedikit "terguncang" dan takjub. Alina tidak memberikan banyak kesempatan untuk Pambudi mencerna dengan baik situasi saat itu. Setelah memperkenalkan diri seperlunya dia langsung mengajukan pertanyaan yang sudah sekian lama dipersiapkannya.


Hingga mereka memasuki halaman parkir sebuah restorant yang terlihat chic dan chozy dari luar.

__ADS_1


__ADS_2