Interlude

Interlude
Cinta Para Penyintas Abadi 1


__ADS_3

Vrom


Tidak ada yang tidak mengenal Vrom. Dia telah menjadi idola para wanita istana Kerajaan Laut selama empat jaman beku. Bahkan dia juga diam diam dikagumi penghuni abadi di kerajaan bumi dan langit.


Rumor yang masih sering dibicarakan diantara para pengagum rahasianya adalah dulu dia pernah memiliki cinta sejati. Karena sebuah kesalahan yang tidak termaafkan, keabadian cintanya itu berakhir dan menjadi debu asteroid diangkasa.


Sejak itu Vrom dikenal sebagai lelaki dingin, dan hanya mengencani wanita yang ditemuinya dalam lorong waktu dan dalam penjelajahannya yang tidak pernah berakhir.


Benarkah demikian. Bagaimana pria gagah perkasa itu dapat bertahan tanpa cinta. Vrom menyimpan kisahnya sendiri. Hanya segelintir temannya yang mengetahui kisahnya. Vayas adalah gadis pujaan hatinya. Dia mengenalnya dalam salah satu tim kerja yang menggabungkan prajurit keamanan nasional dan Intelijen Istana Kerajaan Laut. Kesuksesa tugas tugas yang mereka lakukan menjadikan mereka tidak terpisahkan. Hingga tugas penyamaran yang menugaskan mereka menjadi pasangan suami isteri di bumi. Dalam beberapa penjelajahan waktu dan ruang mereka terpisahkan selama berabad. Dan bertemu sebagai lawan tanding dalam jaman beku ketiga. Vayas menjadi ratu yang menguasai bumi belahan utara dan menjadi sangat berkuasa, bengis juga kejam. Kekuasaan yang diperolehnya dalam penyamarannya telah menjadikannya lupa akan tugasnya. Dia menikahi salah satu klan penguasa abadi kerajaan bumi. Dan mewarisi kekuasaan di klannya setelah suaminya itu menjadi debu asteroid secara misterius.


Vrom ditugaskan untuk membawa kembali Vayas ke Kerajaan Laut untuk diadili dengan hukum laut. Selama pengembaraannya ini adalah tugas terberat yang pernah dilakukan Vrom. Dia telah puluhan ribu tahun terpisah dari Vayas dan saat bertemu kembali dia bertugas membawa wanita yang dicintainya itu untuk di adili.


Kenyataan itu belum seberapa jika dibandingkan reaksi Vayas saat bertemu dengannya. Vayas membencinya, menyalahkan Vrom atas apa yang terjadi padanya. Vayas telah menjadi penyintas abadi yang sama sekali berubah. Vrom tidak dapat lagi mengenali Vayas kekasihnya. Wanita itu dipenuhi amarah, dendam,nafsu membinasakan dan menjadi dewi kematian bagi siapa saja yang menghalangi keinginanya.


Vayaz menjadi penyebab banyaknya keabadian yang berakhir secara semena mena dibelahan utara bumi. Membuat Kerajaan Laut harus bertindak tegas. Vrom hampir binasa dalam upayanya membawa Vayas ke pengadilan laut. Wanita itu menjadi sangat kuat dan digdaya serta tanpa ampun. Bagi Vayas Vrom sudah binasa dan dia tidak perduli akan kehadiran Vrom.


"Kamu sangat terlambat Vrom.. aku sudah rusak dan hancur dalam mencarimu.. aku tidak bisa diperbaiki lagi.. bahkan aku memohon untuk berakhir di jaman beku ini.. tidak ada lagi tersisa dariku.. " Ucapan Vayas saat Vrom mengingatkan akan cinta mereka..


Vrom seketika menyadari bahwa keabadian dapat membunuh jiwa.. juga cinta. Vayas mendapat vonis binasa dalam pengadilan laut yang singkat. Dia bahkan menolak ditemui Vrom disaat terakhirnya. Vrom menghormati keinginan terakhir Vayas dengan hati yang hancur berkeping dan kemudian membeku.


Butuh ribuan tahun bagi Vrom untuk sekedar pulih setelah mengembara di lubang hitam dan membuat beberapa masalah d kerajaan Bumi, Laut dan Langit. Mencari bayangan Vayas. Mengencani semua gadis dan wanita fana yang ditemuinya terlahir serupa Vayas. Vrom seolah terlahir kembali saat memasuki jaman beku kelima. Jiwa abadinya telah lelah mencari bayangan Vayas. Di satu titik dia memustuskan dan menyadari bahwa pencariannya harus berakhir dan disudahi. Vrom kembali menjadi idola dan pembicaraan para wanita abadi di tiga kerajaan. Tidak sedikit yang mendambakan perhatian dan jika mungkin menjadi pelabuhan cinta abadi Vrom.


Termasuk Sangia dan Watu Ute..


Sangia


Sejak keabadianya bermula di akhir jaman beku pertama, Sangia sudah merasa kalau dirinya berbeda dengan prajurit kerajaan langit yang lain. Dia dapat memasuki kerajaan bumi dan laut tanpa penolakan dari partikel dasar penyusun bumi dan laut. Melewati portal ruang pemisah antara bumi,langit dan laut tanpa rintangan. Sementara tidak sedikit prajurit abadi langit telah binasa dalam upaya yang sama.

__ADS_1


Kenyataan lain yang membuatnya berbeda adalah sayapnya yang terus tumbuh semakin lebar dan kuat. Guratan dari salah satu bulu sayapnya dapat memenjarakan jiwa abadi bukan hanya jiwa abadi penghuni Kerajaan Langit, tetapi juga jiwa abadi penghuni Kerajaan Bumi dan Kerajaan Laut. Hal yang tidak bisa dilakukan oleh prajurit langit yang lain.


Dan perbedaann menyoloknya yang terakhir dan berusaha ditutupnya rapat rapat adalah kemampuannya menyerap ilmu kanuragan dari makhluk abadi Kerajaan Bumi dan Kerajaan Laut. Membuatnya tidak terkalahkan, tidak terkejar dan tidak ada yang mau berurusan dengannya secara sukarela.


Meskipun sangat berbahaya, tapi tidak sedikit pria abadi hebat dan digdaya dari tiga kerajaan yang menaruh hati padanya. Dalam menjalankan tugas yang mengharuskannya memasuki lubang hitam dan menjelajahi ruang dan waktu. tidak terhitung berapa kali dia telah menikah dengan penghuni fana bumi, langit dan laut. Keturunanya telah menjadi pemimpin disetiap abad. Tapi tidak ada yang tahu cinta sejatinya, tidak ada yang pernah mendengar hubungan asmaranya dengan sesama penyintas abadi.


Dia tidak memiliki teman dekat. Semuanya sebatas urusan pekerjaan. Dia tahu jika kelebihan kelebihan yang dimilikinya terekspose maka keabadianya terancam bahaya. Hanya seorang penyintas abadi yang mengetahui dirinya sangat dekat lebih dari yang diinginkannya. Pimpinan prajurit Kerajaan Langit sekaligus mentornya Lamoa Api. Sangia bukan tidak tahu jika Lamoa Api menaruh hati kepadanya sekaligus memujanya. Perlakuan khusus, bantuan dan kejutan kejuta kecil dan manis yang diterimanya dari Lamoa Api. Sangat jelas menunjukkan bahwa pria itu sangat menyukainya.


Sayangnya bagi Sangia, Lamoa Api tidak lebih dari seorang mentor dan kakak yang tidak pernah dimilikinya. Lamoa Api bersabar dan menjaga rasa yang dimilikinya hanya untuk Sangia melewati empat zaman beku. kenyataan yang sering membuat Sangia tertekan dan merasa iba pada Lamoa Api. Tapi Laki laki itu benar benar seorang kesatria dan teguh pada pendiriannya, I sangat pantas menjadi pemimpin prajurit kerajaan langit seperti leluhurnya terdahulu. Dan Sangia menyimpan Lamoa Api secara khusus dalam hatinya. Bukan sebagai pencinta tapi lebih sebagai orang yang akan diperjuangkan dengan seluruh kemampuan yang dimilikinya.. saat waktunya tiba.


Diam diam Sangia menyukai Vrom sejak duel pertama mereka di awal jaman beku kedua. Dia merasakan kehangatan dalam jiwa Vrom saat itu. Dan dia menyukainya. Bahkan mengidamkan kehangatan itu. Saat itu Vrom sedang memadu kasih dengan cinta abadinya Vayas. Dalam duel duel mereka yang selalu dimenangkan Sangia, Sangia hanya akan sedikit melukai laki-laki itu, dan lmeninggalkannya dalam sebuah kotak hitam yang akan terlihat seperti kurungan, tetapi sebenarnya adalah untuk memulihkan tenaga Vrom. Dan bagi Sangia kesempatan untuk berduel dengan Vrom adalah moment yang selalu membuat hatinya berdebar dan exciting. Tidak jarang dia malah menciptakan konflik yang tidak dapat menghindarkan duel diantara mereka.


Sangia menyimpan perasaanya kepada Vrom seperti candu bagi jiwanya. Dalam perasaan 'terasing'di Kerajaan Langit dia menemukan pelarian yang menghangatkan jiwanya. Dia juga tidak perduli saat Lamoa Api mengkritik kerjasamanya yang terlalu intens dengan para prajurit Kerajaan Laut dan Kerajaan Bumi.


Sangia sibuk menjelajah lubang hitam, melintasi ruang dan waktu hingga jaman beku kelima, dimana dia mendapati Vrom yang telah kembali dari keterpurukan yang dalam karena Vayas cinta sejatinya berakhir tragis.


***


Vrom hanya melihat kemarahan dan kesedihan mendalam cenderung mematikan dalam diri Sangia. Sangia memiliki struktur unik sebagai penyitas keabadian, dia hanya akan terbaca saat dalam keadaan lengah dan lemah. Selain itu dia bagai sebuah tembok firewaal yang tidak dapat ditembus oleh apapun.


Dada Vrom berdesir saat Sangia menutup wajah indahnya ke dada Vrom. Sangia menangis dengan caranya. Langit seketika bergemuruh dan awan hitam menggulung tebal dan cepat bersama badai yang meniup dahsyat. Laut bergolak tidak kalah hebatnya.. ombak menggulung setinggi gunung dan mengamuk menghantam daratan dan gunung. Vrom tidak boleh membiarkan hal ini berlangsung lama. Tapi bagaimana dia dapat menghibur Sangia. Perempuan itu menerima pukulan telak sepanjang pengembaraannya, sebuah pukulan yang tidak akan dibayangkan akan terjadi pada siapa saja penyintas keabadian.


"Tolong.. kuasailah dirimu.. lihat yang sudah kamu lakukan. " Vrom membujuk sambil. membelai rambut indah Sangia. Sangia tersadar dan mengakhiri tangisnya yang telah membuat alam berduka bersamanya. Dia menyandarkan separuh tubuhnya ke dada Vrom. Berdua mereka memandang ke batas cakrawala menukmati kesunyian alam yang telah hening setelah amukan dahsyat berhenti bersama Sangia yang telah berhasil menguasai dirinya.


"Mungkin keabadianku hanya sampai disini" Sangia menggumam. Vrom merasakan sesuatu menusuk ke dadanya. Membuatnya memikirkan lima jaman beku yang telah mereka lewati.


"Aku tidak percaya kamu mengatakan hal seperti itu." Vrom mengatakannya dengan pahit. Jika dia berada dalam posisi seperti Sangia, maka dia lebih tidak memiliki alasan untuk terus menyintas keabadian.

__ADS_1


"Aku kehilangan tujuan, juga alasanku untuk bertahan, mereka dengan kejam telah merenggutnya. Jadi keabadian ini harus diak... " Ucapan Sangia yang mulai emosional oleh kemarahan dan kesedihan tidak selesai. Bibir Vrom telah menimpa bibir indah Sangia yang mulai bergetar menahan tumpahan rasa keterasingan yang membunuhnya perlahan. Vrom tidak membutuhkan alasan untuk itu. Sangia membutuhkan dirinya, dukungannya. Wanita ini membutuhkan alasan untuk tidak binasa dan kembali menyitas keabadian. I ppJipeqq itu harus bersamanya maka Vrom sama sekali tidak keberatan. Dia memuja Sangia dan bersama sang pujaan hati selama mungkin adalah impian setiap pencinta.


Sangia menyadari bahwa Vrom menawarkanya alasan untuk terus menyintas keabadian. Alasan yang diidamkanya, perasaan hangat yang sela


lu dirindukannya. Dia melepaskan dekapan Vrom, memandang wajah pria itu dengan mata birunya yang bening dan hidup. Ahh.. mimpinya menjadi kenyataan dengan cara yang epik. Terhapus dari sejarah abadi langit untuk menemukan kehangatan yang diimpikannya. Kehangatan yang telah membuatnya


bertahan dan menyintas keabadian.


Watu Ute


Watu Ute tidak pernah kesepian dari perhatian dan cinta. Dia akan mencari dan sangat tahu cara mendapatkan apa yang diinginkannya. Dia penyintas keabadian dengan typical bumi yang kental.. penuh warna dan seperti bunglon. Dia mampu beradaptasi untuk memperoleh keinginannya atau sekedar bertahan hidup. Dan dia mampu menyerap informasi apa saja hingga dunia hitam yang paling kelam. Walaupun kesalahan fatal yang pernah diperbuatnya telah membawanya berada sangat dekat dengan kebinasaan. bahkan bumi pernah menolaknya. Watu Ute seperti penjelmaan dari kupu kupu, makhluk fana yang tidak akan punah dan berakhir. Selalu dijumpai para penyintas keabadian di setiap jaman beku.


Kepergian Sangia bersama Vrom, telah menjelaskan dimana posisi Watu Ute dalam hubungan mereka bertiga. Vrom tidak pernah benar mempercayai Watu Ute,tentu saja dia tidak akan menyimpan cinta padanya. Tapi Watu Ute juga memimpikan Vrom seperti wanita lain. Dan kini dia harus melupakan mimpinya itu. Watu Ute menyadari sejak awal dia tidak memiliki peluang untuk menjadi pilihan Vrom.


Seperti halnya penghuni fana, Watu Ute sangat paham bahwa tidak setiap keinginannya akan terwujud menjadi nyata... selama apapun itu. Bahkan setelah lima jaman beku berlangsung. mungkin dia bisa meniru kehidupan Afrodit.. dewi kecantikan dan seksualitas dalam mitologi Yunani.. dia bisa memiliki banyak kekasih dan tidak perlu memperjuangkan satu cinta yang peluangnya hampir tidak adal. Tersedia jutaan kemungkinan yang bisa dilakukan WatuUte dalam menyintas keabadian.


Satu hal yang pasti yang diimpikannya saat ini adalah cinta menghampirinya. Sudah cukup upayanya mengejar cinta. Berapapun cinta yang datang akan direngkuhnya. Dia punya cukup waktu untuk setiap cinta. Dan dia bisa menjadi apa saja dan berada dimana saja untuk cinta cinta itu. Bumi perlu banyak cinta untuk bertahan, bahkan bila itu ternyata semu.. tidak masalah bagi Watu Ute. Dia oportunis, satu sifat klasik bumi yang menjadi "kutukan" bagi penghuninya.. fana dan abadi hanya soal waktu..


***


" Jangan berpikir untuk kasihan padaku.. " ujar Watu Ute sarkatis.. ke arah Rapa Wuulaa yang memandangnya dengan tatapan kosong.


" Aku sudah melupakannya.. "lanjutnya.


Rapa Wuulaa tidak perlu berucap. Watu Ute tidak akan cocok dengan Vrom.. karakter mereka saling bertolak belakang. Bukan hubungan baik yang akan terjalin.Justru sebaliknya.. intrik, saling menyakiti secara psikis dan berujung pada kebencian yang berbahaya. Rapa Wuulaa telah menyaksikan kehidupan seperti itu pada jutaan pasangan. Tidak satupun yang berakhir bahagia.


"Baguslah.. kamu tidak perlu memaksakan diri" Rapa Wuulaa menimpali dengan tersenyum. Dia tahu kalau Watu Ute sudah memiliki banyak rencana dikepalanya, Perpaduan kecerdasan yang tidak terukur dan limit ego tidak terbatas... keunikan yang dimiliki Watu Ute dan terbukti telah berhasil membawanya menyintas keabadian hingga ke jaman beku lima.

__ADS_1


__ADS_2