Interlude

Interlude
Sangia dan Rahasia Hitam Istana Langit


__ADS_3

Jingga di Barat Bumi telah menyeruak, pertanda sebentar lagi cahaya matahari akan berganti hitamnya langit. Dan bulan purnama kesepuluh akan muncul, menandai akhir dari huru hara Tiga Kerajaan yang tersisa di jagat raya.


Bagaimana jagat raya dalam alam semesta? Dalam konteks keilmuan tidak ada yang dapat menjabarkanya dengan tuntas. Jutaaan premis tercipta dalam jutaan tahun. Tapi tidak ada yang dapat menjelaskan secara tuntas, semuanya parsial dan menjadi kemungkinan kemungkinan, yang hanya memperbesar tanda tanya setiap penghuni jagat raya yang memikirkannya.


Satu hal Yang pasti dan telah disaksikan, oleh para penghuni abadi di tiga kerajaan yang berhasil bertahan, adalah skandal dan rahasia hitam yang tercipta dari intekasi yang berlangsung selama jutaan tahun. Sebagaian mereka meyakini bahwa skandal , rahasia hitam dan busuk adalah yang membuat mereka bertahan. Walaupun pada akhirnya semua terjadi mengikuti aturan hukum alam semesta.


Sangia adalah saksi sejarah . Dia termasuk prajurit yang telah bertahan dalam jutaan tahun. Dan bukan tandingan yang sepadan dibandingkan dengan prajurit dari Kerajaan Bumi bahkan dari Kerajaan Laut sekalipun.


Sangia lebih dulu betada dalam.keabadian, sebelum istana bumi dan laut terbentuk. Sangia seperti bulan purnama, secara keseluruhan dia penjelmaan dari apasaja yang diimpikan setiap lelaki terhadap wanita. Menebar pesona yang tidak dapat ditolak. Sesama prajurit istana langit bersaing hanya menarik perhatian Sangia. Termasuk Lamoa Api yang Kepala Prajurit Langit yang juga pimpinan sekaligus mentor Sangia.


Tapi tidak ada yang "bisa" mendekatinya apalagi memilikinya. Sangia adalah prajurit langit spesial. Bukan karena kemampuan ilmu kanuragan yang sukar dicari tandingnya. Tapi dia memang unik. Perpaduan dari batu api yang terdekat dengan bintang paling terang dan asteroid terjauh dari pusat tata surya galaksi yang dikenal di tiga kerajaan. Sangia adalah anomali jika tidak bisa dibilang "kesalahan". Anomali yanh dibiarkan abadi oleh penguasa kerajaan langit. Dia tidak dimusnahkan bersama debu asteroid. Tapi menjadi monumen dari sejarah langit yang kelam dan hitam.


Sangia bukan keturunan murni Kerajaan Langit Bahkan penguasa langit tidak dapat mengambil tindakan atas apa yang telah dilakukan leluhur Sangia, Mereka percaya jika Sangia adalah cikal bakal terbrentuknya kerajaan langit dan bumi. Dan tidak boleh ada yang mengetahuinya, apalagi mencoba membahasnya dalam sejarah jagat raya. Atau semuanya akan kacau dan berubah menjadi debu asteroid. Tentu tidak ada yang ingin hal itu terjadi.


Sangia harus abadi dan tunggal. Potensinya untuk menjadi leluhur bagi sesuatu harus dieliminasi hingga ke titik nadir. Selain keuntungan yang diberikannya kepada kerajaan langit. Akhir dari keabadian Sangia juga yang paling dinantikan oleh sebagain penguasa langit secara diam diam. Kelompok ini meyakini jika Sangia bergabung dalam debu asteroid yang semakin pekat di jagat raya, maka kemurnia Kerajaan langit akan kembali dan beberapa bintang yang telah redup ribuan tahun akan kembali bersinar.


Pendapat sebaliknya muncul dari klan kerajaan langit yang merupakan bagian dari leluhur Sangia dalam berbagai versi. Bahwa keabadian Sangia adalah penentu dari bertahannya mekanisme jagat raya yang sedang berlangsung. Dan tidak ada yang gegabah memikirkan apalagi menebak ..apa yang akan terjadi bila keabadian Sangia berakhir.


***


Sangia....


Dia terbentuk dari benturan batu asteroid mega ton di jagat raya ratusan ribu tahun lampau. Serpihan yang menggabungkan jutaan unsur yang berinteraksi layaknya bom waktu. tarik menarik juga saling menolak dalam kungkungan debu asteroid yang mendorong serpihan itu mengkristal. Energibyang tercipta dalam sekian gaya dan daya yangvyerus beradu..membuat ledakan besar yang beruntun dalam berbagainkekuatan dan tekanan mega ton. melontarkan serpihan asteroid ke segala penjuru jagat raya.


Kekuatan maha dahsyat mengaturnya kedalam beberapa galaksi yang menciptakan kehidupan sendiri dan seiring waktu cahaya dan penjelajahan ruang yang tidak henti telah lebih dari jutaan bintang dan galaksi yang lebur ke dalam sabuk debu asteroid.


Tapi Sangia..menjaga kehidupan laut dan bumi dalam pemgawasannya. Dia tidak membiarkan dua kehidupan yang lahir dari bagian dirinya hancur dan lebur seperti benda jagat raya lain. Sangia mencintai laut dan bumi dan dia terus berusaha terlahir dalam setiap episode Laut dan Bumi yang telah berjalan ribuan juta tahun. Hanya segelintir orang penting di Kerajaan Langit yang tahu jika Sangia sebenarnya adalah penjaga Laut dan Bumi. Dia telah hadir dalam bernagai bentuk dalam melakukan tugasnya.

__ADS_1


Kali ini dia adalah gadis yang sempurna yang dapat dipikirkan oleh setiap orang untuk lukisan terindah dari seorang makhluk yang berjenis perempuan.


Bahkan Vrom yang telah berulang mempertaruhkan keabadiannya didepan Sangia. Dia tidak dapat menghapus gambaran kesempurnaan Sangia dari kepala yang dinginnya. Bukan .dendam yang membawanya berduel dengan Sangia. Tapi kerinduan melihat sosok yang diam diam menjadi pujaanyalah yang membuatnya bersedia berduel dengan prajurit terbaik kerajaan langit itu. Walaupun kesakitan dan kejatuhan harga diri harus dirasakannya berkali kali..dia tidak perduli.


***


Vrom berlari menuju gadis berambut perak yang berdiam dalam kesedihan dan kepasrahan akan misi terakhirnya yang berantakan. Gadis itu telah siap, menetapkan bahwa diapun akan segera lebur ke dalam debu asteroid angkasa bersama semua leluhur dan kerabatnya. Pengelanaanya akan segera berakhir dan dia akan dapat tenang melayang di jagat raya menunggu seluruh keabadian berakhir seperti yang lainnya.


Vrom harus menggali ingatan Pambudi akan masa kecilnya. jika dia dapat mengingat sosok Verna. Maka Verna dapat kembali dari Kerajaan Laut untuk bersama Vrom menuntaskan misi si Gadis Berambut Perak.


Vrom kini telah menjadi seorang psikiater terkenal yang selama ini rutin dikunjungi Pambudi. Telah tiga tahun Pambudi secara berkala mengunjungi Dokter Krisman. Seorang psikiater handal yang direkomendasikan dokter ahli sarafnya. Semua terjadi setelah dia mengingat banyak kejadian masa kecilnya yang silih berganti datang dalam mimpi mimpinya. Stress mental yang dialaminya dan gangguan kontrol amarahnya membuatnya harus mengunjungi psikiater secara rutin. Bos besar pemilik perusahaan tempatnya menjabat sebagai Vice president.. tidak ingin kecolongan atas akibat yang bisa saja ditimbulkan oleh stress yang dialami Pambudi.. dan secara bersamaan juga menganggap bahwa Pambudi adalah aset utama penting dan dia tidak boleh bekerja dilain tempat. Dia harus berada di bawah pengawasan perusahaan Bos Besar.


Pambudi cukup heran membaca meseenger dari Dr Krisman.. yang secara mendadak memanggilnya dengan alasan penting tentang kesehatannya. Selain kejadian hilangnya Verna yang dikenal Pambudi sebagai Aira.dalam gulungan ombak. juga kecelakaan kecil yang menimpanya di hamparan karang pinggir pantai. Pambudi tidak memiliki hal lain untuk diungkapkan. Tapi Pambudi tidak berniat menolak panggilan bertemu Dr Krisman walaupun secara mendadak. Dia sudah menganggap dokter yang wajahnya ramah dan simpatik itu sebagai seorang teman baik. Ada bagusnya juga dia bisa mengalihkan pikirannya dari tanda tanya besar atas kejadian kejadian aneh yang menimpanya.


Dr Krisman tidak banyak bertanya.. bahkan keheranan Pambudi dijawab Dr Krisman singkat.


Dr Krisman menyadari kalau penyampaiannya terlalu lugas, dan hampir tidak memperimbangkan perasaan cemas pasiennya.


"Maafkan aku Pambudi.. aku sedang dikejar waktu.. sampai lupa. kalau kamu baru mengetahui hal ini.


Pambudi mengangguk dengan senyum kecut.. tentu saja dia faham kecemasan Dr Krisman. Dia duduk di kursi yang biasa digunakannya pada sesi tanya jawab mereka. Pambudi sedang berpikir apakah sekarang waktu yang tepat untuk bercerita. Dengan ragu dia memandang Dr Krisman yang juga sedang memusatkan perhatian padanya. Seperti sedang mencoba membaca isi kepalanya.


" Kamu mungkin tidak akan percaya ini Kris.. juga mungkin saja ini tidak ada hubungannya sama sekali. " Pambudi kebingungan harus mulai dari mana untuk bercerita. Tapi ekapresi wajah Dr Krisman yang terlihat siap dengan apa saja, membuatnya menyerah dan menceritakan semua yang dialaminya dalam lima hari ini. Persis seperti yang diinginkan Vrom alias Dr Krisman.


" Apa yang membuatmu merasa kalau pernah mengenal gadis misterius kita si Nona Aira ini"


Dr Krisman mengajukan pertanyaan yang membuat Pambudi tertegun. Dia juga menyadari kalau belum pernah benar benar memikirkan perasaannya itu.

__ADS_1


Sementara bagi Vrom ini adalah jawaban penentu yang ditunggunya. Ayolah Pambudi.. kamu tidak akan tahu kalau kamu adalah mata rantai yang hilang ..sangat penting untuk membuat rantai ini utuh dan berfungsi.. Vrom alias Dr Krisman membatin dengan sabar.


"Aku merasa pernah mengenal wangi rambunya...itu tidak asing.. wangi itu kukenali saat usiaku 3 tahun. Ayahku pernah mempekerjakan seorang pengasuh perempuan.. wangi rambutnya pengasuh itu seperti wangi rambut Aira... " Pambudi sendiri tercegang dengan kesimpulan yang berhasil dirangkainya.


Vrom harus membuat Pambudi tertidur mendadak agar tidak jatuh pingsan.. melihat kemunculan Verna di ruang praktek itu. Seluruh ruangan berputar dan menerbangkan apa saja benda benda yang dapat dipindahkan dengan mudah. Verna kembali dari kungkungan Kerajaan Laut karena kehilangan ingatanya.


Ingatan Pambudi akan dirinyalah yang membawanya dapat kembali ke permukaan laut. Mereka pernah terhubung dalan satu ikatan.. Dialah ibu pengganti bagi Pambudi. Pambudi lahir dari rahimnya dan dia kembali mengasuhnya pada usia 3 tahun saat ibu Pambudi meninggal karena kanker yang menyerang ususnya. Verna diutus Istana Kerjaan Laut untuk menjadi seorang ibu pengganti.. guna meneruskan Silsilah Kerajaan Laut yang mulai punah karena keabadian yang semakin cepat berakhir.


Verna memberikan anggukan hormat pada Vrom dan bergantian menatap wajah Pambudi. Kini ingatanya telah pulih. Dia butuh Iris mata Pambudi untuk membuka kotaki i penyimpanan abu leluhur Gadis Berambut Perak yang tersimpan di perut bumi.


Vrom kini telah kembali menjadi dirinya juga Verna ..tidak ada yang akan mengira kalau dirinya adalah Aira. Rambutnya yang beraneka warna melambai indah dengan tubuh yang diturupi sisik emas berkilau, tombak trisula melekat pada tangan kirinya. Mereka mengapit tubuh Pambudi dan lenyap dalam kecepatan cahaya.. menjelajahi lorong waktu.


Sementara di Kejauhan diluar wilayah Kerjaaan Laut dan Bumi.. Sangia melayang menuju pulau Batu Bulan tempat akhir yang akan dituju Vrom, Verna dan Gadis Berambut Perak bersama abu leluhur pertamanya. Dia juga mengawasi Watu Ute gadis nekat dan licik yang terus mengawasi Gadis Berambut Perak yang tersedu di atas batu karang dengan deburan ombak yang pecah ganas di dinding batu karang itu.


Vrom dan Verna harus berbagi energi saat membawa Pambudi menjelajahi lorong waktu mencari jalan yang benar menuju inti bumi. Pambudi manusia biasa tanpa balutan energi dari Vron dan Verna pasti tidak ada yang tersisa darinya.


Sangia tersenyum simpul. Dengan sisa tenaga yang mereka miliki setelah kembali dari intibumi. Dia pasti dengan mudah dapat meringkus Vrom dan membawanya bersama gadis berambut perak ke tahanan sementara kerajaan langit, sekaligus menyelamatkan tiang istana kerajaan langit dari keruntuhan.


***


Tampaknya usaha Vrom dan Vania hampir berhasil.. iris mata Pambudi telah dapat membuka kotak penyimpanan abu leluhur gadis berambut Perak. Gelimbang laut membumbung tinggi.. langit menghitam dan guruh bersahutan.. menyambarkan kilat ke puncak puncak obak tertinggi. Kerjaan Laut dan Bumi telah menerima peringatan akan huru hara yang akan terjadi. Dalam ribuan tahun setelah zaman beku berakhir.. laut belum pernah bergolak seperti akan menenggelamkan apa saja dipermukaan bumi.


Watu Ute telah bersiap untuk menahan Gadis Berambut Petak agar tidak bertemu dengan Vrom dan Verna. Tapi gerakannya terlambat. Gadis itu menghalau ganasnya laut dan gelapnya langit.. menggunakan cahaya putih yang keluar dari kibasan rambut peraknya yang seketika memanjang dan membentang membuka jalan baginya menuju pulau batu bulan..


Sangia sudah menunggu disana.. tombak petir dan mahkota merah membara meteorit dikepalanya telah siap menyambut semua yang hendak menuju pulau batu langit. Sekali lagi jagat raya akan mempertaruhkan kelangsungannya. Sementara itu korban berjatuhan dari amukan gelombang laut dan muntahan meteorit yang menabrak beberapa bagian bumi. Badai menyapu beberapa kota dan gelombang laut telah menenggelamkan beberapa kota. Sementara beberapa letusan gunung dan longsiran tebing menimbun dan melenyapkan apa saja yang dilalui semburan debu vulkanik yang membumbung hitam dan panas ke angkasa.


Watu Ute susah payah menghalau semua yang menabrak dan melewatinya.. menyusul gadis berambut perak dihamparan cahaya putih yang membawanya melewati semua huru hara yang sedang terjadi. Watu Ute tidak tahu lagi apa yang hendak dicapainya.Dia tidak perlu lagi mengabdi kepada kerajaan manapun.dia telah siap untuk berakhir. Satu kebenaran yang tidak ingin disesalinya.. dia hanya ingin bertemu Vrom sebelum keabadian mereka berakhir. Vrom harus tahu rasa cinta Watu Ute padanya.

__ADS_1


__ADS_2