Islands: Zombie Apocalypse (Gacha)

Islands: Zombie Apocalypse (Gacha)
episode 2: Pembagian Tim


__ADS_3

sesampainya di kota, mereka disambut dengan suasana yang menyeramkan dengan bangunan-bangunan yang hampir runtuh, mayat-mayat yang tergeletak begitu saja di tanah, dan beberapa transportasi yang mati dan terbalik. Semua orang kecuali Roni kaget dan tidak bisa berkata apa-apa, mereka tidak menyangka masalah ini begitu serius.


Melihat kota yang sudah begitu hancur, Roni menduga wabah zombie ini sudah terjadi sejak lama. Anak-anak sangat ketakutan dan tidak bisa berhenti menangis dari tadi, Lily dan Kim yang coba menenangkan mereka pun tidak bisa kalau tidak ketakutan akan hidup mereka. Bahkan para lelaki yang bisa bertarung merasa tidak percaya diri setelah melihat betapa banyaknya mayat yang tergeletak


Selama hidup mereka, mereka selalu bergantung pada Roni. Ketika Roni percaya diri maka mereka tahu mereka aman namun, saat Roni kurang percaya diri, mereka pun ikut kurang percaya diri dan merasa tidak aman.


Sekarang Roni kurang percaya diri dan sangat berwaspada. Sebenarnya Roni pernah melihat beberapa Film tentang wabah zombie seperti ini sehingga ia sudah tahu garis besar apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak, hanya saja ini baru pertama kali ia mengalaminya secara nyata.


Sekarang mereka sedang berjalan di sekitar kota tanpa tujuan yang jelas


Lily: kita mau kemana ini?


Roni: cari suatu tempat yang bisa kita gunakan untuk beristirahat malam ini... Itu prioritas pertama kita sekarang


Daniel: bagaimana kita bisa menemukan tempat di kota yang sudah hampir hancur begini?


Roni: emang tidak bisa ketemu tempat senyaman di hotel sekarang tapi setidaknya aman dari para zombie


Tiba-tiba seorang anak perempuan kecil dengan rambut hitam pendek yang diikat 2 memegang celana Roni dengan erat sampai Roni berhenti berjalan. Anak itu bernama Maria, ia adalah anak paling muda yang hanya berusia 8 tahun. " Roni~ aku takut! " kata Maria dengan mata yang berkaca-kaca


" Maria... Shhh. kau akan baik-baik saja kok, aku akan melindungi mu " kata Roni mengendong Maria dan mengelap air mata yang keluar dari mata Maria. Mendengar perkataan Roni, Maria pun tenang dan menaruh kepalanya di pundak Roni. Seorang anak perempuan kecil dengan rambut coklat muda bernama Angel yang tadinya berjalan dengan Maria tidak mau kalah dengan Maria dan meminta Roni untuk menggandeng tangannya.

__ADS_1


Maria berusia 8 tahun dan Angel hanya lebih tua setahun dari Maria jadi tentu saja Roni menggandeng tangan Angel karena sekarang Angel dan Maria butuh banyak perhatian darinya.


Setelah berjalan cukup lama, mereka memutuskan untuk beristirahat di tepi jalan untuk sementara. Roni gunakan waktu itu untuk memikirkan pembagian tim agar nanti jika harus berpisah tidak akan ada yang bingung harus pergi dengan siapa. Mereka semua terdiri dari 4 petarung ( Daniel, Erick, Tom dan Roni ), 2 dewasa/remaja yang dapat melindungi ( Kim dan Lily ), dan 3 anak yang lemah ( Andrian, Angel dan Maria ).


Roni mencoba untuk membuat tim yang seimbang dimana setidaknya ada 1 petarung, 1 yang dapat melindungi yang lemah, dan 1 yang lemah. Roni merasa dirinya sanggup bertarung dan melindungi jadi ia menyisahkan 2 anggota timnya yang lain itu 2 dari anak yang paling membutuhkan perlindungan yang ketat yaitu Angel dan Maria sehingga berarti Andrian harus berada di tim yang lain.


Roni takut Andrian keberatan dengan itu jadi ia memastikannya dengan Andrian terlebih dahulu.


Roni: Andrian... Kau tidak apa kan kalau nanti jika kita harus berpisah kau tidak satu tim denganku?


Andrian: maksudnya dengan tim apa?


Roni: aku buat 3 tim yang ada 3 orang untuk lebih mudah saat nanti kalau berpisah, kalian sudah tahu harus pergi dengan siapa


Roni mengangguk


Andrian: emang yang satu tim sama kamu siapa?


Roni: Angel dan Maria. Mereka masih kecil dan tidak bisa lindungi dan jaga diri mereka sendiri. Mereka sangat membutuhkan aku saat ini. kau tidak apa kan? Kau kan lebih besar dari mereka, walaupun kau tidak bisa bertarung kau bisa jaga dirimu sendiri.


Andrian: ooh... yaudah kalau begitu gak apa deh

__ADS_1


Roni: terima kasih ya! Tenang aja, kemungkinan besar kau akan satu tim dengan Daniel


Andrian: ( senang mendengarnya ) baguslah! Daniel pandai bertarung!


Roni tersenyum dan lanjut memikirkan 2 tim yang lainnya. Hari menjelang sore, akhirnya mereka memutuskan untuk tetap beristirahat di tepi jalan tersebut. Saat semua orang sedang memakan makanan ringan, Roni memberitahu pembagian tim yang telah ia buat


Tim 1: Daniel, Kim, dan Andrian


Daniel adalah orang tertua dan terkuat di antara semua orang sehingga Roni percaya Daniel dapat bertarung dengan baik sendiri. Agar Daniel dapat fokus bertarung, Kim ditugaskan untuk Menjaga Andrian, Andrian juga sudah remaja dan dapat mempercayai orang lain selain Roni


Tim 2: Tom, Erick dan Lily


walaupun Erick lebih tua dari Tom, ia kurang berpengalaman dalam bertarung dan kekuatan Tom seorang juga kurang jadi tim ini satu-satunya yang memiliki 2 petarung. Roni percaya mereka berdua dapat bertarung dan menjaga Lily.


Tim 3: Roni, Angel dan Maria


Angel dan Maria masih anak-anak kecil yang polos dan yang paling membutuhkan bimbingan dan perlindungan yang lebih daripada yang lain sehingga mereka membutuhkan Roni yang memiliki pengetahuan bertahan hidup lebih daripada yang lain. Walaupun Roni tidak pernah bertarung selama hidupnya, ia dapat menggunakan pengetahuannya untuk menghindari zombie-zombie.


Erick dan Tom merasa pembagian timnya kurang adil karena di tim mereka tidak ada salah satu dari anak-anak dan di tim Roni hanya ada Roni seorang untuk bertarung dan melindungi anak-anak. " kau yakin kau bisa jaga 2 anak sekaligus?! " kata Erick dengan terkejut. " bukannya lebih baik kalau aku ikut tim kamu dan diganti dengan Maria atau Angel? " lanjut saran Tom


" awalnya emang mau begitu... Tapi aku tidak yakin Lily bisa jaga Maria atau Angel di saat ini. Angel dan Maria masih kecil, mereka tidak bisa berbuat apa-apa... Aku yakin satu-satunya orang yang paling mereka percayai sekarang itu aku. Mereka harus bersama denganku agar bisa tenang " jelas Roni. Lily cukup tersinggung tapi apa yang dikatakan Roni juga benar jadi ia tidak menyangkalnya.

__ADS_1


Mereka semua akhirnya setuju dengan pembagian tim yang dibuat Roni. Malam pun tiba dan mereka semua tertidur kecuali Roni. Roni tidak tidur untuk menjaga malam, berjaga-jaga jika tiba-tiba ada zombie yang datang, namun karena kemarin Roni kurang tidur Roni pun tertidur juga


...- Bersambung -...


__ADS_2