
Beberapa saat sebelumnya,
Di sisi Roni, ia sedang mencari timnya Tom bersama dengan Elisha, Maria dan Angel sambil mengobrol tentang diri mereka lebih dalam.
Elisha: jadi kau dengan beberapa orang ternyata... Tadi kalian harus berpencar ya?
Roni: iya... Zombie yang mengejar kita tadi banyak banget
Elisha: oh... iya lebih baik berpencar daripada nanti malah mati. ( sadar Roni mempunyai alat pelacak ) itu alat pelacak bukan?
Roni: oh... Iya, ini alat pelacak... Aku gunakan untuk menemukan yang lain dengan mudah
Elisha: wah! Beruntung sekali, kau bisa menemukan sebuah alat pelacak dengan pelacak nya tapi kenapa harus pakai di orang kamu? emang itu akan lebih mudah tapi mereka bisa balik aja kan?
Roni: ... Kau mungkin tidak akan percaya... Orangku itu kurang berpengalaman... Uhmm, susah jelasinnya tapi mereka seperti orang hutan di zaman batu dulu
Elisha: hah? ( kebingungan )
Roni: mereka tidak tahu apa-apa, mereka hanya mengandalkan kekuatan mereka untuk bertahan hidup jadi setelah berjalan untuk beberapa saat, mereka pasti akan lupa darimana mereka datang awalnya. Apalagi sekarang mereka berlari, mereka akan tersesat sendiri kalau aku tidak memberikan pelacak ini ke mereka
Elisha: ... Tidak kusangka orang seperti itu masih ada di dunia ini
Roni: hehe... Awalnya juga aku tidak percaya, kau tidak keberatan kan? Mereka mungkin akan sedikit kasar saat bertemu denganmu dan mungkin akan kurang mempercayaimu
Elisha: ( menghelakan nafas ) tidak apa... Itu lebih baik daripada tetap bersama dengan kelompok manusia kotor seperti mereka tadi.
Roni: baguslah...
Elisha: apa anak-anak itu juga termasuk salah satu dari...
__ADS_1
Roni: iya... Mereka pun belum bersekolah, dan sekarang harus dihadapkan dengan wabah zombie ini...
Elisha: mhm, Kasihan banget ya... Mereka masih punya masa depan yang cerah
Roni mengangguk. Setelah beberapa saat kemudian, mereka berempat menemukan tempat tumpukan mobil berantakan yang sebelumnya Erick gunakan untuk mengalihkan perhatian para zombie. Pelacak Roni menunjukkan bahwa Tom ada di sekitar situ tapi saat dilihat Tom tidak ada dimana-mana.
Roni berpikir Tom ada antara diatas atau dibawahnya tapi karena Tom tidak mungkin ada diatas jadi Roni yakin Tom ada dibawahnya. Tidak lama kemudian, Elisha menemukan tutup selokan yang kelihatannya sedikit terbuka " Roni!! Sini... Ini ada tutup selokan yang terbuka " teriak Elisha memanggil Roni.
Saat mereka semua sudah di dekat tutup selokan itu, Roni memutuskan untuk pergi sendiri dan meninggalkan Angel dan Maria dengan Elisha karena akan sangat berbahaya jika Angel dan Maria ikut bersamanya. Saat di selokan, Roni langsung mengikuti petunjuk yang diberikan alat pelacak nya. Setelah berjalan beberapa saat, Roni menemukan seorang mayat yang terlihat barusan saja digigit oleh zombie.
Awalnya Roni lihat, ia takut itu adalah mayat salah satu dari Erick, Tom atau Lily tapi untungnya bukan dan hanya mayat biasa. Begitu Roni hendak pergi mayat itu sudah berubah menjadi zombie dan memegang kaki Roni sampai Roni terjatuh. Zombie itu ingin menggigit kaki Roni tapi ia dibunuh dengan cepat oleh Roni dengan pedangnya sebelum zombie itu dapat menggigit Roni.
" untung Angel dan Maria tidak disini... " pikir Roni lega. Melihat ada mayat yang barusan berubah menjadi zombie, Roni menduga ada beberapa zombie dibawah situ bersama dengannya dan kemungkinan zombie-zombie itu sedang mengejar Erick, Tom dan Lily. itupun semakin jelas saat Roni melihat pelacak nya dan terlihat pelacak Tom sedang jalan laju sehingga Roni pun mulai berlari.
Setelah berlari untuk beberapa saat, Roni dapat mendengar suara-suara zombie yang sedang mengaum jadi Roni langsung menyiapkan pistolnya. " NUNDUK " Teriak Roni berharap Erick, Tom dan Lily mendengar dan menunduk agar tidak mengenai peluru pistol. Erick,Tom dan Lily yang mendengar teriakan tersebut langsung mengetahui itu adalah suara Roni sehingga mereka langsung nunduk.
DOR!!!
Beberapa peluru tidak mengenai zombie dan menembus ke dinding yang dimana sebelumnya Erick, Tom dan Lily berdiri. Setelah semua zombie mati, Lily langsung berdiri dan memeluk Roni dengan erat.
Lily: RONI!! oh... Aku pikir kau lupa dengan kita... Kau tidak tahu betapa senangnya aku dapat melihat mu lagi!
Roni: iya.. Iya, lepaskan aku! Kau akan buat aku jatuh!
Lily pun melepaskan tangannya dari Roni
Erick: ( menghelakan nafas ) hah... tapi Lily benar, kita tadi sudah dikepung!
Tom: kalau kau tidak datang... Kita pasti sudah mati!
__ADS_1
Roni: dah! Yang penting kalian selamat... Tidak ada yang kegigit kan?
Erick: untungnya tidak...
Roni: ( bertenang ) baguslah.... Yaudah yok! Kita pergi dari sini
Mereka bertiga mulai pergi berjalan mengikuti Roni. Akhirnya Erick, Tom dan Lily keluar dari selokan dan bertemu dengan Elisha. " Siapa kau?! " teriak Lily sambil menarik Angel dan Maria. Erick dan Tom pun juga kebingungan.
Elisha: namaku Elisha... Aku bertemu dengan Roni tadi saat kalian berpencar
Roni: ya... Dia orang biasa kok seperti aku
Tom: oh... Masih ada orang selain kita di kota ini?
Roni: tentu saja masih ada, tadi Eli di sakiti sama sekelompok orang jadi aku selamatkan dia
Elisha tersenyum
Lily: jadi dia aman kan? Dia bukan orang jahat kan?
Roni: ( menggelengkan kepala ) bukan
Erick: dia akan ikut kita?
Roni: iya...
Mereka semua pun pergi mencari timnya Daniel. Saat hari sudah malam, akhirnya mereka semua dipertemukan kembali di rumah yang Daniel gunakan untuk beristirahat. Roni memperkenalkan Elisha kepada mereka semua dan mereka pun makan malam dan tidur di sana untuk melewati hari. Roni dan Daniel tidak tidur untuk menjaga malam namun karena Roni tidak cukup tidur selama hampir 3 hari ini, Roni terlihat ngantuk sekali.
Daniel duduk di lantai dengan yang lain yang sedang tidur sedangkan Roni bersandar di dinding dekat kaca yang pecah. Daniel sadar bahwa Roni terlihat lelah dan ngantuk jadi ia mendekati Roni dan ingin membujuknya untuk beristirahat. " Roni... Kau tidur sana, sudah beberapa hari ini kau tidak tidur. Kau pasti ngantuk sekali " kata Daniel " huh?! Uh... tidak apa aku bisa tahan kok " jawab Roni lalu menguap
__ADS_1
" tidak! Kau butuh tenaga untuk besok hari... Tidur saja, tadi aku sudah tidur jadi aku punya cukup tenaga untuk jaga malam ini " tolak Daniel, Roni tidak berpikir untuk melawan dan akhirnya ia pun tidur pulas malam itu.
...- Bersambung -...