
"Ehm.. kalau mau samperin saja."ucap rian sedikit berteriak agar dapat didengar dhea,namun dhea tidak menghiraukannya.
"Bukannya ini dewi sekolah kita."ucap aury ketua geng black yang datang menghampiri dhea.
Dhea dan dini tidak menanggapinya malah mereka asik dengan makanan mereka yang sudah didepan mereka.
"Dasar cewek sialan,byurrrrr."ucap aury dan menyiram dhea dengan air minum dimeja dhea.
Andrean dan temannya kaget melihat kejadian itu dan begitu juga yang lainnya.
"Woy beraninya kamu menyiram dhea."ucap dini marah.
"Dia pantas menerimanya kerna beraninya dia tidak mendengarkan ucapan ku."ucap aury sambil melipat tangannya.
"Sialan si om bukannya membantu ku malah menonton pertunjukan ini,lihat saja kamu akan malu nanti."bati dhea.
"Bik saya minta air lebih banyak lagi,kalau perlu pakai tongnya juga!"ucap dhea sedikit berteriak dan berjalan meninggalkan aury dan malah berjalan kearah andrean,aury yang melihat andrean kaget.
"Kenapa dia berjalan kearah ku?"guman andrean.
__ADS_1
"Ini airnya neng."ucap seorang paruh baya.
"Terimakasih bik."ucap dhea.
Dhea langsur mengguyur didepan andrean juga teman-temannya membuat andrean membulatkan matanya begitu juga yang lain dan aury juga tak percaya apa yang dia lihat.
Terlihat bentuk tubuh dhea dan pakaian dalamnya kerna bajunya yang basah menampakkan semuanya.
"Apa kamu sudah gilak ha?"ucap andrean marah membuat mereka semua bingung tidak dengan rian
"Ada apa,kenapa anda marah bukankah saya terlihat sexsi?"ucap dhea membuat andrean mengepal tangannya.
Dengan keadaan marah andrean membuka jeketnya dan menutupi tubuh dhea namun dhea menolaknya andrean semangkin marah dan langsung menarik dhea keluar dari kantin.
"Apa maksud kamu ha."bentak andrean sambil melemparkan dhea sehingga dhea terjatuh dilantai.
"Kenapa,kamu malu?"ucap dhea dengan senis.
"Kamu..."ucap andrean menahan amarahnya dan berlalu pergi.
__ADS_1
Kekesalan dan rasa malu yang diaterima membuat andrean pergi tak ingin berlama-lama lagi sebelum itu andrean menelpon sebuah butik dimana tempat dia dan keluarganya berbelanja dia memesan seragam baru untuk Dhea.
Tidak memakan waktu lama seragam untuk dhea pun datang andrean segera masuk keruangan ganti dan meletakkan paper bag yang berisi seragam itu dibawah kaki dhea,andrean pun pergi tanpa memperdulikan dhea yang masih mematung.
"uh..uh...ternyata dingin juga ya."umpat dhea.
Segera dhea menganti bajunya setelah selesai dia keluar dan mencari keberadaan dini.
"Dhea."ucap dini ngos-ngosan kerna berlari.
"Ya ampun kenapa kamu?"tanya dhea yang melihat sahabatnya itu.
"uuhhft,iya nyariin kamu lah,kamu lagian ada-ada saja."ucap dini yang tak mengerti dengan tingkah dhea.
"Ais,lupain aja deh masalah itu mending kita masuk kelas aja ni udah masuk,ntar pulang sekolah kita kemall yuk?"ucap dhea sambil menggandeng tangan dini menuju kelas.
"Oke."
Seperti janji mereka sepulang sekolah mereka pergi kemall untuk bersenang-senang meskipun mereka tidak membeli apapun cuman makan dikafe kerna sudah menjadi kebiasaan mereka.kini mereka sudah berada di sebuah mall ternama.
__ADS_1
"Ayok kekafe langganan kita yuk!"ajak dini sambil menarik tangan dhea,dhea hanya mengikuti dini.
Dirumah Andrean Syahputra Atmaja yang sedang mengadakan pesta kecilan untuk para karyawannya terlihat menikmati pesta mereka,mereka adalah karyawan yang memiliki jabatan tinggi dan menegah bisa dibilang karyawan yang memimpin para karyawan yang masih dibawahan mereka,mereka diberi gelar oleh andrean yaitu menejer satu yang memiliki jabatan tinggi dan menejer 2 memiliki jabatan menengah dan menejer 3 memiliki jabatan rendah dan paling rendah menejer 4.