Istri Galak Tuan Muda

Istri Galak Tuan Muda
serapan bersama....


__ADS_3

Andrean yang masih didepan pintu kamar mendengar ucapan Dhea yang menampilkan senyum.


Didapur terlihat Andrean sibuk mengambil serapan untuk dirinya dan Dhea membuat para pelajan rumahnya keheranan dengan sikap tuan muda mereka yang tak pernah mengambil serapan sendirian.


"Tuan muda biar saya bantu!!"Yuli menawarkan dirinya untuk membantu tuan mudanya yang kesulitan.


"Tidak usah,ehm tolong ambilkan saya nampan aja buat bawa ini makanan!"ucap Andrean,Yuli pun meleksanakan perintah tuan mudanya itu.


Setelah menata rapi makanan diatas nampan Andrean membawa nampan yang berisi makanan ke kamarnya dimana Dhea berada.


Ketika Andrean membuka pintu kamarnya Andrean mencari keberadaan Dhea yang tidak ada diatas kasur dan Andrean mendengar suara percikan air dari arah toilet dan segera Andrean meletakkan nampan diatas meja dan berjalan kearah toilet dimana Dhea berada.


Dhea yang sudah selesai mandi keluar dengan menggunakan handuk mininya dan handuk kecil ditangannya untuk mengeringkan rambutnya yang basah.


Dhea terkejut saat membuka pintu menampakan tubuh kekar suaminya membuat dia hampir terjatuh dan dengan siap siaga Andrean menarik tangan Dhea kedalam pelukannya sehingga mata mereka bertemu dan nafas mereka beradu.


Andrean dapat mencium harus bunga mawar ditubuh Dhea yang baru siap mandi,Dhea selalu menyukai harum sabun bunga mawar.


"Ka...mu kenapa disini?"tanya Dhea gugup dan mencoba melepaskan tubuhnya dari pelukan Andrean namun usahanya sia-sia.


"Lepasin!"pinta Dhea.

__ADS_1


"Tidak mau,panggil sayang dulu!"pinta Andrean.


"Iya lepaskan dulu kak!"pinta Dhea lagi.


"Panggil sayang dulu!"ucap Andrean lagi.


"Sayang lepasin,aku mau pakai baju!"ucap Dhea pasrah.


"Gitu dong."ucap Andrean sambil membelai kepala Dhea,Dhea berjalan menuju lemari dan dia baru sadar bahwa bajunya tidak ada dikamar Andrean.


"Oh iya,baju aku masih dikamar aku."ucap Dhea.


"Pakai ini dulu!"ucap Andrean.


"Tapi..."ucap Dhea terpotong.


"Gak ada tapi-tapian pakai setelah itu kita serapan!"ucap Andrean membuat Dhea pasrah.


Dhea yang sudah selesai pakai baju menghampiri Andrean yang duduk disofa menunggunya.


Andrean yang melihat Dhea mengenakan pakaiannya menahan tawanya kerna merasa lucu,Dhea merasa risih dengan pakaian yang dia kenakan kerna kelonggaran pada tubuhnya.

__ADS_1


"Jelek ya kak?"tanya Dhea kepada Andrean.


"Kamu cantik kok sayang pakai baju itu."ucap Andrean.


"Ehm iyadeh."ucap Dhea.


"Ayo serapan!"ajak Andrean dan kini mereka serapan tanpa bersuara.


Acara serapan pertama mereka bersama telah selesai dan kini Andrean tengah bersiap-siap untuk pergi kekantornya.


"Sayang aku pergi kekantor dulu ya,ingat kamu jangan keluar dari kamar kalau butuh apa-apa kamu tekan aja tombol merah dekat lampu!"ucap Andrean hanya ditanggapin anggukan Dhea.


"Kamu gak mau salam suami kamu?"ucap Andrean.


Dhea menerima uluran tangan Andrean dan menciumnya Andrean balik mencium kening Dhea,Dhea hanya bisa menampilkan senyuman manisnya.


Andrean meninggalkan Dhea dikamarnya dan sebelum berangkat kekantor Andrean meminta Yuli dan yang lainnya untuk memindahkan semua barang Dhea kekamarnya,yuli hanya bisa menuruti perintah tuan mudanya tidak berani untuk bertanya lebih banyak.


***Hay para readers jangan lupa like,komen dan vote nya ya,biar athour lebih semangat lagi.


Terimakasih untuk yang sudah like dan pembaca setia aku☺️***

__ADS_1


__ADS_2