
"Berhenti."ucap dhea,mereka berhenti tampak mereka menunduk tidak berani melihat Dhea tidak dengan kinan.
"Rian kamu tetap disini dan bersihin semua ruangan yang telah mereka kotorin bersama tuan muda kamu."ucap Dhea masih dengan suara tingginya andrean yang mendengar ucapan dhea begitu yang lainnya melotot tak percaya.
"Kamu apa maksud kamu ha?"ucap andrean ikut marah.
"Kenapa,kalau kamu tidak mau gak papa aku tinggal telpon mami aja."ucap Dhea dan mulai mencari ponselnya ingin menelpon mertuanya.
"Iya oke,aku bersih."ucap andrean pasrah.
"Kamu tidak ingin melakukannya rian."ucap dhea dan menatap rian.
"Baik nyonya muda saya akan bersihin."ucap rian dan mulai membersihkan meja.
"Kalian kenapa masih disini?KELUAR CEPAT."ucap dhea dengan suara yang cukup tinggi membuat mereka ketakutan dan langsung berlari keluar begitu juga kinan.
"Uhhhh,lama-lama aku bisa tua kerna ulah kalian."umpat dhea dan duduk disofa,dimana andrean dan rian lagi bersih-bersih.
"Yuli."panggil dhea.
__ADS_1
"Iya nyonya muda."ucap yuli yang sudah berada disamping dhea.
"Tolong buatin aku jus pokat ya."ucap dhea lembut.
"Baik nyonya muda."ucap yuli.
"Jangan pandang kesini kerjakan cepat sampai bersih,jangan ada bau para cewek ganjen itu."ucap dhea kembali meninggikan suaranya.
"Kasihan sekali tuan muda."guman yuli dan menahan tawanya,kerna tidak ada yang berani memperintah tuan muda mereka apa lagi sampai membentak.
"Mbak kenapa,mbak senyum-senyum?"tanya pelajan yang lain yang merasa aneh dengan kepala pelayan mereka.
"Lihat itu!"ucap yuli menunjuk kearah andrean yang sedang bersih-bersih.
"I..tu bukannya tuan muda dan itu tuan rian dan nyonya mudakan?"ucap pelayan lainnya.
"Iya,i...ni aku gak salah lihatkan,tuan muda dan tuan rian membersihkan ruang tamu yang dipakai buat acara tadikan?"ucap yang lain.
"Tidak itu memang benar."ucap yuli.
__ADS_1
"Wah nyonya muda memang mantul,sampai bisa membuat tuan muda tunduk dengannya."ucap yang lain.
"Sudah-sudah jangan lama-lama tar ketahuan kita."ucap yuli kepada rekan kerjanya itu.iya memang mereka tengah mengintip apa yang telah dilakukan tuan muda mereka.
Yuli yang sudah selesai membuat jus yang sesuai dipinta Dhea segera mengantarkannya ke dhea.
"Nyonya muda ini jusnya."ucap yuli dan meletakan jus diatas meja yang sudah terlihat rapi.
"Terimakasih yuli."ucap dhea dan yuli kembali kebelakang.
"Jangan lihat kesini,bersihin cepat."ucap dhea yang menjadi mandor mereka.
"Apes kali lah nasib ku ini,masa harus membersihkan ni ruangan."guman rian dengan wajah sendu.
"Yang semangat dong kerjanya,lembek amat jadi cowok."ucap dhea kembali meninggikan suaranya.
"Kamu bisa gak diam,kenapa kamu yang tidak membersihkannya ha."ucap andrean kesal dan menghempaskan kain lap yang dia pengang keatas meja.
"Oh gak mau bersihin,gak papa aku telpon mami aja deh."ucap dhea dan meraih ponselnya yang ingin menghubungi mertuanya.
__ADS_1
"Uhhhfhhh."andrean menarik nafasnya pasrah dengan apa yang terjadi menimpa dirinya.