
Hana melangkahkan kakinya kedalam rumah, Ia mengedarkan pandangannya kesetiap sudut mencari letak sahabatnya .
" Hana kamu dari mana aja , Aku tu khawatir banget sama kamu "
" Aku dari taman , sengaja buat nenangin diri " bohong Hana
" Na kamu yang tabah ya , patu Tuhan akan memberi pekerjaan jauh lebih baik " . Tutur lisa sambil mengelus lengan Hana.
" hmm , aku cuman ngak ngerti kenapa hidupku begutu rumit" Lirih Hana.
" Aku ngk tay harus bilang apa karna kamu yang jalani , Tapi sebagai sahabat aku turut sedih , Kuharap kau tidak berlarut dalam masalah inu " Hibur lisa.
" Kau memang sahabat terbaikku " Tutur Hana sambil melengkungkan bibirnya dengan sempurna.
" Yaudah kamu makan trus istirahat , Aku udah masak " Ucao lisa .
" oke bos ". Jawab Hana .
Setalah sarapn Hana memilih untuk tidur siang.
Hana terbangun pukul lima . Ia melangkahlankan kakinya keruang makan sekaligus ++ ruang nonton. Karna memang kosan Hana hanya satu kamar , satu kamar mandi , dan satu petak ruangan yang dijadikan dapur+ ruang makan . Demi menghemat biya Hana dan lisa Memilih kosan yang sederhana toh yang pentung nyaman dan layak.
Hana melihat secarik kertas diatas meja makan .
" Aku berangkat kerja dulu ya, jaga dirimu baik baik -baik" . By~ Lisa.
Hana tersenyum kecut bagaima tidak sekarang ia penganguran .
" Huh " menghela nafas .
Hana memilih mandi , Badannya terasa sangat lengket. Mungkin kepalanya lebih ringan kalau mandi.
setelah Mandi Hana memakai jeans serta kaos putih yang dilapisi hodie hitam.
" Lebih baik aku ketaman " gumannya . Lalu mengambil ponselnya.
Hana memili berjalan menuju taman beruntung tidak terlalu jauh. Sesampainya ditaman Hana mendudukan bokongnya dikursi kayu yang kusam .
" Huh segarnya " Hana menutup matanya sambil merasakan desiran angin . Sejenak ia melupakan Beban hidupnya yang tiada henti hentinya.
" hmm " Suara sesorang menyadarkan Hana
" sepertinya kau menikmati Angin taman " ucap pria tersebut yang tak lain adalah kak Darrel.
" eh Kak Darrel "UcaP Hana kikuk , ia malu darrel melihat tingkah konyolnya.
" Apa aku mengangumu " Tanya darrel
" Ah tidak kok" balas hana cepat.
" sedang apa kau sendiri disni "
__ADS_1
" Aku hanya menikmati angin sore saja ". Hana tidak mungkin menceritakan masalahnya pada darrel karna mereka baru kenal.
" oh , mau ikut denganku " Tanya darrel
" kemana kak "
" ikut saja " Tangan darrel meraih jemarih hana.
" Tapi kak " ucap Hana ragu-ragu
" Aku tidak akan melukaimu " Ucap darrel . ia mengerti Hana pasti takut karna baru mengenalnya
" Eh bukan begitu ". balas hana tidak enak
" mau ikut atau tidak " .
Hana menganguk pelan . Darrel yang melihat Hana tersenyum tipis .
" cantik " batin darrel.
Darrel membawa Hana ke wahana bermain .
" kak kita kesini buat apa" tanya Hana binggung
" bersenang senang " . Derrel dengan cepat menarik tangan Hana .
Hana pun menyeimbangkan langkahnya dengan derrel .
"iya iya maaf " Balas Darrel sambil mengusap lembut rambut Hana .
Sebenarnya Hana risi dengan perlakuan Darrel padanya tapi ia tidak enak untuk mengatakannya .
Hana menatao tabjuk wahan dihadapannya mulai dari bianglala, ombak banyu , dan giant swim, dragon tower dan lain lain.
" Kak ayo naik itu " . Hana menunjuk wahana giant swin . Darrel hanya mengangguk mengikuti hana . Meraka duduk saling bersampingan . Nyali Hana menciut melihat kebawah rasa penyesalan pun ia rasakan.
" kak Aku mau turun , kayaknya aku ngak kuat" ucap Hana sambil menatap kebawah.
" Yah , ini udah mau jalan " jawab Darrel dengan perasaan bersalah.
" kalau kamu takut pegan tangan aku " timpal Darrel. Tanpa berfikir panjang Hana mengalukan tangannya dilengan kekar darrel.
" Wowo ... wowo .. wo.." teriak Hana saat giant swin mulai bergerak.
sementara darrel tersenyum meilhat Hana
" menggemaskan " guman Darrel .
sepanjang giant swim berputat Hana terus berteriak begitupun dengan takutnya mulai mengurang . Ia malah menikmati permainan.
setelah selsai diwahan tersebut mereka menaiki beberapa wahana lain.
__ADS_1
" senangnnya " Ucap Hana saat usai bermain mobil mobil.
" Apa kau mau gulali " Tawar darrel. Hana mengangguk malu-malu
" ayo" derrel kembali menarik tangan Hana.
" mas dua ya " ucao darrel pada penjual gulali tersebut.
" ini mas". Darrel membayar gulali lalu mengajak Hana duduk disebuah kursi kosong.
" gimana manis kan" Seru Darrel.
Hana hanya mengangguk senang.
" manis kayak kamu ". Hana mengambil ponsel didalam jaketnya .
" Kak ayo foto ". ajak Hana
" eh " . Darrel tersenyum malu jujur saja dia tidak terlalu tau cara beradaptasi drngan wanita.
" senyum dong kak " ucap Hana.
Darrel dan Hana mengambil beberapa foto , wajah mereka terlihat bahagia.
" Sial" umpat sesorang yang dari tadi mengikuti Hana dan darrel . Orang tersebut adalah kenso.
" Hana kau mau bermain main denganku , maka kukibarkan bendera permainan . Entah kau atau aku yang akan menang " Geram kenso.
" Kak ayo pulang ini udah mau malam " . Ucao Hana yang sadar akan waktu
" Ah ia , bagaiman kalau kita makan dulu " tawar darrel
" Tapi kak aku sudah menghabiskan uangmu banyak hari ini " Ujar hana tertunduk
" uangku tidak akan habis hanya karna mentraktirmu " balas darrel .
" ayo , aku sudah lapar" ucap Darrel.
Meraka menuju ke salah satu restoran mewah .
Hana membolak balikkan buku menuh , ia melihat Harga mebuh sangat mahal 5kali dari harga makanan diwartek langganannya. Darrel yang melihat Hana mengrti ketidaknyamanan hana.
" sini biar aku yang pesenin" ucap Derrel mengambil menu makanan lalu memesannya.
" kak aku benar benar menghabiskan uangmu hari ini " ucap hana tidak enak .
" sudah kubilang uangku tidak akan habis hanya karna menraktirmu, kalau kau teris bicara seperti itu aku tidak akan bertemu dengan mu lagi " Tutur Darrel. Hana hanya membisu . Beruntung nya ia bertemu seseorang yang berhati malaikat .
Hana dan darrel menyantap makanan masing masing dengan lahap , sesekali mereka berncanda .
Namun tidak dengan kenso sedari tadi ia mengumpat , bersumoah serapa dalam hati dan mulutnya . Kenso benar benar geram melihat darrel seenaknya menyentuh dan menatap Hana ........
__ADS_1