
Hari ini adalah jadwal berangkatnya Lisa dan Hana mereka sudah mendapat restu dari orang tua masing-masing. sebenarnya bu asri berat melepaskan Ana tapi anak tersebut keras kepala .
" Bu Ana dan lisa pamit dulu , ibu dan anak-anak kalau ada masalah langsung bilang ke ana jangn diisembunyiin." ujar Hana
" nak " lirih bu asri lalu membawa Hana kepelukannya .
" bu berjanjilah pada Ana untuk menjaga panti saat Ana pergi " seri Hana dengan deraian air mata
" ia , kamu juga jaga diri di kota, jangan lupa berdoa setiap saat meminta petunjuk pada Tuhan " seru bi asri lalu melepaskan pelukannya
"sebaiknya kalian berangkat sebelim terlambat" ujar bu Asri
" kalau begitu kami berangkat bu " ujar lisa
" bu ingat sering2 hubungi ana " seru Hana
"kalian juga jaga ibu " ujar Hana pada adik-adiknya.
"baik kak" balas mereka serentak .
Hana dan lisa menuju bandara menggunakan ojek mereka tidak membawa banyak brang hanya satu koper masing-masing dan sling bag
" sepanjang perjalanan Lisa tak berhenti hentinya memandang laut , ya maklum saja ini pertama kalinya lisa menaiki pesawat sedangkat Ana sewaktu kecil malah memiliki jet pribadi.
"Na kok kamu diam aja sih " seru lisa membuyarkan lamunan Ana
"Ah enggak kok" balas Hana lalu mengalihkan pandangannya keluar jendela.
" momy dedy aku rindu , apa kalian baik-baik saja " batin Hana
setelah menempuh perjalanan 1 jam lewat 1p menit akhirnya mereka sampai di bandara jakarta .
" Na aku udah mesen kos kosan deket sini jadi kamu ngk usah mikiran mau tinggal dimana lagi " seru Lisa
"ah ia " balas Hana
__ADS_1
kenso pov.
sekatang Andra dan kenso berada di bandara . ketika sedang berjalan matanya menangkap sosok yamg familiar baginya .
" Mata itu " guman KENSO sambil memikirkan seuatu.
"Maaf tuan ada apa" ujar Andra
"ah tidak apa-apa ,ayo ."ujar kenso lalu melanjutkan perjalanannya
beberapa menit kemudian mereka sampai di bandara jogja dan langsung memesan kama vip disalah satu hotel .
"Andra saya ingin istirahat, nanti kamu siapakan mobil jam empat untul ke panti " seri kenso lalu pergi . ya dia memang bicara seperlunya saja
singkat cerita sekarang andra dan kenso berdiri di depan panti asuhan sambil menunggu pintu terbuka.
"Maaf cari siapa " ujar bu sri
"maaf bu apaka anda wali panti ini" ujar Andra
" hmm bisakah kita berbicara di dalam" ujar Andra
"eh, mari masuk " balas bu asri.
"tuan minjm apa biar saya buatkan" seri bu Asri
"tidak udah repot-repot buk kami disini hanya sebentar" ujar andra menolak secara halus
"hmm begini , saya punya proyek di kota ini jadi saya memerlukan lahan ini " ujar Kenso to the point
" maaf tuan maksud anda bgaiamana ya" ujar bi asri
" Saya tau panti asuhan ini memilik utang , jika kalian memberikam lahan ini saya akan melunasi utang ini dan memberikan kaliam tempat tinggal baru , bagaimna" titah Kenso dengan nada tegasnya.
" hmm begini , saya sebenarnya setuju tuju saja , tapi masalahnya berada pada anak salah satu anak panti " ujar bu asri dengan nada ragu
__ADS_1
"makasudnya " tanya kenso penasaran
"Begini , kalau tuan mau, tuan bisa bicara langsung pada anak tersebut jika dia setuju saya juga setuji "
"maksudya keputusan ada ditangan gadis itu" kenso mulai meniggikan suaranya
"Tuan tidak apa-apa jika di coba" bisik Andra.
Kenso hanya menghela nafas panjang, selama hidupnya ia tidak pernah mengejar proyek seperti ini , Tapi mau bagaimanalagi proyek ini sangat penting.
"Bisaka anda memanggil gadis tersebu" ujar kense dengan nada yang masih dingin
" itu dia Tuan, dia baru saja merantau ke jakarta" balas bu Asri membuat Kenso kesal.
"Andra kau urus dia" seri Kenso lalu keluar
" maaf bu atas sikap Tuan saya , bisaka anda memberi nomor gadis tersebut " ujar Andra .
"maaf Tuan saya tidak punya nomornya" ucap ibu berbohong
"ah kalau begitu bisakan anda memberikan saya fotonya pasti ada " balas Andra
ibu terpaksa memberikan Andra fotonya sebnarnya ia ragu namun ia tidak tau harus berbuat apa lagi.
"Trimakasih ibu, ini ada sedikit reseki untuk panti ini , kalau begitu saya pamit" ujar Andra.
Ibu tidak menolak uang tersebut karna memang panti sedang membutuhkan uang.
"Bagaimana" tanya Kenso
" ibu tersebut hanya memberikan foto gadis tersebut" seru andra
" hmm kau urus smuanya " seru kenso lalu memejamkan matanha tanpa melihat foto gadis tersebut.
mereka berdua kembali ke hotel untuk istirahat karna nanti malam mereka langsung kembali ke jakarta.
__ADS_1