Istri Kecil Tuan Muda.

Istri Kecil Tuan Muda.
penawaran


__ADS_3

Hari ini adalah jadwal berangkatnya Lisa dan Hana mereka sudah mendapat restu dari orang tua masing-masing. sebenarnya bu asri berat melepaskan Ana tapi anak tersebut keras kepala .


" Bu Ana dan lisa pamit dulu , ibu dan anak-anak kalau ada masalah langsung bilang ke ana jangn diisembunyiin." ujar Hana


" nak " lirih bu asri lalu membawa Hana kepelukannya .


" bu berjanjilah pada Ana untuk menjaga panti saat Ana pergi " seri Hana dengan deraian air mata


" ia , kamu juga jaga diri di kota, jangan lupa berdoa setiap saat meminta petunjuk pada Tuhan " seru bi asri lalu melepaskan pelukannya


"sebaiknya kalian berangkat sebelim terlambat" ujar bu Asri


" kalau begitu kami berangkat bu " ujar lisa


" bu ingat sering2 hubungi ana " seru Hana


"kalian juga jaga ibu " ujar Hana pada adik-adiknya.


"baik kak" balas mereka serentak .


Hana dan lisa menuju bandara menggunakan ojek mereka tidak membawa banyak brang hanya satu koper masing-masing dan sling bag


" sepanjang perjalanan Lisa tak berhenti hentinya memandang laut , ya maklum saja ini pertama kalinya lisa menaiki pesawat sedangkat Ana sewaktu kecil malah memiliki jet pribadi.


"Na kok kamu diam aja sih " seru lisa membuyarkan lamunan Ana


"Ah enggak kok" balas Hana lalu mengalihkan pandangannya keluar jendela.


" momy dedy aku rindu , apa kalian baik-baik saja " batin Hana


setelah menempuh perjalanan 1 jam lewat 1p menit akhirnya mereka sampai di bandara jakarta .


" Na aku udah mesen kos kosan deket sini jadi kamu ngk usah mikiran mau tinggal dimana lagi " seru Lisa


"ah ia " balas Hana

__ADS_1


kenso pov.


sekatang Andra dan kenso berada di bandara . ketika sedang berjalan matanya menangkap sosok yamg familiar baginya .


" Mata itu " guman KENSO sambil memikirkan seuatu.


"Maaf tuan ada apa" ujar Andra


"ah tidak apa-apa ,ayo ."ujar kenso lalu melanjutkan perjalanannya


beberapa menit kemudian mereka sampai di bandara jogja dan langsung memesan kama vip disalah satu hotel .


"Andra saya ingin istirahat, nanti kamu siapakan mobil jam empat untul ke panti " seri kenso lalu pergi . ya dia memang bicara seperlunya saja


singkat cerita sekarang andra dan kenso berdiri di depan panti asuhan sambil menunggu pintu terbuka.


"Maaf cari siapa " ujar bu sri


"maaf bu apaka anda wali panti ini" ujar Andra


" hmm bisakah kita berbicara di dalam" ujar Andra


"eh, mari masuk " balas bu asri.


"tuan minjm apa biar saya buatkan" seri bu Asri


"tidak udah repot-repot buk kami disini hanya sebentar" ujar andra menolak secara halus


"hmm begini , saya punya proyek di kota ini jadi saya memerlukan lahan ini " ujar Kenso to the point


" maaf tuan maksud anda bgaiamana ya" ujar bi asri


" Saya tau panti asuhan ini memilik utang , jika kalian memberikam lahan ini saya akan melunasi utang ini dan memberikan kaliam tempat tinggal baru , bagaimna" titah Kenso dengan nada tegasnya.


" hmm begini , saya sebenarnya setuju tuju saja , tapi masalahnya berada pada anak salah satu anak panti " ujar bu asri dengan nada ragu

__ADS_1


"makasudnya " tanya kenso penasaran


"Begini , kalau tuan mau, tuan bisa bicara langsung pada anak tersebut jika dia setuju saya juga setuji "


"maksudya keputusan ada ditangan gadis itu" kenso mulai meniggikan suaranya


"Tuan tidak apa-apa jika di coba" bisik Andra.


Kenso hanya menghela nafas panjang, selama hidupnya ia tidak pernah mengejar proyek seperti ini , Tapi mau bagaimanalagi proyek ini sangat penting.


"Bisaka anda memanggil gadis tersebu" ujar kense dengan nada yang masih dingin


" itu dia Tuan, dia baru saja merantau ke jakarta" balas bu Asri membuat Kenso kesal.


"Andra kau urus dia" seri Kenso lalu keluar


" maaf bu atas sikap Tuan saya , bisaka anda memberi nomor gadis tersebut " ujar Andra .


"maaf Tuan saya tidak punya nomornya" ucap ibu berbohong


"ah kalau begitu bisakan anda memberikan saya fotonya pasti ada " balas Andra


ibu terpaksa memberikan Andra fotonya sebnarnya ia ragu namun ia tidak tau harus berbuat apa lagi.


"Trimakasih ibu, ini ada sedikit reseki untuk panti ini , kalau begitu saya pamit" ujar Andra.


Ibu tidak menolak uang tersebut karna memang panti sedang membutuhkan uang.


"Bagaimana" tanya Kenso


" ibu tersebut hanya memberikan foto gadis tersebut" seru andra


" hmm kau urus smuanya " seru kenso lalu memejamkan matanha tanpa melihat foto gadis tersebut.


mereka berdua kembali ke hotel untuk istirahat karna nanti malam mereka langsung kembali ke jakarta.

__ADS_1


__ADS_2