
Menjadi baik bukan bisa atau tidak tetapi tentang mau atau tidak . karsna semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik lagi
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀😴
Hana memilih duduk di halte depan kampus .
Hampir tiga puluh menit hana menunggu namun tak ada tanda tanda kenso menjemputnya . Saat sedang memainkan ponselnya sebuah mobil hitam berhenti didepan , Hana mengira bahwa itu adalah kenso namun saat pemilik mobil keluar Raut wajah hana berubah kecewa.
orang tersebut melangkahkan kakinya menuji hana" Hana kamu ngapain disini"? tanya Darrel
" Aku tunggu jemputan pak " Lirih hana yang masih kecewa
" oh siapa yang jemput " tanya darrel
" te temen dari kampung pak " ucap Hana berbohong
" oh kalau kamu ngk keberatan aku anter aja , lagian ini udah sore " tawar darrel
" Maaf pak tapi saya ngk bisa" tolak Hana secara halus
" yah " Darrel menghela nafasnta
" Maaf ya pak , lain kali aku nebeng de " ucap Hana
" bener ni "? tanya darrel antusia
" Ia pak darrel yang ganteng" balas Hana sambil cekikan
" kalau diluar kampus panggil kayak biasa aja , biar ngk terlalu formal" ucap darrel
" siap kak darrel" ucap hana sambil hormat
" Yaudah kaka balik dulu ya " ucap darrel sambil mengelus rambut Hama
" ia kak hati hati" ucap hana
Darrel pun menuju mobilnya lalu melajukannya meninggalkan Hana
" mending aku kirim pesan aja" guman hana sambil mencarih letak ponselnya.
" slamat siang Tuan , saya sudah pulang , jadi emput atau tidak "? kirim hana pada kenso .
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Saat ini kenso sedang rapat proyeknya , Ia tidak melihat ponselnya karna senga di matikan . Tanpa di sadar rapat berjalan sekitar Dua jam
" pokoknya saya tidak mau tau , Besok laporannya sudah harus baik tanpa kesalahan sedikitpun " ucap kenso tegas
" Baik Tuan " ucap smua kariawan sambil menunduk . Karna kesalahan mereka , Gaji mereka untuk bulan ini dikurangi lima puluh persen.
Kenso keluar dari ruangan bersama Andra yang slalu setia mendampinginya walaupun kadang kadang bosnya menjengkelkan.
" Tuan ini ponsel Anda " ucap andra menyodorkan ponsel milik keso
" Kamu boleh pulang " ucap kenso didalam lif
" Baik Tuan " ucap Andra
Di lif Kenso meyalakan ponselnya tapi tetap fokus pada Lif
__ADS_1
" TING " lif terbuka kenso langsung menuju ruangannya begitu pun dengan Andra.
Kenso melirik ponsel nya ternya sudah pukul Empat . Lalu ia membuka pesan betapa terkejutnya ia ketika melihat Hana mengirimkannya pesan pukul dua siang
"slamat siang Tuan , saya sudah pulang , jadi emput atau tidak "?
" apa Tuan jadi menjemputku "?
" saya menunggu Tuan di halte " .
itulah isi pesan dari hana .
kenso langsung menghubungi Hana tapi tal ada jawaban . segera ia mengambil konci mobilnya lalu berlarian ke bawah.
" Ah kenapa lama sekali " umpat Kenso dalam lif. Saat lif terbuka Kenso langsung berlarian menuju parkiran , kariawan yang melihatnya bertanya tanya kenapa BOS mereka tergesa gesa tak seperti biasanya.
🍀🍀🍀🍀
Dilain tempat Hana yang berfilir kenso tidak akan datang memutuskan untuk pulang sendiri karna menggunakan ojek .
" Mas belok kiri" ucap Hana sambil menepuk nepuk pundak sang ojek
" Mbak gimana sih kita udah empat kali mutar mutar tapi alamatnya ngak ketemu, sebenarnya ingat apa ngk sih " ucap sang ojek dengan nada kesal
" kayak nya saya lupa de mas" ucap Hana sambil tersenyum kikuk.
" Adu mbk maaf tapi kayaknya mbk cari ojek lain aja de bukannya saya ngk mau tapi istri saya baru aja melahirkan " ujar sang ojel
" Yaudah deh mas berhenti didepan aja " Tutur hana dengan nada kecewa .
" Mas ini uangnya " ucap hana memberi beberapa lembar kepada ojek tersebut
" udah ambil aja , buat beli susu anak" balas Hana . Walaupun ia sedang membutuhkan uang tetapi masih bisa berbagi
" makasih ya mbk , mohon maaf saya turunin disini" ujar tukang ojek tersebut
" Ia mas ngk papa saya ngerti kok" balas hana . Ojek terebutpun melanjutkan perjalanannya sedangkan hana memilih berjalan menyusuri trotoar.
" aku dimasih " Ucap hana matanya mulai berkaca kaca karna takut .
" Tuhan lindungi hamba " ucap kirana.
Kirana ingin sekali menghubungi kenso namun ponselnya sudah mati duluan
" Au, kenapa sih kaki ini ngk ngerti baget aku lagi takut malah sakit " grutu hana sambil melepaskan flat shoes nya
" pantes sakit ternyata lecet " guman hana lalu menunduk melihat kakinya .
Dilain sisi kenso sedang melajukan mobilnya untul mencari hana entah berapa kali ia mengrutuki dirinya sendiri . Ia susah mencari Hana di kampua namun dari keterangan satpam hana sudah pergi sejak pukul tiga menggunakan ojek Namun sialnya saat menghubungi satpam dirumahnya katanya hana belum tiba
" arg kenapa aku sampai lupa pada hana, pasti dia kecewa karna aku tidak menjemputnya " umpatnya sambil mengusap kasar wajahnya. kenso kembali mengedarkan pandangannya mencari sosol hana .
" hana , ia itu hana" ucap kenso saat melihat hana jongkol di trotoar. Dengan cepat ia memarkirkan mobilnya lalu menghampiri hana
" Hana " teriak kenso membuat hana menoleh padanya
" sedang apa kau di sini" tanya kenso
" Tuan " dengan cepat hana menyeka air matanya .
__ADS_1
" sedang apa kau disini, apa kau tidak tau bagaimana khawatirnya aku" ucap kenso
" Maaf tuan saya tadi berniat untuk pulang tapi tidak hafal jalan pulang" ujar hana sambil menundukan kepalanya
" Maafkan aku" lirih kenso
" minta maaf kenapa" tanya hana
" ya karma gara gara aku kau seperti ini" ujar kenso merasa bersalah
" ini bukan salah tuan, sendainya tadi pagi saya memerhatikan jalan pasti saya sudah tiba" balas Hana tidak enak
" apa kau sudah makan "? tanya kenso.
hana hanya menggelengkan kepala
" Ayo " kenso menaril pergelangan hana
" kita mau kemana tuan"? tanya hana
" katanya kau belum makan, kita sekaramg mau cari makan" ?tanya kenso
" eh nantikan bisa dirumah " jawab Hana
kenso berdecak kesal " tidak bisa , aku laparnya sekarang"! tutur kenso
" Ternyata Tuan yang lapar kenapa harus bawa bawa namaku" guman Hana pelan.
kenso membawa hana kesebua restoran mewah
" Ayo masuk " ajak Kenso
" eh ia Tuan " tutur hana
" slamat datang tuan" ujar menejer cafe
" hmm, siapkan ruangan vip " ujar kenso dingin
" lihatlah wajahnya sudah minta tolong tidal ada senyum senyumnya" cibir hana melihat sikap kenso.
" kau mau makan apa "? tanya kenso saat sudah dalam ruangan vip
" hmm, aku tersera saja " jawab hana karna kurang mengertu dengan menu tersebut.
kensk pun memesankan mereka makanan . beberapa menit kemudian pesanan mereka tiba
" Makanlah " ujar kenso diangguki hana.
Hana makan dengan lahap tanpa malu karna memang ia sudah lapar. Melihat nafsu makam hana membuat kenso terhibur .
" Kau lapar apa doyan " ledek kenso
" lapar" jawab hana polos .
" habiskan , pasti tenaga mu habis karna berjalan". Hana hanya mengangguk sambil tersenyum.
--------------------------------------------------------------------
Hallo guys jangan lupa like dan vote ya biar aku semangat nulisnya.
__ADS_1
Masa novel ku usa 17 episode ngk ada yang vote hehehe. Dan kalau mau promo harus vote 50 dan like minimal 5 episode