Istri Kecil Tuan Muda.

Istri Kecil Tuan Muda.
menunggu


__ADS_3

Menjadi baik bukan bisa atau tidak tetapi tentang mau atau tidak . karsna semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik lagi


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀😴


Hana memilih duduk di halte depan kampus .


Hampir tiga puluh menit hana menunggu namun tak ada tanda tanda kenso menjemputnya . Saat sedang memainkan ponselnya sebuah mobil hitam berhenti didepan , Hana mengira bahwa itu adalah kenso namun saat pemilik mobil keluar Raut wajah hana berubah kecewa.


orang tersebut melangkahkan kakinya menuji hana" Hana kamu ngapain disini"? tanya Darrel


" Aku tunggu jemputan pak " Lirih hana yang masih kecewa


" oh siapa yang jemput " tanya darrel


" te temen dari kampung pak " ucap Hana berbohong


" oh kalau kamu ngk keberatan aku anter aja , lagian ini udah sore " tawar darrel


" Maaf pak tapi saya ngk bisa" tolak Hana secara halus


" yah " Darrel menghela nafasnta


" Maaf ya pak , lain kali aku nebeng de " ucap Hana


" bener ni "? tanya darrel antusia


" Ia pak darrel yang ganteng" balas Hana sambil cekikan


" kalau diluar kampus panggil kayak biasa aja , biar ngk terlalu formal" ucap darrel


" siap kak darrel" ucap hana sambil hormat


" Yaudah kaka balik dulu ya " ucap darrel sambil mengelus rambut Hama


" ia kak hati hati" ucap hana


Darrel pun menuju mobilnya lalu melajukannya meninggalkan Hana


" mending aku kirim pesan aja" guman hana sambil mencarih letak ponselnya.


" slamat siang Tuan , saya sudah pulang , jadi emput atau tidak "? kirim hana pada kenso .


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Saat ini kenso sedang rapat proyeknya , Ia tidak melihat ponselnya karna senga di matikan . Tanpa di sadar rapat berjalan sekitar Dua jam


" pokoknya saya tidak mau tau , Besok laporannya sudah harus baik tanpa kesalahan sedikitpun " ucap kenso tegas


" Baik Tuan " ucap smua kariawan sambil menunduk . Karna kesalahan mereka , Gaji mereka untuk bulan ini dikurangi lima puluh persen.


Kenso keluar dari ruangan bersama Andra yang slalu setia mendampinginya walaupun kadang kadang bosnya menjengkelkan.


" Tuan ini ponsel Anda " ucap andra menyodorkan ponsel milik keso


" Kamu boleh pulang " ucap kenso didalam lif


" Baik Tuan " ucap Andra


Di lif Kenso meyalakan ponselnya tapi tetap fokus pada Lif

__ADS_1


" TING " lif terbuka kenso langsung menuju ruangannya begitu pun dengan Andra.


Kenso melirik ponsel nya ternya sudah pukul Empat . Lalu ia membuka pesan betapa terkejutnya ia ketika melihat Hana mengirimkannya pesan pukul dua siang


"slamat siang Tuan , saya sudah pulang , jadi emput atau tidak "?


" apa Tuan jadi menjemputku "?


" saya menunggu Tuan di halte " .


itulah isi pesan dari hana .


kenso langsung menghubungi Hana tapi tal ada jawaban . segera ia mengambil konci mobilnya lalu berlarian ke bawah.


" Ah kenapa lama sekali " umpat Kenso dalam lif. Saat lif terbuka Kenso langsung berlarian menuju parkiran , kariawan yang melihatnya bertanya tanya kenapa BOS mereka tergesa gesa tak seperti biasanya.


🍀🍀🍀🍀


Dilain tempat Hana yang berfilir kenso tidak akan datang memutuskan untuk pulang sendiri karna menggunakan ojek .


" Mas belok kiri" ucap Hana sambil menepuk nepuk pundak sang ojek


" Mbak gimana sih kita udah empat kali mutar mutar tapi alamatnya ngak ketemu, sebenarnya ingat apa ngk sih " ucap sang ojek dengan nada kesal


" kayak nya saya lupa de mas" ucap Hana sambil tersenyum kikuk.


" Adu mbk maaf tapi kayaknya mbk cari ojek lain aja de bukannya saya ngk mau tapi istri saya baru aja melahirkan " ujar sang ojel


" Yaudah deh mas berhenti didepan aja " Tutur hana dengan nada kecewa .


" Mas ini uangnya " ucap hana memberi beberapa lembar kepada ojek tersebut


" udah ambil aja , buat beli susu anak" balas Hana . Walaupun ia sedang membutuhkan uang tetapi masih bisa berbagi


" makasih ya mbk , mohon maaf saya turunin disini" ujar tukang ojek tersebut


" Ia mas ngk papa saya ngerti kok" balas hana . Ojek terebutpun melanjutkan perjalanannya sedangkan hana memilih berjalan menyusuri trotoar.


" aku dimasih " Ucap hana matanya mulai berkaca kaca karna takut .


" Tuhan lindungi hamba " ucap kirana.


Kirana ingin sekali menghubungi kenso namun ponselnya sudah mati duluan


" Au, kenapa sih kaki ini ngk ngerti baget aku lagi takut malah sakit " grutu hana sambil melepaskan flat shoes nya


" pantes sakit ternyata lecet " guman hana lalu menunduk melihat kakinya .


Dilain sisi kenso sedang melajukan mobilnya untul mencari hana entah berapa kali ia mengrutuki dirinya sendiri . Ia susah mencari Hana di kampua namun dari keterangan satpam hana sudah pergi sejak pukul tiga menggunakan ojek Namun sialnya saat menghubungi satpam dirumahnya katanya hana belum tiba


" arg kenapa aku sampai lupa pada hana, pasti dia kecewa karna aku tidak menjemputnya " umpatnya sambil mengusap kasar wajahnya. kenso kembali mengedarkan pandangannya mencari sosol hana .


" hana , ia itu hana" ucap kenso saat melihat hana jongkol di trotoar. Dengan cepat ia memarkirkan mobilnya lalu menghampiri hana


" Hana " teriak kenso membuat hana menoleh padanya


" sedang apa kau di sini" tanya kenso


" Tuan " dengan cepat hana menyeka air matanya .

__ADS_1


" sedang apa kau disini, apa kau tidak tau bagaimana khawatirnya aku" ucap kenso


" Maaf tuan saya tadi berniat untuk pulang tapi tidak hafal jalan pulang" ujar hana sambil menundukan kepalanya


" Maafkan aku" lirih kenso


" minta maaf kenapa" tanya hana


" ya karma gara gara aku kau seperti ini" ujar kenso merasa bersalah


" ini bukan salah tuan, sendainya tadi pagi saya memerhatikan jalan pasti saya sudah tiba" balas Hana tidak enak


" apa kau sudah makan "? tanya kenso.


hana hanya menggelengkan kepala


" Ayo " kenso menaril pergelangan hana


" kita mau kemana tuan"? tanya hana


" katanya kau belum makan, kita sekaramg mau cari makan" ?tanya kenso


" eh nantikan bisa dirumah " jawab Hana


kenso berdecak kesal " tidak bisa , aku laparnya sekarang"! tutur kenso


" Ternyata Tuan yang lapar kenapa harus bawa bawa namaku" guman Hana pelan.


kenso membawa hana kesebua restoran mewah


" Ayo masuk " ajak Kenso


" eh ia Tuan " tutur hana


" slamat datang tuan" ujar menejer cafe


" hmm, siapkan ruangan vip " ujar kenso dingin


" lihatlah wajahnya sudah minta tolong tidal ada senyum senyumnya" cibir hana melihat sikap kenso.


" kau mau makan apa "? tanya kenso saat sudah dalam ruangan vip


" hmm, aku tersera saja " jawab hana karna kurang mengertu dengan menu tersebut.


kensk pun memesankan mereka makanan . beberapa menit kemudian pesanan mereka tiba


" Makanlah " ujar kenso diangguki hana.


Hana makan dengan lahap tanpa malu karna memang ia sudah lapar. Melihat nafsu makam hana membuat kenso terhibur .


" Kau lapar apa doyan " ledek kenso


" lapar" jawab hana polos .


" habiskan , pasti tenaga mu habis karna berjalan". Hana hanya mengangguk sambil tersenyum.


--------------------------------------------------------------------


Hallo guys jangan lupa like dan vote ya biar aku semangat nulisnya.

__ADS_1


Masa novel ku usa 17 episode ngk ada yang vote hehehe. Dan kalau mau promo harus vote 50 dan like minimal 5 episode


__ADS_2