Istri Kecil Tuan Muda.

Istri Kecil Tuan Muda.
MARAH


__ADS_3

" Tidak mau , aku sidah mencarimu beberapa tahun jadi tak ku biarkan kau pergi lagi".


" Hai paman apa kau sudah gila" Hana mulai geram, suaranya mulai meninggi"


" ikut bersamaku , Aku janji tidak akan melepaskanmu" lirih kenso dengan lembut.


" Lepaskan aki brengsek " Teriak Hana sambil memberontak .


" arg " pekik Kenso saat lengannya di gigit Hana.


" Apa yang kau lakukan " ucao kenso yang mulai kesal.


"PLAK " satu tamparan mendarat di wajah mulus kenso


" Hana " Teriak kenso geram. Tanpa sadar kenso mengepal tangannya


" Apa "!! Kau tau ,kau membuat harga diriku jatuh sebagai wanita. Bagaimana seseorang laki laki yang tidak kukenal memelukku ". Teriak Hana dengan Amarah menggebu gebu .


" Tapi aku mengenalmu lebuh dari kau mengenal dirimu " ucap kenso lirih kini Air matanya benar-benar turun.


" Sayangnya aku tidak mengenalmu dan tal ingin mengenalmu " Jawab Hana ketus lalu melangkahkan kakinya.


" selangkah saja kau tinggalkan ruangan ini ku pastikan smua usaha mu selama dijakarta akan hancur berkeping keping" Ancam kenso .


Hana menghentikan langkahnya " Haruska aku dengar kata katamu" Jawab Hana bibir menyeringai meremehkan .


" Kau yang minta"


Hana tak mengubris perkatan kenso ia memilih keluar lalu menuju ruangan istirahat.


Begitu pun dengan kenso ia melajukan mobilnya ke kantor bicara dengan Hana dalam keadaan emosi pasti tidak akan menyelesaikan masala. Sebelum pergi Kenso sempat berbicara dengan ilham .


" Hana kamu dipanggil sama pak ilham tu " ucap riska


" emang kenapa "?


" Ngk tau , katanya penting "


Hana menyengirt " Apa aku membuat kesalahan atau aku mau di kasih gaji awal ".


Hana mengetok pintu ruangan Pak ilham.


" masuk"


" permisi pak , bapak manggil saya "? tanyanya penasaran.


Pak ilham menyodorkan amplop putih .


" ah pasti bonus " batin Hana


" maaf pak ini apa ya " tanya Hana pura-pura bingung.


" ini gaji kamu bulan ini , saya bayar full , maaf kamu harus berhenti bekerja " Ucap ilham tidak enak .

__ADS_1


DEG DEG DEG.


" Maaf pak maksud bapak apa ya"? bibir Hana bergetar.


" kamu saya berhentikan bekerja " balas ilham sambil menunduk.


" pak saya mohon berikan saya kesempatan " ucap Hana berlinang air mata.


" maaf Hana , keputusan saya sudah bulat. Segera kemasi barangmu" .


Hana tidak tau berkata apa apa lagi , ia keluar dari ruangan lalu mengemas barangnya.


" Hana kamu kenapa nangis , apa kamu dilecehin ama pak ilham " seru riska khawatir.


Hana hanya membisu . Riska melirik amplop yang digengam Hana.


" kamu dipecat " ?. Hana menganguk lalu memeluk riska . Tangisnya pecag


" Hiks Hiks , Apa salahku " guman Hana namun masih terdengar. Riska sebenarnya ingin bertanya banyak namun ia urungkan karna tak ingin menambah kesedihan Hana.


" kamu sabar ya hana, pasti kamu bakal dapat kerjaan yang lebih baik " Hibur riska


" Nyaru kerja dijakarta susah banget , gimana aku mau lunasi utang panti " jawab Hana diselah tangisannya .


" Kamu percaya de sama aku pasti kamu dapat pekerjaan yang lebih baik " . Hana melepaskan pelukannya .


" Riska aku mau pulang , makasih udah berada disisiku" ucap Hana sambil menghapus ingus dihudungnya dengan tangannya.


" aku anter" tawar riska


" tapi "


" percaya aku " balas Hana .


" Yaudah aku ngk bisa maksa " . Riska menarik Hana dalam pelukannya .


" berjanjilah untuk baik baik saja " pintah Riska.


" ia , kau juga " melepaskan pelukannya.


" ris aku pulang duluan ya " pamit Hana


" Hati - hati " .


Hana memilih berjalan kaki menyusuri jalanan ibu kota . Di perjalan ia tak henti henti nya menangis , Beberapa kali ia terlihat menyeka air mata dan Ingusnya .


" hiks hiks Apa lagi cobaan ini Tuhan , rasanya aku suda tidak mampu. bagaimana aku harus melunasi utang panti asuhan " .


Hana merasa sesuatu bergetal di tasnya . Ternyata Ponselnya sedang ada panggilan .


" lisa "


" Halo lis kenapa " ucap Hana

__ADS_1


" hmmm na kamu dipecat " seru Lisa rasu ragu . Hana menjatuhkan Ponselnya harapan terakhirnya pun hilang . Hana mengambil ponselnya lalu menyimpanya.


" Ya Tuhan apa salah ku , kenapa cobaan bertubi tubi " tangis Hana dalam hatinya.


Ia terua berjalan tanpan arah , fikirannya hanya satu yaitu bagaiman cara melunasi hutang panti . Tanpa ia sadar ia sudah berada di tengah jalan . Bunyi klakson kendaran mebuyarkan lamunannya ia menoleh kekanan terlihat jelas sebuah mobil melaju dari sana sambil membunyikan klaksok panjang.


" yatuhan mungkin ini jalan terbaik" . Hana menutup matanya dengan telapak tangannya. Ia pasra apabila harus mati toh dia akan bertemu momy dan dedynya di surga.


cit cit ! suara rem mobil menggemah di telinganya .


" Kenapa aku tidak sakit"


" Nona apa kau tidak apa apa " suara seorang pria .


Tubu Hana bergetar ia menyadari smuanya .


" ha ma maaf " ucap Hana . Entah berapa kali ia menangis hari ini .


" Apa nona baik, baik saja " Ucap pria tersebut


" Aku baik baik saja " ucap hana sambil terseyum


" sekali lagi maafkan saya nona "


" Ah tidak apa apa , disini saya juga salah karna tidak memperhatikan jala "


" Kalau begitu saya antar pulang"


" Tidak usah Tuan , saya bisa pulang sendiri , lagian saya tidak ingin merepotkan anda"


" Aku tidak repot , melihat kondisimu kau sednag tidak baik.


Hana pun nampak berfikir sejenak, apa yang diucapkan pria didepannya memang benar.


" Baiklah " .


Pria teraebut mebantu Hana berdiri lalu menuntunnya kemobil .


" Dimana alamatmu "? tanya pria tersebut


" jalan xx" . Mobil terasa hening , tak ada percakapan sama sekali . Hana terus berfikir langkah yang harus ia ambil agar bisa medapat pekerjaan. sedangkan pria disampingnya sesekali melirik wajah cantik Hana.


Hingga sampalah mereka didepan kos Hana ,


" Trimakasih kak " ucap Tulus Hana sambil tersenyum .


" ya , trimakasih kembali"


" saya duluan kak ". Saat Hana membuka pintu priaitu memegang tangannya.


" Hmm maaf bisaka kita berteman " ucapnya sambil mengulurkan jari jari manisnya. Hana tampak berfikir sejenak lalu membalas jabatan tangannya.


" Derrel "

__ADS_1


" Hana .


ya begitulah pertemuan singkat mereka.


__ADS_2