
Keesokan Harinya pagi- pagi buta Hana sudah berangkat kerja . ia juga sudah mengatakan pada lisa bahwa ia akan tinggal dirumah majikannya . Walau dalam hati Lisa ia tidak merelakan Hana tinggal dirumah majikannya Namun ia mencoba untuk tidak egois . Lisa mengerti bahwa Hana mebutuhkan Uang .
Hana berdiri didepan pagar yang menjulang tinggi sambil menenteng tas pakayannya
" smoga hariku beruntung disini "
" eh mbk yang kemarin kan " seru satpam sambil menggeser pagar agar leluasa berbicara dengan hana.
" Ia pak " balas hana sopan
" oh itu bu nining udah berangkat ke kampung, katanya bakalan lama jadi dia nitip ini " ujar satpam tersebut sambil menyodorkan secarik kertas . Hana mengambil kertas tersebut lalu membaca nya .
" slamat pagi hana , maaf bibi tidak sempat menemui jadi bibi menulis pesan ini , selama bekerja dengan Tuan muda kau harus bangun lebih awal lakukan pekerjaanmu seperti menyiapkan sarapan dan lain-lain dengan baik, lalu ketika pukul lima bangunkan Tuan muda ingat dia tak suka terlambat , setelah tuan muda pergi barulah kau membersihkan kamar Tuan Muda , Jangan menyentuh barang pribadi Tuan muda jika dia marah ia tidak akan memandang usia dan jenis kelamin . Kamarmu berada di samping dapur, dan kamar Tuan muda diatas , jika kau naik kamarnya paling sudut ruangan , Smoga harimu menyenangkan ." Itulah pesan yang ditulis bi nining.
" tidak terlalu sulit " batin Hana
" maaf pak bisaka anda mengantar saya ke dapur " ucap Hana
" Mari neng" Satpam tersebut mengantar Hana menuju dapur
" enneng bisa masak sekarang , mungkin tuan Muda akan bangun sebentar lagi"
" Ia pak trimakasih sudah mengantar saya "
" ia neng ohia nama enne siapa "?
" saya hana pak , kalau bapak " tanya Hana balik
" saya dimas panggip aja mang dimas" tutur mang dimang
" Ah ia mang dimang, Smoga pekerjaan kita menyenangkan "
" Tuan baik kok " bisik mang dimang lalu pergi .
" Kok aku merending ya dengar mang dimang bilang Tuan muda baik" Hana memegang tekuknya ia merasa aura dingin dirumah ini.
Setelah menyimpan tasnya dikamar Hana memulai memasak tanpa ia sadari sedari tadi Kenso diam diam meperhatikannya dibalik dinding .
" Huh lihatlah dia walaupun masak tetap cantik " batin kenso .
saking Seriusnya mengintip Hana kenso sampai menyenggol Vas bunga hingga terjatuh .
" Siapa di sana " teriak hana.
Dengan terburu buru Kenso berlari kekamarnya tanoa memperdulikan pecahan vas tersebut.
Hana mematikan kompor lalu merancari asal suara . Hingga ia menemukan serpihan vas bunga yang pecah.
" Kok pecah , perasaan dari tadi ngk ada orang " Hana kembali memegang tekuknya
__ADS_1
"masa sirumah ini ada hantunya " batin hana . dengan cepat ia membersihkan pecahan tersebut lalu melanjutkan masakannya.
" yeh akhirnya selesai " . Harum masakan Hana sampai kekamar kenso .
" Hmm dia masak apa kok harum banget ya " batin kenso , sebenarnya ia dari tadi ingin turun namun ia tidak ingin Hama tergangu .
" Kok Tuan muda ngk turun- turun ya , apa aku bangunin aja ya toh bi nining bilang kalau Tuan dibangunin" . Akhirnya Hana memberanika diri kekamar kenso .
Sedangkan kenso dikamarnya sudah tidak tenang , ia ingin berangkat bekerja namun tidak tau harus berbuat apa saat bertemu Hama di bawa.
tok tok tok ....
" siapa " tanya kenso penasaran
" Maaf Tuan saya pelayan baru, Bibi beroesan agar membangunkan Tuan, sarapan anda sudah siap" ujar Hana
" ah ia tunggulah dibawa saya akan segera kebawah" balas kenso .
" Baik Tuan ". Akhirnya Hana lebih duluan kebawa disusul oleh Kenso . saat Hana membersihkan meja makan...
" hmmm " Kenso berdehem
" Ah maaf Tuan " Hana mengakat kepala ia melihat Kenso dari ujung kaki hingga kepala
" Paman "? . Ucap Hana kaget
" Kenapa kau disini " tanya hana kesal
" Apa kau tidak tau kalau aku pemilik rumah ini " jawab kenso sambil menyeringai bibirnya
Hana memijat pilipisnya " Baiklah aku akan keluar , anggap saja sarapan itu bonus untuk mulut ember paman" jawab hana ketus
" Apa kau lupa dengan kontrak kerja" Balas Kenso sambil senyim mengejek
" maksud paman " hana menyengirt kan dahinya. Kenso berjalan ke atas mengambil kertas kontrak lalu memberinya pada hana .
" Baca keras- keras " Tita Kenso
" perjanjian apa ini kenapa aku harus membayar 5 kali lipat dari gajiku " protes Hana
" Kau sudah menandatangani kontrak tersebut , ingat kau menandatanganinya di atas matrei jadi jangan salahkan aku jika menuntut mu " ejek Kenso
" Kau " Geram Hana . kenso berdiri dari tempatnya lalu naik ke atas kamarnya mengambil tas kerja nya . sedangkan dibawah Hana tak henti hentinya mengerutuki dirinya
" Ah kenapa aku sebodoh ini" gumannya sambil memukul kepalanya .
" kepala akan sakit jika kau terus memukulnya . Kenso menjentikkan jarinya didahi Hana
" au sakit " rintih Hana .
__ADS_1
" Habiskan sarapanku " ucap kenso lalu berlalu
setelah membuat Hana kesal kenso langsung melaju kekantor menggunakan mobil ferrari.
sepanjang perjalan bibirnya terusnya tersenyum , Moodnya hari ini benar benar baik karna berhasil menjahili Hana . sesampainya di Kantor kenso menganti ekspresinya yang datar namun tetap ganteng dan berwibawa.
" Wow Tuan kenso tiap hari makin ganteng" bisik-bisik kariawan wanita.
" kalau ingin bergosip silakan tinggalkan gedung inj , perusahaan tidak membutuhkan kariawan yang tidak memprioritaskan pekerjaan " sindir andra lalu meninggalkan kariawan yang sudah ketakutan.
" pesanka aku sarapan " pesan kenso kepasa Andra
" baik Tuan" balas Andra.
Tak berapa lama kemudian sarapan kenso tiba
Andra mengetuk pintu ruangan kesno.
" permisi Tuan ini Pesan Anda" ucap kenso sopan
" letakkan dimeja " balas kenso singkat
" kau beloh bekerja kembali " seru kenso tanpa memperhatikan Andra.
" Baik Tuan " balas Andra sambil membungkukkan tubuhnya lalu kembali bekerja .
" Apa yang dilakukan Hana dirumah ya " Kenso mulai menebak nebak sambil mengunya makanannya .
" Apaka dua benar Hana , kenapa di beruba menjadi keras kepala , apa ini efek dari amnesianya "
" Apa dia tidak didik dengan bain saat dipanti" .
setelah menghabiskan sarapannya keso kembali berkutat dengan Leptopnya .
Tak terasa sekrang pukul dua belas , kenso menghentikan perkerjaannya lalu mengambil ponselnya mencari nama seseorang .
" Hallo Tuan muda ada yang bisa saya bantu" tanya seseorang dusebrang telfon yang tak lain adalah Mang dimang .
" saya pulang lebih awal , sampaikan pada pelayan baru itu untuk masak makan siang".
"Baik Tuan " . Han tidak menjawab lagi ia memutuskan sambungan telfonnya .
" Maaf Tuan apakah anda ingin pulang " Tanya andra saat berpapasan dengan kenso di lobby
" hmm, kosongkan jadwalku " titah Kenso lalu menunu mobilnya. Sebenarnya Kenso masih punya beberapa pekerjaan namun ia tinggalkan demi melihat wajah kesal Hana.....
**BERSAMBUNG......
Hy reader jangan lupa ya vote and like biar aku semangatđź–’**
__ADS_1