Istri Kecil Tuan Muda.

Istri Kecil Tuan Muda.
terungkap ( part satu)


__ADS_3

"Yang tegar Tuan" ucap Andra.


Andra dan keson sedang berdiri dipusaran mang dimang . Terlihat dari ratu wajah keduanya bahwa ada duka yang dalam .


" Tuan sebaikya Anda istrihat, biarkan mang dimang beristirahat dengan tenang " ucap Andra .


Akhirnya kenso menuruti kata-kata Andra , Tubuhnya juga merasa leleah jadi ia putuskan untuk pulang.


Hana pov


" Astaga Hana kau darimana , kau jangan macam-macam " ucap lisa dengan nada curiga


" Kau jangan berfikir yang aneh-aneh , aku kemarin pingsan dijalan jadi Paman di bar yang menolong "ucap Hana mulai kesal


" Astga maafkan aku , lain kali kalau harus cepat menghubungiku " Timpal Lisa


" Hp ku lobet" balas Hana cuek .


" Yeh gitu aja ngambek " Timpal lisa melihat raut waja Hana


" Kamu si nyebelin " balas Hana


" yakan udah minta maaf" jawab lisa tak mau kalah


" Ah tau ah" Hana pun meninggalkan lisa


" yang ngambek nie "


Tak terasa Hana dan lisa sudah sebulan 1 minggu d jakarta , Hana juga mendapat pekerjaan di salah satu minimarket , Ia ship pukul Tujuh pagi sampai lima sore lalu bekerja dibar .


" Lis sarapannya di meja jangan lupa dimakan" teriak Hana sambil berlari keluar larna ojek pesanannya sudah menunggu . Jarak minimarket dengan kosan mereka cukup jauh ".


" makasih mas " ucapnya sambil mengambalikan helm.


" sama sama mbk ".


"eh mbk Hana ke kasir jagain kasir dulu saya kebelet " teriak riska . Hana geleng geleng melihat tingka teman barunya itu persis anak-anak.


" Awa ngompol " teriak Hana sambil cekikan


seorang pelanggang membawa sebuah Miniral kemeja kasir . Pelanggan tersebut tak lain Adalah Kenso . Namun ia seakan tidak mengenal Hana. Hana pun malas menyapanya ia merasa laki laki didepannya ini sangat dingin


" *lihat wajahnya seperti tidak distrika "


" Apa dia tidak mengenal atau pura pura lupa , cih dasar tidak tau diri " cibir Kenso , padahal ia berharap Hana menyapanya*.


" lima ribu " ucap Hana singkat .


kenso mengeluarkan uang lima puluh ribu .


" Ini kembaliannya "

__ADS_1


" Ambil saja , itu tak seberapa dengan kekayaanku anggap saja aku bersedakah padamu " ucap kenso dengan angkuh


" Brak " Hana menggebrak meja kasir hingga mengalihkan perhatian orang .


" *Sialan paman ini mengibarkan bendera perang padaku "


" Apa dia ingin berperang denganku*"


Mata tajam mereka sedang beradu seakan menunjukan siap berperang .


" Hana apa yang kau lakukan " teriak pak ilham pemilik minimarket .


Deg, Deg , Deg .


Hati Kenso bergetar hebat mendengar nama Hana .


" Tidak pak tadi ada semut nakal jadi saya pukul heheh" ucap Hana sambil menggaruk tekuknya yang tidak gatal.


" mbk Hana , Sini biar saya yang lanjutin " ucap riska yang baru keluar dari kamar mandi.


" Ah ia s" ucap Hana lalu pergi melanjutkan pekerjaannya tanpa mengubris Kenso


" Tuan kenso Alvaro " tebak riska


" Benarka , " Timpal pak ilham .


" ah ia betul ini Tuan kenso pengusahan muda terkenal " balas riska tak kalah heboh.


" Ah maksud Tuan Hana , Dia kariawan baru "


" siapkan saya tempat untuk berbicara dengannya , saya tunghu lima menit kalau tidak minimarket ini saya hancurkan " ucap nya dengan ancaman


" An ba baik Tuan " balas Ilham lalu berlari mencari Hana


" Hana " teriak Ilham


" Apasi pak , lihat ni smuanya jadi jatoh " ucap Hana jengkel . Padahal bosnya Ilham .


" Itu Tuan kenso Alvaro ingin bicara denganmu " jawab Ilham dengan suarah terengah engah .


" Saya ngk kenal" balas Hana cuek


" cepat ke sana atau tempat ini ditutup olehnya" balas pak ilham sambil menarik tangan Hana .


" Lepasin pak " teriak hana


" Maaf Tuan ini kan yang anda cari , Tuan bisa bicara di ruangan saya " Ucap Pak ilham


" Tunjukan ruanganmu "


" Mari tuan " ucap pak ilham sambil memberi kode Hana untuk mengikutinya

__ADS_1


Kenso melirik Ilham agar ia keluar .


" Ah maaf Tuan saya permisi" ucapnya dengan halus


" Ada apa paman " Hana bertanya dengan ketus


" Siapa namamu "?tanya kenso dengan serius.


" Apa pentingnya namaku " jawab Hana masih ketus. Kenso menghela nafasnya.


" Apa kau tidak mengingatku;"


" Ya aku ingatlah " balas Hana dengan angkuh


" Benarka , kalai begitu siapa aku " kenso mulai antusia .


" Paman yang menolongku" balas hana santai . Muka waja kenso berubah pias .


" apa benar gadis ini yang kucari, tapi Mang dimang bilang dia amnesia sementara " Kenso mulai ragu . Sifat yang dimiliki Hana kecil sangat beda dengan wanita dihadapannya ini.


" kalau begitu beritau aku namamu" pancing kenso .


" Lalu kalau aku memberi tau namaku , pasti kau mau memberi tau seluru antero bahwa kau pria baik yang menolong gadis tak berdaya" cibir Hana.


" Ayolah , beritau aku namamu " . Mulai merengek.


" hmmm" Berfikir sejenak .


" kalau begitu jujur padaku , untuk apa kau ingin tau namaku" .


" apa yang harus ku jawab? kalau aku salah langkah seandainya wanita dihadapankh ini bukan Hana pasti ia akan memanfaatkan situasi"


"Hmm, beritau namamu sekarang nanti akan ku jawab pertanyaanmu"


" cih, Tidak mau " cibir Hana lalu beranjak dari tempatnya .


" Selangkah saja kau meninggalkan ruangan ini Ku pastikan Minimarket ini tertutup dan tak ada satupun tempat yang akan menerima mu bekerja " ancam Kenso .


Nyali Hana down , ia menelan salivanya menahan mendengar ancaman kenso .


Hana menarik nafas dalam - dalam seakan mengumpulkan kekuatan untuk berperang


" Hana Setiawan " teriak Hana menekan setiap Huruf yang dilafalkan


Deg Deg Deg .


Kenso memeluk Hana . Sungai dimatanya sudah terbedung. Hana yang kaget refleks memukul mukul punggung Kenso .


" lepaskan aku " pekik Hana


" Tidak mau , aku sidah mencarimu beberapa tahun jadi tak ku biarkan kau pergi lagi".

__ADS_1


__ADS_2