Istri Kecil Tuan Muda.

Istri Kecil Tuan Muda.
pesan menjengkelkan


__ADS_3

Malam Hari kenso merasa lebih baik . Ia mengambil ponselnya lalu menekan beberapa angka di sana .


" Slamat malam Tuan , ada yang bisa saya bantu " ucap seseorang yang tak lain adalah Hana


"cih bahkan di telfonpun dia tidak suka basa-basi "" Menyebalkan "!!! grutu kenso


" Siapkan aku makanan " ucapnya lalu memutuskan sambungan telfon.


Sedangkan di bawah Hana sedang menyiapkan makan malam Tuan besarnya itu .


Setalah dirasa cukup Ia mengambil ponselnya bermaksud menghubungi kenso namun diurungkan ketika melihat orangnya turun .


" Apa sudah siap" tanya Kenso


" Ia Tuan " ucao Hana sambil menundukkan pandangannya


" Temani aku makan " ucao kenso tanoa memperhatikan Hana


" Maaf Tuan saya sudah makan " ujar Hana


" Saya tidak menyuruh mu Makan , duduk dan temani saya " Tidak ada penolakan"! ucap kenso tegas


"sial harga diriku jatuh di depan pria Tua ini , awas saja kau " umpat Hana.


" eh baik Tuan " Ucap Hana kikuk


Hening , tidak ada yang membuka suara hanya sesekali terdengar bunyi sendok .


Hana terus menundukkan kepalanya , ia sedikit tidak nyaman duduk denga kenso .


Berbeda dengan kenso sedari tadi jantungnya berdenyut tidak bisa dianggap konfromi tetapi masih ia tutupi . sesekali ia melirik wajah Hana yang sepertinya mengantuk.


" memang ya orang kaya , kalau makan lama banget kaya pangeran kayangan , dia ngk tau apa jam tidir aku keganggu gara gara dia" umpat Hana sambil meremas remas baju bagian bawahnya...


kenso memang sengaja memperlambat makannya agar bisa bersama Hana lebih lama , Namun melihat wajah Hana yang sepertinya kurang tidur ia mulai mempercepat makan .


setelah beberapa menit menunggu Akhirnya kenso selesai makan.


" bereskan semuanya dan bawakan saya kopi ke ruang kerja " seru Kenso berlalu


" Baik Tuan " ucap Hana


"sabar hana sabar , emang ini setara dengan gajimu " batinnya sambil mengelus ngelus dadanya .


Hana mulai memanaskan air lalu menunggu beberapa menit hingga airnya mendidih kemudian menyiram bubuk kopi .


setelah itu ia mengantarkannya keruangan Kenso.


" permisi Tuan " ucap Hana dari balik pintu


" Masuk " Titah kenso


" Tuan ini kopinya " seru Hana


" hmm " ucap kenso acuh.


Hana meletakkan kopi tersebut di atas meja.


KRING.... KRING...KRING.


Hana mengambil ponsel di kantong celana nya

__ADS_1


"KAK DARREL" guman hana lalu mengangkat panggilannya. kenso tampak Acuh namun saat mendengar Hana menyebut nama laki laki ia mengalihkan pandangannya pada hana


Darrel : Halo


Hana : Halo kak darrel , ada apa ?


Darrel : Apa kau sibuk besok .


Tiba tiba ponsel hana direbut kenso , kenso memutuskan panggilannya


" saya paling tidak suka kalau jam kerja malah asik-asik menefon " ucap kenso dengan nada kurang ramah sambil menatap tajam Hana.


seketika nyali hana menciut


" Maaf Tuan lain kali tidak saya ulangi " ucap hana terbata


" keluar , seblelum aku berbuat kasar " ucap kenso sambil membuang ponsel hana ke arah gadis tersebut . Hana pun menangkap ponselnya .Tanpa benyak bicara hana melangkahkan kakinya berniat untuk keluar namun kenso kembali memanggilnya


" Hey tunggu " seru kenso


" Apa kau ingin kuliah " tanya kenso sambil menatap lekat wajah Hana.


Hana menyengirt heran " Maaf Tuan maksud anda " ucap hana heran


" hmmm, begini aku tau kau hanya lulus Sma bagaimana kalau kau kuliah " ujar Kenso .


" Bagaimana mau kuliah , sedangkan untuk membiayai hidupku saja susah" Ujar Hana sambil tersenyum kecut


" kalau kau mau aku bisa memasukkan mu ke salah satu unuversitas terbaik di kota ini " Tawar kenso secepat kilat


" Maaf , saya kurang mengerti maksud anda"


" yasudah kalau kau mau tidak mau , padahal universitas itu membuka jalur beasiswa" ujar kenso lalu beranjak kembali ke kursinya.


" saya mau Tuan " ucap hana cepat sambil memegang tangan kenso .


Kenso terus mentap tangannya yang di pegang hana.


" Maaf Tuan saya lancang " ucap hana sambil menundukkan kepalanya.


" hmm"


" Jadi bagaimana Tuan " ujar Hana menatap lekat wajah kenso , berharap agar kenso masih mau membantunya


" apanya yang bagaimana"? tanya kenso balik


Hana menghembus kasar nafasnya " Ah tidak jadi tuan, kalau begitu saya pamit " lirih hana , ia merasa dipermainkan oleh kenso


" orang kaya memang seenaknya " batin hana


" Apa aku salah bicara " tanya kenso pada dirinya sambil menatap punggung hana yang mulai menghilang dari balik pintu.


Hana keluar dari kamar kenso dengam sedikit rasa kesal dan kecewa . Hana mengalihkan perhatiannya pada ponselnya yang berdering tanda pesan masuk


DARREL " Hana , kenapa kau memutuskan sambungannya , apa kau baik bail saja "?


Hana " Maaf kak tadi ponselku lobet .


Darrel " ah syukur lah kau baik baik saja , kalau begitu istirahatlah , slamat malam .


Hana tak lagi membalas pesan Darrel rasanya ia tidak punya tenanga.

__ADS_1


setelah mencuci gelas bekas kopi Hana langsung menuju kamarnya lali masuk ke kamar mandi . setelah sikat gigi dan cuci muka ia merebahkan tubuhnya lalu mecoba menutup matanya .


Mata Hana terpejam namun tubunya tidak sedari tadi ia memikirkan panti asuhan .


"*apa mereka baik -baik saja " batin Hana.


Matanya kembali terbuka ketika ponselnya berbunyi


"Tuan muda , kenapa ia menghubungiku malam-malam apa tidak puas menghinaku " gumana Hana namun tetap saja membuka pesan tersebu


" Bangun lebih awal besok , Aku akan mengantar mu mendaftar , siapkan surat surat pentingmu* "


refleks hana bengkit dari kasur lalu meloncat loncat bahagia. Hana hendak membalas pesan kenso namun diurungkan karna kenso melakukan panggilan video . Hana enggan untuk mengangkatnya namun sialnya tangannya malam menyentuh ikon jawab.


" Slamat malam Tuan , ada yang bisa saya bantu " ucap hana sambil menutupi kegugupannya . saking gugupnya ia memutarvkamerah ponselnya dan mengarahkannya pada lantai


" kenapa tidak membalas pesan ku , apa kau tidak mau kuliah" ? tanya kenso dengan suara sebal


" Maaf Tuan tadi saya hendak membalasnya tapi anda melakukan panggilan video inj.


" Jadi ini semua salah ku "? seru kenso tak terima


" Eh bukan Tuan , maksud saya tidak begitu" ucap hana gugup


" lupakan , Bagaimana apa kau mau atau tidak" ucap kenso


" saya mau kok Tuan " Ujar Hana


"Kalau begitu balik kamera mu " seru kenso


" Tapi Tuan "


" jangan membantah majikanmu " ucap kenso dengan tatapan tajam dari dalam ponsel.


Tanpa banyak bicara Hana membalikan kamera ponselnya namun lagi lagi di arahkan pada tembok.


" perlihatkan wajah mu " ujar kenso


" Tidak mau " ujar hana yang mulai kesal


" kalau begitu penawaranku dibatalkan " ucap kenso sambil tersenyum licik


" merepotkan " batin hana.


"Anak pintar " ucap kenso ketika hana memperlihatkan wajahnya, namun belum cukup beberapa menit sambungannya sudah terputus.


" Tadi dia bilang perlihatkan wajahku sekarang malam di putus , dan tadi dia bilang apa Aku anak pintar , memangnya siapa yang mau jadi anaknya " grutu hana


Tak lama kemudian kenso kembali mengirim pesan .


" Tuan kenso akan ku balas perbuatanmu" teriak hana dengan mata berbara bara .


Bagaimana tidak kenso ternyata mengambil foto wajah hana saat sedang melakukan videocool dan parahnya lagi ekspresi hana seperti wanita gelandangan .


---------------------------------------------------------------------


HALO READERS MAAF YA KALAU ADA PENULISAN YANG KURANG TEPAT .


JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK LIKE,COMEN DAN VOTE BIAR AKU SEMANGAT UP NYA ❤


LOVE KALIAN ....

__ADS_1


__ADS_2