
Hana mengikuti langkah pak harto menuju kelas . Jangan tanya sekarang Tangannya mulai basah dan dingin rasanya ia ingin kabur . Kini Hana sudah berdiri didepan kelas yang sepertinya sudah memulai materi .
" Permis buk yanti" ucap pa harto
" Ia pak " jawab wanita tersebut sambil melirik Hana
" Perkenalkan dia adalah hana , mahasiswa baru di jurusan desain mode khusus dikelas ini "ucap Pak harto
" oh . kalau begitu perkenalkan diri mu" ucap Bu yanti
" Hallo . perkenalkan nama saya Hana saya pindah dari jogja " ucap hana gugup
" Hy Hana " Sapa siswa yanga da dikelas.
Hana melihat mereka sepertinya baik .
" Kalau begitu hana kamu duduk di bangaku kedua , di blakang shasa" ucap bu yanti
" ia bi trimakasih " ucap hana
" kalau begitu saya undur diri, silakan lanjutkan materinya" ucap pak harto
" Baik anak- anak kita lanjutkan materinya jadi bla bla bla bla " . setelah beberapa jam belajar akhirnya kelas pertama selesai .
" Hy hana " ucap seseorang yang duduk di depan hana
" Hy " ucap hana rama
" perkenalkan aku Shalsa " ucap shalsa
" senang berkenalan dengan mu "
" eh Hana kenalin nama aku reno " ucap reno dengan tersenyum ,sepertinya dia yah begitulah laki laki dan bersifat wanita hhh
" Kalau aku kartiks " ucap salah satu dari mereka
" salam kenal ya smoga kita bisa menjadi teman yang baik" ucap hana
" Yaudah kalau gitu kita ke kanti yuk " ucap reno
" ayok , hana kamu ikut"? tanya katriks
" eh ia kebetulan perut ku udah keroncongan hhah" ucap hana diiringi tawa mereka .
Saat berjalan ke kantin smua perhatian menuju pada mereka khususnya pada hana
ada yang menatap kagum khususnya laki laki dan menatap tidak suka pada hana
" hana lihat tu mereka dari tadi lihat kamu " goda shalsa
" ah masak sih " ucap hana salah tingkah
" ya wajarlah mereka ngelirik kamu orang kamu cantik " timpal reno
" ia , jangan jangan nanti kamu jadi ratu kecantikan kampus ni " timpal katriks yang ikut menggoda hana
" ah kalian jangan gitu dong aku kan malu " ucap hana.
Kantin siang itu terlihat ramai dan sangat bising membuat hana sedikit tidak nyaman
" eh guys kita duduk disitu yuk" ucap reno setengah berteriak membuat katriks dan shalsa menunduk malu
" Eh reno kita kan udah bilang kalau mulut kamu ngk bisa direm kita ngl bakalan bareng kamu lagi" ucap katriks berbisik namun matanya mentap tajam reno.
__ADS_1
" eh sory kelepasan " balas reno tersenyum kaku
" yuk kita duduk disana " ucap shalsa.
mereka berempatpun mendudukan bokongnya dikursi yang kosong lalu membolak balikkan menu
" hana kamu pesan apa " ucap katriks
" hmm, bakso sama minumnya jus tamarella aja de " ucap hana
" aku juga samain sama hana " seru katriks
" aku juga " timpal reno
" kalau gitu aku sekalian samain daripada tanggung hh" ucap shalsa
akhirnya mereka semua memesan bakso .
beberapa menit kemudia pesanan mereka tiba.
" akhirnya " ucap reno sumringn
" Kayak ngk pernah lihat bakso aja " sindir shalsa
" irih bilang bos" balas Reno tak mau kalah
" udah kalau makanan udah didepan harus di makan jangan dianggurin pamali " tegur hana
" Tu denger tu" seru katriks
mereka pun menyantap makanan masing - masing diiringu beberapa candaan , Namun saat mereka semua sedang asik-asik nya makan tiba - tiba tiga orang mahasiswa menghampiri mereka dengan tatapn kebencian sepertinya mereka satu geng .
" Bisa pindah ngk " ucap salah satu dari mereka pada hana
" gue bicara sama anak kamoungan ini bukan lo " balas salah satu dari mereka
" maaf tapi kita duluan disini jadi kalian bisa cari tempat lain " ucap hana pada loli ketua gengnya
" wah mulai berani ya lo" tegur bianka teman loli
" emang lo smua siapa mau ditakuti " ucap shalsa
" BYUR " loli menyiram wajah hana dengan air mineral untung saja tidak mengenai bajunya
" kamu apa apan si" ucap hana yang mulai meninggi
" kenapa, mau marah" tanya loli tanpa merasa bersalah
"BYUR" tanpa aba - aba reno menyiram hana dengan jus dan air baksonya yang sempat tersisa
" babgsat " teriak loli murka
" satu sama " ucap reno
shalsa , katriks, dan reno sudah pasang badan melindungi hana
tanpa hitungan 2 geng ini mulai saling memukul.
shalsa menjambak Loli , reno mendorong dorong Bianka, begitupun dengan katriks ia saling menjambak dengan rani teman loli.
Lain halnya dengan hana karna merasa panik ia hanya menonton. Semua mata menuju mereka semua terkecuali Devan pria terganteng di kampus itu dan salah satu pria terkaya di kota ini . Sedari tadi ia menyantap makanannya dengan tenang tanpa memikirkan yang lain namun kali ini telinga benar benar sakit mendengar drama dikampus
" Bruk " Devan menendang meja di hadapannya hingga makanan diatasnya berceceran dimana mana
__ADS_1
" Diam atau kuhabisi kaliam " ucapnya dengan dingin.
Seisi ruangan kembali hening termaksud teman telan hana dan loli . Siapa yang tidak kenal dengan Devan dengan kekayaan yang dimilik sangat mudah mengahabisi orang
Hana yang kaget hanya diam dengan tangan bergetar , ia tak menyangka dunia perkuliahan tak seindah yang ia bayangkan selama ini.
Saat devan sudah pergi loli dan kawan kawannya juga bubar
" Urusan kita belum selesai " seru loli
" Siapa takut" teriak Reno yang emosinya kembali menggebu gebu.
" Hana kamu ngk papakan " ucao katriks
" ia aku ngak papako " ucap hana yang
" yaudah ke kelas yuk , bentar lagi jam istirahat abis " ucap shalsa . Mereka berempatpun menuju ke kelas
" Hana kalau kamu ketemu sama loli and the geng jangan lemes ya pokoknya harus gas pul jambak merek" ucap reno
" Udah ah biarin aja " ucap hana , sebenarnya ia tidak suka kelakuan yang seperti tadi namun bagaimana lagi teman temannya hanya berniat melindungi.
" oh ia dan satu lagi yang cowok yang dikantin tadi yang nendang meja , kamu jangan pernah sekali kali cari masalah sama dia " ucap reno
" emang kenapa " tanya hana
" gini hana , dia itu sadis banget kalau dia udah ngerasa keganggu ngk bakalan tanggung tangung habisin kita " ucap shalsa sambil bergidik ngeri .
Hana masih ingun melayangkan beberapa pertanyaan namun dosen keburu masuk
" slamat siang anak anak " ucap dosen tersebut
" kak darrel " batin hana
" han kamu juga harus tau dosen didepan ini salah satu dosen mematikan " ucap reno
" Hey kalian berdua kalau mau ribut silakan keluar dan tidak usah ikut mata pelajaran saya" ucap Darrel .
" wah dia frofesional banget ya" batin hana
beberapa menit kemudian Kelas selesai .
" Han kita balik duluan ya " ucap shalsa
" ia kalian hati-hati " seru hana pada teman barunya tersbut
" Ia han , babay " ucao reno di iringi cepiki cepiki alah diri nya .
" Yelah kayak mau pisah setahun aja" cibir katriks
" sewot " timpal reno
" udah sana pulang ntr di cariin orang tua kalian" ucap Hana
" yaudah kita dluan ya han " seru Katrik
mereka bertiga pun melangkahkan kakinya ke dalam mobil reno. sedangkan Hana memilih duduk disalah satu halte depan kampus untuk menunggu kenso.
Hy guys ini visual hana ya ❤
jangan lupa like dan vote soalnya novel ini udah episode 10 lebih tapi sayang yg like ngk ada😥
__ADS_1