Istri Kecil Untuk CEO Dingin

Istri Kecil Untuk CEO Dingin
Sakit


__ADS_3

Al tidak bisa hanya diam saja tanpa ada pergerakan, Ia menyuruh seseorang kepercayaan nya, Ia langsung saja menemui orang itu dan pergi tanpa pamit dengan Ara.


"Bi aku keluar bentar ada urusan, nanti bilangin Ara kalau sudah bangun".


"Baik den, Hati-hati".


"Ya bi".


Walaupun Al mempunyai sikap yang dingin berbeda dengan yang lebih tua ia akan sopan terhadap orang itu, kecuali ngelunjak. Semenjak kecil Al tinggal bersama papa dan pembantu di rumah nya, karena mama nya pergi meninggalkan papa nya demi lelaki lain. Dari situ Al tidak mau tahu tentang perempuan, Berbeda dengan Ara ia merasa hati nya tenang ketika bersama dengan Ara. Tetapi Al juga tidak tahu suatu saat kalau Ara akan menyakiti nya.


"Pak nanti jika Ara minta antar keluar jangan di antar ya pak, bilang aja yang nyuruh saya".


"Baik den".


Al segera menancapkan gas nya melaju ke Restoran terdekat.


"Maaf terlambat". berjabat tangan


"Oh tidak apa-apa pak, Kalau boleh tahu apa yang harus saya kerjakan?". Tanya orang itu


"Saya minta kamu mencari tahu tentang orang ini segera!, mungkin sekarang mereka sudah ke luar negeri untuk menghindar dari keluarga kami".


"Maaf pak jika sudah ketemu orang ini, kita melakukan tindakan apa?"

__ADS_1


"Kamu cari tahu dulu, apa motif nya ia pergi dari rumah dan menghindar dari anak nya sendiri"."Baik pak, saya akan hubungi bapak segera".


"Trimakasih, saya pergi dulu".


Al pergi ke kantor sebentar untuk meng handle pekerjaan sebentar, karna badan nya yang kurang Fit ia tidak lama di kantor nanti.


Ara bangun, melihat sekeliling nya tidak ada orang satu pun, ia beranjak dari ranjang melihat makanan yang di ambil kan tadi sudah habis, tetapi orang nya tak ada.


"Udah di ambilkan gak mau beresin!". Kesal nya. Ia mengambil gelas dan piring untuk dibawa ke dapur.


"Non makan dulu, dari tadi belum makan?".


"Ya bi bentar, Al kemana bi?."


"Den Al keluar non ada urusan kata nya".


"Mungkin ada hal yang harus di urus non".


"Ya udah bi,aku siap-siap mau keluar juga sebentar".


"Ya non".


Ara berlari ke kamar ber siap-siap untuk mencari keberadaan orang tua nya lagi, Sesampainya di bawah ia ditanya oleh sopir.

__ADS_1


"Sore non, Ada yang bisa saya bantu?".


"Antar saya pergi mecari papa saya pak".


"Maaf non tidak bisa tadi Den Al sudah berpesan kalau non disuruh istirahat dirumah saja".


"Kok gitu sih Al gak tau apa ada yang harus dicari".


"Maaf non, saya permisi".


Ara pergi ke kamar lagi dengan wajah malas nya, ia menangis mama nya sampai sekarang belum ada kabar. Ara sudah tidak bisa menahan emosi nya ia telfon suami nya itu.


"Al lo gimana sih, gue mau keluar bentar masa gak boleh?".


"Mau ngapain?".


"Mau cari Orang tua gue puas lo!".


"Dirumah aja Ra Istirahat, Biar saya yang ngurus!."


"Tapi kan Al!.Halo??".


Al tidak mau berdebat dengan istri nya ia memutus telfon nya secara sepihak. Al mejaukan mobil nya untuk pergi ke kantor.

__ADS_1


"Siang pak, bapak masih ada beberapa pekerjaan hari ini!".


"Saya akan meng handle untuk beberapa pekerjaan, Karna kondisi saya hari ini sedang tidak fit".


__ADS_2