Istri Kecil Untuk CEO Dingin

Istri Kecil Untuk CEO Dingin
Istri baik


__ADS_3

"Ra kamu kerja di perusahaan saya saja nanti kamu bisa review!".


"Kalau gue gak kerja, lo masih mau ngidupin gue?".


"Aku kamu!".


"Iya itu kamu". Memutar bola mata malas nya


"Kamu sudah jadi tanggung jawab saya, toh kamu di rumah ngurusin suami kamu, saya ikut senang".


"Gue mau belajar jadi istri baik buat lo, kalau lo mau itu!".


"Eh kamu maksud nya". Sahut nya


"Baik, saya tidak akan menolak nya".


"Ini uang bulanan kamu ambil saja kartu nya, semua kebutuhan rumah kamu yang urus, untuk kebutuhan pribadi mu juga!". Al menyodorkan kartu itu


"Oke oke".


Ara melampiaskan semua yang sudah terjadi pada dirinya, Ia ikut dengan bibi mulai dari bersih bersih, nyuci sampai memasak.


"Non biar bibi aja yang masak, non Ara kelihatan capek".


"Saya bantu bi, kita masak kesukaan Al bi, nanti biar diantar sama Pak sopir".


"Ya non baik, Kita masak sup saja non!".


"Iya bi".


1 jam kemudian Masakan sudah selesai, Waktu nya pleting makan siang Al. Bibi memanggil sopir itu kemudian Ara keluar.


"Pak antar makan siang Al ke kantor ya pak segera, nanti keburu makan di luar".


"Baik non".

__ADS_1


Al hari ini ada jadwal yang padat, sampai belum ada waktu makan siang.


tok tok


"Permisi Aden".


"Ada apa pak?". Al terkejut melihat pak sopir itu


"Den ini saya di suruh antar makan siang aden, dari non Ara!".


"Oh Makasih pak". Senyum Al terbit sudah mulai ada perhatian.


"Saya permisi dulu den". Al menganggukan sebagai jawaban.


Tak menunggu lama Al memakan dengan lahab sampai tidak ter sisa. belum ada satu menit hp Al bergetar ternyata ada nama Ara tertera si layar ponsel nya.


"Al udah dateng? udah kamu makan?".


"Sudah, Makasih".


"Ya Udah aku matiin dulu selamat bekerja".


Ara melonjak lonjak seperti anak kecil yang habis dikasih jajan.


"Eh ngapain sih aku". Menepuk nepuk pipi nya


"Hampir tak waras gue".


Seperti biasa Ara tidur an di kamar sambil melihat lihat postingan teman teman nya yang kelihatan harmonis bersama suami nya, la Ara boro boro harmonis manis aja belum pernah.


"Udah pulang? kenapa gak ketok pintu dulu".


"Apa salah nya ini juga kamar saya!".


"Yang sopan dong, gimana tadi kalau aku lagi ganti baju?".

__ADS_1


"hmm Maaf!".


"Mandi sana ra udah sore, gantian!".


"Kamu duluan aja".


"Mandi sekarang". merebut ponsel Ara


"Iya ini mandi mandi".


Al melihat handphone Ara, sudah kelihatan Ara keasikan gibah di room chat itu Al tidak menanggapi nya langsung ia taruh di atas meja.


Setelah Al dan Ara mandi, Ara melanjutkan hp nya begitu pula dengan Al.


"Ra kamu keluar mau?".


"Kenapa?".


"Makan atau nonton?".


"Besok aja, Aku sedang tidak mood". Ara tidur dengan wajah cemberut.


"hm".


Al terdiam salah nya dimana coba bisa bisa marah tidak jelas, Al tidak mau memikir kan ia fokus kembali pada handphone nya. Sampai tertidur sofa, Ara yang melihat nya kasihan ia membangunkan Al.


"Al bangun, badan mu bisa sakit".


"Al".


"Hm".


"Bangun dulu, Pindah badan mu bisa sakit". Al langsung berdiri mengatur posisi tidur nya kembali.


"Ngak makan dulu Al?".

__ADS_1


"Kamu makan aja! saya ngantuk".


"Ya udah tidur aja".


__ADS_2