Istri Kecil Untuk CEO Dingin

Istri Kecil Untuk CEO Dingin
Kebenaran


__ADS_3

Selesai mandi Al sudah tidak mau ber debat dengan Ara ia merebahkan tubuh nya di atas ranjang. Sunyi itu yang ia rasakan setelah ber debat dengan Ara tadi, Ara menangis sampai ketiduran.


"Ra bangun, Kamu sudah makan?".


"Ara".


"Apa?".


"Makan sana".


"Mau tidur". Singkat Ara


"Ra jangan seperti anak kecil, kamu sudah dewasa".


"Iya Al gue tau".


Al berbalik badan ia merebahkan tubuh nya kembali, rasa nya ambruk, Begitu pun Ara juga tidak menghiraukan Al ia tidur kembali.


Sampai pagi mereka ter tidur.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi nya Al sudah mendingan jadi ia memutuskan untuk menemui papa nya dan ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah menunggu kehadiran Al. Ia kemudian ber siap siap, Berbeda dengan Ara masih tidur pulas.


"Ra bangun!, hari ini kamu tidak usah bekerja".


"Gue mau cari papa". Mengernyitkan mata nya


"Tidak biar saya aja!".

__ADS_1


"Gue udah bilang, mau cari mereka!".


"Hm terserah". Al tidak mau ber debat akhir nya ia mengalah dan membiarkan Ara, Al keluar kamar ia tidak sarapan langsung pergi meninggal kan rumah.


Di mobil, hp Al bergetar ada seseorang yang menelfon nya, ya benar saja dia orang suruhan Al


"Gimana?".


"Gini pak mereka pergi ke Australia, Ternyata mereka sudah menyiapkan beberapa hal agar semua terlihat berjalan dengan lancar".


"Berani nya mereka". Al memutus telfon dari orang itu, ia langsung pergi menemui papa nya di rumah.


"Bi papa mana".


"Beliau masih ber siap siap di kamar den, Aden tunggu dulu saya panggil kan". Al mengangguk akhir nya ia duduk di sofa menunggu papa nya turun.


Al kapan datang".


"Istri mu mana? ada apa?".


"Ara tadi bersiap mencari orang tua nya pa, Al kesini mau nyampein kalau orang tua Ara tenyata sudah berada di Australi mereka telah menyiapkan ini semua".


"Kurang ajar berani berani nya".


"Sudah pa gimana ini mau ngasih tahu Ara?".


"Tunggu waktu yang tepat jangan ter gesa gesa".


"Tetapi Ara kelihatan kebingungan".

__ADS_1


"Jika seperti itu kamu kasih tahu baik baik jangan sampai, Ara salah paham di antara kalian".


"Ya pa, Al berangkat duluan ada yang harus dikerjakan".


"Assalamualaikum".


"Walaikumsalam".


Kemudian Al pergi ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan nya, Makan siang nanti ia ingin menemui Ara untuk mengatakan sesuatu.


"Siang pak, hari ini kita ada meeting di luar pak".


"Saya selesaikan pekerjaan di kantor dulu, kamu tunda meeting di luar nya jam makan siang, setelah itu saya ada urusan diluar kamu handle sebentar sampai saya selesai". Perintah Al


"Baik pak, Saya permisi kembali ke ruangan". Al menganggukkan kepala nya.


Hari ini Ara sangat lelah karena ia mendatangi semua kebiasaan orang tua nya pergi mulai dari mall, salon, fila, sampai menemui rekan bisnis papa nya. Ia memutuskan untuk pulang Ara sudah tidak tahu lagi bagaimana harus menemukan mereka.


"Pak kita pulang saja".


"Baik non".


Sampai rumah ia langsung mandi, Sehabis mandi Ara ingin makan


"Bi aku mau makan?".


"Silahkan non, bibi masakin sepesial buat non Ara jangan lupa di habis in, tapi non maaf apa non Ara tidak menunggu den Al dulu".


"Saya tunggu bentar bi kalau belum juga datang, saya makan duluan, perut Ara lapar bi".

__ADS_1


"Baik non saya siapkan dulu".


__ADS_2