
Sekali lagi maaf kalo gak nyambung dan jangan lupa vote ya dan update nya lama ya . Habis tugas sekolah numpuk pas libur panjang kaya gini
"Ok . Saya tunggu " kata deffan .
Tak lama datang lah seorang wanita dari pintu masuk ruangan kepsek .
"Assalamualaikum ". Kata wanita itu .
What ..itu kan cewe yang gw tabrak tadi pagi ...
deg deg
jantung gw kenapa lagi nih .
" waalaikum salam " balas gw reflek
" perkenalkan bapak kepsek baru di sekolah ini . Dan bapak mau tau kenapa kalian sampai bisa bertengkar di kantin ?" Gw langsung membuka obrolan tentang permasalahan ini .
"Eh bapak kepsek baru . nih pak si reflina yang duluan ganggu saya .saya mau duduk malah gak boleh " ada salah satu cewe yg langsung berbicara tapi omongan nya itu agak di manjain ih geli gw dengernya
" apa benar itu refflina? " gw langsung beratanya ke refflina
" bukan begitu pak , saya kan sudah duduk duluan di tempat itu . Eh malah si meli dan gens nya minta saya pergi dan di tambah mereka duluan nampar saya . Kalau bapak gak percaya silahkan bapak lihat CCTV di kantin tempat saya bertengkar sama gengs itu dan bukannya ada CCTV di sana ." kata refflina
Gw baru tau kalau dia bisa ngomong sepanjang itu mungkin karena dia merasa di fitnah kali ya
"Ok saya akan lihat " gw pun langsung bangkit dan pergi menuju ruang pemantauan cctv
"Ternyata benar kamu dan gengs kamu telah berbuat ulah kepada reflina dan sahabatnya . Cepat minta maaf !" Kata gw agak kesal . Entah kenapa gw merasa nggak terima refflina di perlakukan seperti itu . biasanya kan gw tuh lumayan cuek sama perempuan . apalagi perempuan itu baru gw kenal tadi pagi
Meli pun menunduk dan segera meminta maaf ke refflina dan sahabatnya ." maafin gw " kata meli dengan nada tak ikhlas meminta maaf .
"Iya gw maafin lo" kata refflina dan sahabatnya
Enggak lama . setelah gw menasehati mereka semua ,Reflina meminta izin untuk pulang .
"Maaf pak saya harus segera pulang . Karena urusan mendadak " jelas reflina
" oh silahkan hati –hati di jalan ya " gw sambil senyum .
Skipp esok hari
Fov Refflina
Seperti biasa setelah bangun tidur gw langsung mandi dan keluar untuk sarapan di sana ada mamah dan papah
" Pagi mah " sambil menarik kursi di meja makan .
" pagi juga sayang , bagaimana kamu di sekolah kemarin? ," Tanya mamah .
" alhamdulillah baik kok mah " kata gwsambil tersenyum
" yang bener nih, lalu kenapa pipi kamu kemarin lebam kaya habis di tampar ?" Kata mamah sedikit menaikan sebelah alisnya ke atas
Di sana Gw hanya bisa nyengir . kenapa ni lebam nggak sembuh tadi malam si . kalau kaya gini gawatkan . gw auto di introgasi pagi – pagi
"Lah km kenapa nyengir ref . mamah kamu nanya bener – bener . Coba jelasin ke papah sama mamah kemarin ada masalah apa sampai pipi kamu lebam kaya begitu ? Tanya papah
Tuh kan bener aja . Gw pun langsung cerita tentang masalah kemarin .dann
Brak papah pun memukul meja ruang makan dengan keras .
"Berani – berani nya keluarga panser itu mukul anak papah , dia kayanya gak tau kali amarah nya papah bagaimana . Reffa tenang aja papah akan buat keluarga itu bangkrut ".kata papah kesel
"Udah lah pah. Lagian reffa udah ngelupain masalah itu . " ucap gw dengan santai
" gak ,papah gak terima kamu di lakukan seperti itu . papah sama mamah aja sebagai orang tua nggak pernah mukul kamu , walau kamu melakukan kesalahan . lah ini anak papah lagi diem – diem aja di kantin , malah seenak jidatnya nampar ." Kata papah , kesel
" pah . Udah jangan . kita kasih mereka kesempatan ke dua . Lagian kan aku juga udah ngasih mereka sebuah pelajaran . ya nggak pah , papah mah ganteng , baik , bijaksana . " Gw pun memuncul popy eyes gw agar papah mau menuruti kemuan gw .
“kalau kamu udah nunjukin sikap kamu yang gemesin kaya begini . papah jadi nggak bisa nolak deh . tapi inget ya nak , kalau mereka melakukan penganiayaan ke kamu sekali lagi . papah nggak bakal tinggal diem " kata papah sambil senyum .
“ siap pah ….. reffa juga bakal ngasih hukuman yang lebih berat dari itu .”
" oke ayah dan anak . karena permasalah sudah selesai . sekarang kita lanjutin sarapannya " ujar mamah sambil senyum
“ oke mah “
" pah tangan papah gak sakit mukul meja tadi ?" Gw sambil ketawa
"Sakit sih tapi papah kesel " kata papah nyengir. Mamah pun hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah laku keluarga kecilnya ini .
__ADS_1
Dan Kami pun melanjut kan sarapan . Setelah selesai sarapan gw langsung pamit ke mamah papah untuk berangkat sekolah .
"Mah, pah aku berangkat ke sekolah dulu ya "gw langsung cium punggung tangan mamah dan papah gw
" reffa untuk seminggu ini papah yg anter jemput kamu. " papah langsung ambil kunci mobil
"Tapi pah . Nanti papah telat ke kantor nya lagi " gw langsung menolak .
"Gak ada tapi - tapian pokok nya harus . Atau mobil sama atm kamu papah sita .."kata papah tegas
“ huh mainnya sita – sitaan . nggak seru ah “
Karena tak ada pilihan lain . Gw langsung nganguk setuju ajalah dari pada nanti telat . Ya begitu lah papah kalau sikap tegsnya muncul . sekali bilang A harus A gak bisa jadi B
Ada di sekolah
"Pah aku ke . Kelas dulu ya " gw langsung cium punggung tangan papah
"Ya gih jangan berantem lagi ya !" Papah langsung mengacak - ngacak rambut gw
"Ya bye pah" gw langsung lari ke kelas .
Sedang di kelas
" Uy ref gw nungguin loh udah lama tau di kelas eh lo nya malah baru dateng " kata hani
"Iya gw juga sama nungguin lo " kasih langsung ikutan ngomong
" tumben lagi nungguin gw . Kangen ya luh pada ..... " gw langsung nunjuk mereka berdua sambil sedikit mengejek .
"Dih geer " kata mereka berdua barengan
"Terus apa dong " kata gw penasaran
" gw mau tau kenapa . Pak defan bisa kenal nama lo .kan dia bukannya kepsek baru .di sini dia emang siapanya lo sih ? " tanya hani
Si kasih mah cuma nganguk aja
"Oh itu dia bukan siapa – siapa gw kok . Cuma kemarin dia gak sengaja nabrak gw di lingkungan sekolah. Terus dia nanya nama gw ya gw jawab lah " gw langsung jelasin supaya mereka gak nanya lagi.
"Terus - terus ceritanya bagaimana ? " kata hani langsung mendekat kan kursinya .
"Lo lagi oon ya hani kan tadi refflina udah ceritain. Dasar idoy " kata kasih sambil melotot ke hani
"Ya biasa aja kali gk usah nyentil kepala sakit tau " kata hani sambil mengelus - ngelus kepalanya
"Itu mah DL ( derita lo ) " kata kasih ketawa .
Hani langsung cemberut .
Gw hanya bisa tersenyum melihat kelakuan sahabat gw
Tring Bel masuk pun berbunyi
Murid - murid pun masuk ke kelas nya masing - masing .
" Ref sekarang pelajaran ipa kan" kata rida
" iya . Emang kenapa "
" Ada tugas gak ? " tanya rida lagi
"Setau gw sih enggak ada tugas "
"Oooooo ok makasih ."
"Sama - sama "
Bu rini pun masuk ke dalam kelas , dengan di ikuti seorang lelaki berseragam SMA nagare.
"Ok anak -anak sekarang ada murid baru di kelas kita " kata bu rini
Murid – murid yang tadinya sedang berbicara dengan teman sebangkunya . langsung melihat ke arah bu rini dan murid baru itu.
"Wildan silahkan perkenalkan diri kamu " pinta bu rini
" halo teman - teman perkenal kan nama saya wildan wijaya . Saya pindahan dari kota J. Dan semoga saya bisa jadi teman baik kalian. jadi mohon bantuannya " ucap wildan memperkenalkan diri
"Ok wildan silahkan kamu duduk dikursi kosong samping murid perempuan yang memliki jam tangan hitam di tangan kanannya " bu rini langsung menujuk ke arah bangku di samping reffa
"Iya bu " wildan langsung duduk di samping refflina
__ADS_1
Setelah itu bu rini langsung menjelaskan materi pelajaran untuk hari ini.
Skip
Bel istirahat pun berbunyi
"Hai nama kamu siapa?" tanya wildan kepada reflina.
"Eh nama aku reflina ananda regina kamu bisa panggil aku reffa . "
"Oh ya semoga kita jadi teman baik ya ." Wildan langsung tersenyum dan membuat pipi gw jadi merah .
“Ya”
Gak lama kemudian hani dan kasih mengajak gw ke kantin
"Ayo kita ke kantin ref .jangan ngobrol mulu sama anak baru " ajak hani
"Iya tunggu gw dong ."
Di saat gw hendak pergi menghampiri hani . gw merasakan tangan gw di tahan oleh seseorang . lantas gw pun menengok ke arah tangan kiri gw berada . dan di sana terdapat wildan si anak baru yang sedangmemegang tangan kiri gw
"Aku ikut dong "ujar wildan langsung berdiri
"Oh yaudah ayo "
Akhirnya gw .sahabat dan wildan ke kantin bersama .
Skip seminggu kemudian
Sudah 1 minggu gw dan wildan duduk sebangku dan kita menjadi teman akrab , aku terkadang suka perhatian ke dia dan dia juga sebaliknya
"Ref antar aku ke perpus yuk" ajak wildan
"Ok " kata gw
"Hai wildan kamu dulu sekolah di mana " tanya liyah
Namun wildan tidak menjawab dia malah berpaling ke arah gw .
"Dih ih gw di kacangin luh tega deh wildan " liyah masih ngajak wildan untuk bicara . Namun hasilnya nihil iya masih tetap mencueki liyah dan lebih memilih mengobrol bersama gw .
"Ref tuh ajarin dong wildan jangan ngacangin aku mulu emang aku salah apa sih ke dia" liyah langsung ngeliat ke gw dan gw langsung nyengir di samping gw masih ada wildan
"Wildan tuh liyah ngajakin ngobrol "
Dan kalian tau apa balasan dari wildan ? dia cuman jawab” ya “ doang .lalu ngajak gw ngobrol lagi . karena kesal akhirnya liyah pun pergi meninggal kami bedua di tempat
Bel masuk pun berbunyi .
Bu lela pun masuk ke kelas
" murid - murid sekarang kita akan bentuk kelompok , masing – masing kelompok ada 5 orang ya dan buka buku halaman 122 "
Gw pun langsung membuat kelompok . Di kelompok gw ada kasih , hani gw wildan . Tunggu gw kurang 1 lagi nih .
"Ref gw masuk ke kelompok loh ya " liyah langsung menghampiri gw
"Oh yaudah gak apa kan teman ²" gw nanya ke kelompok gw .
Gak apa ko . Kata hani
Gw pun fokus dengan tugas kelompok ini dan
"Ref ... ref.. reffa " panggil wildan .
"Hah iya, kenapa "
Tiba ² tangan wildan berada di pipi gw seolah sedang membersihkan sesuatu .
"Eh dan kenapa lo. Pegang – pegang pipi gw gak sopan ya " gw tegas
“Maaf tadi ada sedikit bekas makanan di pipi lo. Kamu ini makannya kaya anak kecil masih blepotan aja “ ujar wildan sembari mengelus lembut pucuk kepala gw
“ Ehem kalo mau pacaran jangan pas lagi di pelajar dong” ledek hani
"Dih siapa yang pacaran "kata gw tapi pipi gw kok serasa panas begini ya .
"cie… baper . lihat muka lo berubah jadi merah jambu. "Ejek kasih .
Di saat mereka bercanda gurau . di situlah seorang wanita sedang mengintip tindakan mereka itu denga raut wajah kesal dan benci
__ADS_1