Istri Kecilku Yang Pemberani

Istri Kecilku Yang Pemberani
episode 31


__ADS_3

pov defansyah


setelah obrolan antara defan dan refflina terputus secara mendadak , defan menjadi gelisah dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sangat tinggi menuju ke SMA nagare (sekolah refflina ). ketika sudah sampai ke sekolah defan langsung pergi menuju ruang CCTV . kenapa ?karena defan memiliki firasat bahwa refflina sedang di culik dan sekaligus refflina juga sedang dalam bahaya .


"cepat periksa seluruh CCTV di sekolah ini dan cari sosok perempuan yang beranama refflina cepat ... saya kasih kamu waktu 5 menit , jika kamu melebihi waktu itu nyawamu jadi taruhannya "ucap defan dengan suara dan ekspresi kesal .


mendengar itu para petugas yang menjaga CCTV itu langsung mengerjakan tugas yang di perintahkan oleh defan dengan cepat .


" ini wanita yang bapak cari tetapi sepertinya dia sedang di culik oleh seseorang dan orang itu memiliki plat mobil bernomor k00034 " ucap salah satu petugas itu


"sial , kenapa firasatku ini harus benar . berani sekali orang yang menculik istri kecil gw itu "ucap defan dengan muka yang kesal. lalu defan pun langsung pergi menuju mobilnya . di sepanjang perjalanan menuju mobil ia langsung menelpon sekretarisnya itu


" adit , cepat lo lacak orang yang mengendarai mobil ber plat k00034, dan juga kamu segera lapor polisi gw kasih waktu 5 menit reffa sedang di culik"ucap defan dan langsung menutup telpon nya tanpa harus mendengar jawaban dari sang sekertaris . setelah itu defan pun masuk ke dalam mobil dan pergi ke arah sebelah kiri sesuai dengan arah yang mobil itu pertama kali membawa refflina pergi


defan terus menyelusuri jalan tersebut sambil mencari mobil berplat no kooo34.


"tring " radio pintar mobil defan berbunyi dan di sana tertulis pesan dan juga maps yang di kirim oleh sekertarisnya itu . bunyi pesan itu adalah "ini gw udah kirimin denah mobil itu berada dan sekarang gw sama polisi sedang pergi menuju tempat itu . lo harus hati - hati di sana kita nggk tau ada berapa orang di dalm sana "


mendapatkan pesan itu defan pun langsung mengikuti maps yang di kirim oleh adit dan sampailah defan di sebuah gudang kosong .


"halo dit gw udah sampai lo ada di mana ?' ucap defan pada ponsel pintarnya


"gw sekarang ada di jalan bentar lagi nyampe , inget lo jangan masuk duluan kita masuknya bareng "ucap adit dari balik ponsel


" ah lama nungguin lo , keburu istri gw di apa - apain " ucap defan dan langsung mematikan ponselnya

__ADS_1


pov refflina


obat bius yang di gunakan untuk membuat refflina pingsan akhirnya mulai menghilang dan membuat refflina tersadar dari pingsannya


"gw ada di mana dan kenapa kepala gw pusing banget?"ucap refflina sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing


"ck lihat wanita ****** ini sudah bangun " ucap seorang wanita . mendengar suara itu reffa seperti mengenali pemilik suara itu .


meskipun kondisi badannya lemas akibat obat bius itu , ia berusaha mencoba menatap orang yang berada di hadapannya itu


"meli ,apa yang lo lakuin ke gw , cepat lo lepasin gw sekarang kalo gak lo tau akibatnya nanti ?" ucap refflina dengan suara lemas nyasan posis badan sedang terikat di sebuah kursi kayu


"hah lo seorang cewe miskin mencoba mengancam gw lo hanya mimpi gw akan takut dengan ancaman lo . gw aneh sama lo cewe miskin kenapa lo bisa membuat perusahaan besar seperti derwani company memutuskan saham sama ortu gw . tapi seharusnya gw gak usah merasa aneh si sama lo . lo pasti ngegunain tubuh lo ini buat membalas dendam sama gw kan " ucap meli yang sedang duduk si kursi dengan sombongnya


"haha meli - meli rupanya kau ini sudah gila ya . malah mungkin seorang refflina ananda regina menggunakan tubuhnya demi membalaskan dendam dengan seorang yg lebih cocok di sebut nyamuk . seharusnya yang di sebut ****** tuh lo . lo yang ngedeketin setiap cowo yang deket sama gw dan betapa kejamnya lo memfitnah ortu gw di depan mereka cih"ucap refflina yang kesal ketika dirinya di sebut ****** .


"baik bos "ucap preman itu dan berjalan ke arah refflina


"lepasin gw apa yang kalian lakukan lepas ummm "ucap refflina ketika pria itu mulai meminumkan obat itu secara paksa . seyelah cairan itu habis terminum seketika tubuh refflina terasa panas dan para lelaki di depannya sudah bersiap membuka pakaian mereka .


" haha ****** lo , kameraman cepat video kan mereka ambil gambar yang jelas mengerti."ucap meli dengan tertawa gembira


"lepasin gw , awas lo meli lihat pembalasan gw nanti . defan defan tolongin aku defan " ucap refflina dengan suara teriak


"plak 1 (tamparan mendarat di pipi refflina ) , berisik diam dan nikmati saja masa terarhirmu di dunia ini "ucap meli

__ADS_1


"ayo cepat "ucap meli lagi


" baik bos "lalu preman itu mulai melucuti pakaian refflina


"defan maafin aku , aku gak bisa menjaga kesucian ku hiks hiks "ucap refflina yang sudah putus asa


" druak (pintu terbuka secar paksa oleh defan ) "


"hentikan , berani sekali kalian melakukan itu pada wanita gw " ucap defan dengan seringaian devilnya .


"siapa lo berani ngeganggu urusan gw hiaaaaa "ucap salah satu preman itu .


"gw suaminya reffa "lalu defan pun bertarung sengit dengan preman itu tanpa tunggu lama defan memenangkan pertarungan itu


melihat itu meli pun ketakutan dan pergi meninggalkan tempat itu .


"sayang kamu harus bertahan "ucap defan yang langsung mencoba melepaskan tali yang mengikat tubuh reffliNa. setelah ikatan itu terlepas refflina pun menempelkan tangannya di pipi defan sambil berkata


"aku senang melihatmu di sini , cup "refflina pun langsung mencium bibir defan dan mencoba membuka dasi serta jasnya .


"sial untung aku segera datang ke sini . kalo tidak aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi ,sebaiknya kita pulang terlebih dahulu "ucap defan dan langsung meuntupi tubuh refflina dengan jas miliknya .


"defan tubuhku terasa panas bantu aku "ucap refflina


"baik bertahanlah sayang biar kita tunggu di rumah " lalu defan pun membawa refflina pergi dari tempat itu menuju rumah . tak lama setelah defan pergi adit dan para polis pun satang dan menangakap preman yang sudah dalam kondisi bonyok itu .

__ADS_1


"defan lo memang gak berubah ya , lo masih jago melawan para penjahat ini sendirian , gw kagum sama lo "ucap adit yang kagum dengan bosnya itu


__ADS_2