Istri Kecilku Yang Pemberani

Istri Kecilku Yang Pemberani
episode 42


__ADS_3

💞💞💞


" reff , gw kepo nih . sebenarnya siapa si dalang penculikan Lo dulu " ucap Hani dari balik telepon .


" yaelah masih nanyain gituan aja Lo Han . "


" hais cuman cerita dikit aja reff . dikittt aja " .


reffa pun menghela nafas kasar . kalo boleh jujur , sebenarnya hari ini dia tuh lagi malas untuk bicara . seandainya orang yang nelepon malam ini bukan Hani , reffa sudah lebih dulu merijek teleponnya .


" oke deeh ,gw kasih tau Lo . sebenarnya dalang penculikan kemarin tuh , si meli "


" seriusan Lo reff . meli si ketua geng Curut itu ? " karena tak percaya dengan apa yang dirinya dengar Hani pun bertanya kembali .


" Yoi " jawab reffa dengan singkat .


" ref suer deh ✌️. gw gak ngerti sama tuh orang , kenapa si dia tuh selalu ..,.. bikin ulah sama Lo . padahal Lo gak pernah cari masalah sama mereka . " dari balik hp nya , Hani pun menggelengkan kepalanya pelan .


" nyam nyam nyam ntah lah ,mungkin .... dia masih kesel sama gw kali . ketika dulu gw nggak sengaja numpahin minuman ke baju dia nyam nyam nyam " karena tak bisa menahan untuk kembali memakan cemilan nya . akhirnya refflina pun berbicara sambil memakan makanan yang ada di pelukan nya.


" Lo lagi apasi reff? . sedaris tadi gw dengerin lo tadi ngomong pasti ada suara nyam nyam nyam " ucap Hani penasaran .


" gw lagi makan cemilan sambil nonton Drakor nih " ucap refflina .


" oooo pantas aja ada suaranya . eh ngomong - ngomong gw tidur duluan ya , udah ngantuk nih . maaf malam - malam gini gw nelepon Lo . jadinya gw ganggu malam mesra Lo sama pak defan deh hhhh " Hani pun sedikit tertawa kecil .


" nggak apa - apa kok . lagian defan juga masih belum pulang dari kantor . hari ini dia lembur " sesekali refflina melihat ke arah tv untuk menonton drakor kesukaannya .


" wah pantas aja suaranya lemes gitu , rindu berat niih 🤭. tenang refflina paling bentar lagi dia pulang kok . yaudah gw tidur duluan ya . " ucap Hani .

__ADS_1


" iya han . makasih udah sedikit nemanin gw " sebuah senyuman pun terbit di bibir refflina .


" oh ya gw lupa . tetap berusaha ya bikin ponakan buat gw hhh " karena sedang fokus menonton TV refflina pun menjawab ledekan Hani dengan sebuah deheman .


" ap apaa Lo bilang... Hani " namun sayangnya ketika dirinya tersadar dengan ucapan Hani tadi , telepon mereka sudah terputus . dan sekarang hanya tersisa efek nya terhadap refflina . yang merasakan pipinya memanas akibat ucapan Hani tadi .


" sahabat laknat " ketus refflina .


" ahh... sial di saat seperti ini . nih Drakornya malah iklan lagi " karena kesal refflina sedikit mengacak - ngacak rambutnya .


"hoaaam 🥱, nah kan udah ngantuk nih mata . tapii drakornya belum udahan . oke ayo mata kuu harus kuat . sekalian nunggu defan ayo ayo " refflina pun menyemangati dirinya sendiri .


1 menit kemudian .


" tahan ref jangan tidur dulu . nih iklan lama banget si . hoaamm aku sudah tak tahan lagi " dan pada akhirnya refflina pun tertidur di sofa dengan tv yang masih menyala.


" assalamualaikum , udah sepi nih rumah . kayanya mereka udah pada tidur deh , yaudah deh aku pergi mandi aja " lalu defan pergi ke kamar nya untuk mandi .


setelah selesai mandi ,


" lah reffa kemana ? " rupanya defan baru tersadar bahwa sang istri sekarang sedang tidak berada di kamar mereka . lalu defan berinisiatif mencari refflina ke beberapa ruangan . namun hasilnya nihil , ruang yang defan jelajahi tadi , tidak terdapat istrinya di sana .


dan pada akhirnya sampai lah defan di depan ruang keluarga .


" semoga reffa ada di ruangan ini " ucap defan di dalam hatinya.


krieeet ... pintu pun terbuka


" kenapa tv ini masih menyala , apakah reffa ada di sini? " defan bertanya kepada diri nya sendiri.

__ADS_1


gedubrak ( anggap aja suara benda jatuh ya )


" refflina kau kah itu ?"


karena tak mendapat jawaban . akhirnya defan pun berjalan menuju sofa dengan sikap siaga ,


" hahaha astagfirullah ,reffa - reffa. bukannya kamu yang menonton tv , ini malah tv yang menonton kamu , udah gitu segala nyungseb ke bawah sofa lagi , dan anehnya dia masih tertidur pulas dengan posisi yang seperti ini . dasar istri kecilku ini... " defan pun tertawa sambil menggelengkan kepalanya . ketika ia melihat keadaan istrinya sekarang .


setelah puas tertawa , defan pun menggendong tubuh mungil refflina ke kamar mereka berdua .


"selamat tidur reffa "lalu defan mengecup pucuk kepala refflina . setelah itu defan membaringkan dirinya di samping tubuh sang istri .


"ketika tidur pun kamu tetap cantik . bahkan lebih hot " gumam defan , sembari matanya terus memandangi refflina .


'ets , defan pikirannya jangan ngeres . tahan huh "agar ia bisa mengatur nafsu yang sudah mulai menguasai nya . defan menarik nafas perlahan - lahan lalu mengeluarkan nya secara perlahan-lahan juga . dan cara itu pun berhasil .


"defan kau sudah pulang ?"ucap refflina sedikit membuka matanya.


"iya aku sudah pulang "defan pun tersenyum manis kepada refflina


"OOO baguslah " refflina kembali menutup mata . namun kali ini refflina memeluk tubuh defan .


yang di peluk , sekarang merasa panas dingin akibat ia sedang mencoba menahan nafsu nya sekarang .


"astagfirullah , reffa kenapa kamu tega melakukan ini . aku sedang mencoba menahannya 🤧🤧."ucap defan dengan nada frustasi.


" ok defan Lo harus kuat . huh " defan mulai memaksakan dirinya untuk tidur .


" ah sial . ok hanya peluk dia doang deh . ayo tidur mata. ...." akhirnya defan pun bisa tertidur sambil memeluk refflina

__ADS_1


__ADS_2