Istri Kecilku Yang Pemberani

Istri Kecilku Yang Pemberani
episode 38


__ADS_3

tak terasa malam pun sudah berganti pagi . sinar matahari pagi ini mulai menyinari kota kota di indonesia . para manusia pun mulai beranjak dari tempat ternyaman nya yaitu tempat tidur . begitu juga dengan seorang gadis bernama refflina itu mulai membuka kedua matanya dan terduduk di atas kasur empuk , mengumpulkan semua nyawanya yang tersisa di alam mimpi tadi .


"hoam ( manguap ) jam berapa sekarang "ucap refflina dengan suara serak khas orang bangun tidur sembari mengucak ngucak matanya


" apa 😱sekarang sudah jam 07.00 . haduh πŸ€¦πŸ»β€β™€οΈ kenapa bisa -bisanya aku kesiangan begini . haduh malahan aku belom siapin sarapan buat defan lagi . terus hari ini juga aku harus sekolah . aaaaaaa aku harus gercep (gerak cepat ) kalo nggak bisa ketinggalan sekolah " . ucap refflina lalu berlari ke kamar mandi dengan membawa handuk miliknya .


setelah selesai mandi ,refflina pun mulai memakai pakaian sekolah miliknya lalu memasukan alat -alat tulis ke dalam tas merah kesayangannya itu . dan tak lupa refflina juga merapihkan tempat tidur .setelah merasa keperluan dan tugasnya selesai . refflina pun bergegas keluar kamar .


"bi.... bi ani... "teriak refflina sembari menuruni tangga rumahnya dengan cepat .


tak lama dari panggilan itu terdengar suara bi ani yang menjawab panggilan dari majikannya "iya non tunggu sebentar "


suara itu terdengar dari arah ruang makan dan tak lama kemudian muncul lah bi ani yang sedang berlari ke arah refflina .


"ada apa non ? apa ada yang bisa bibi bantu? " ucap bi ani setelah sampai di hadapan refflina


"defan sudah berangkat ke kantor ya bi ? "tanya refflina


"sudab non "jawab bi ani


" ooo , yasudah saya berangkat ke sekolah dulu ya bi .bibi lanjut kan saja pekerjaan bibi " ucap refflina lalu berjalan pergi meninggalkan asisten rumah tangganya itu


" baik non . nona sarapan saja dahulu . biar bibi panggilkan pak rudi untuk segera menyiap kan mobil untuk mengantarkan nona."ucap bi ani dengan nada sopan


" ah ,nggak usah bi . reffa buru -buru soalnya 20 menit lagi masuk sekolah .jadj reffa bawa mobil sendiri aja ." ucap refflina sambil melambaikan kedua tangannya yang bertanda tidak usah


"tapi non ini perintah tuan muda πŸ˜₯. jadi nona jangan menolak kalo tidak bibi bisa di pecat ."ucap bi ani


"ok baiklah , tapi hanya mengantar ke sekolah saja ya bi .soalnya kalo sarapan reffa nggak sempat . " ucap refflina


" yasudah non, . bibi panggilkan pak rudi dulu ya ."bi ani pun pergi meninggalkan refflina


skiiippp


"nona , kita sudah sampai di sekolah "ucap pak rudi

__ADS_1


refflina yang sebelumnya sedang membuka - buka aplikasi di hpnya pun berhenti lalu memasukannya ke dalam tas merah kesayangannya itu .


"makasih pak sudah antar saya ke sekolah 😊" ucap refflina kepada pak rudi sembari memperlihatkan senyum indahnya itu.


"ya sama -sama non . ini sudah tanggung jawab saya mengantar nona ke sekolah "ucap pak rudi


refflina pun pergi meninggalkan mobil hitam yang di tumpanginya tadi


di dalam hati pak rudi ia bersyukur karena bisa bekerja di keluarga derwani ini .sebab selain mendapat gaji yang lumayan besar bagi seorang supir , majikannya itu baik hati dan tegas jika ada kesalahan . dan juga di saat pak rudi mengalami masalah keuangan dulu . anaknya harus di operasi dan membutuhkn biaya yg besar . pada saat itu defan lah yang membantunya dengan membiayai operasi anaknya itu . di saat itu lah pak rudi berjanji akan mempertaruhkan nyawa dan segalanya demi keluarga ini .


setelah sampai di depan kelasnya .refflina pun terseyum gembira di dalam hatinya ia benar - benar merindukan kelasnya ini . ia merasa 2 hari tidak masuk sekolah bagaikan 2 bulan tidak masuk


di saat refflina sedang menyalurkan rasa rindunya pada kelas nya dengan cara memandangi ruangan kelas itu . tiba -tiba ada seseorang yang menyentuh pundaknya .mungkin karena refleks . refflina pun memegang tangan itu lalu melilitnya ke belakang tubuh orang yang memegang pundaknya tadi .


tak lama kemudian orang itu pun bersuara kesakitan


" au , sakit ref . ampun.... " ucap orang itu


merasa kenal dengan suara itu refflina pun mulai melepas kan sedikit genggamannya


" hani ? "tanya refflina meyakinkan pikirannya itu


"iya iya gw hani . jadi please lepasin tangan gw sakit tauu "


mendengar itu refflina pun melepaskan genggamannya kepada tangan hani .


"haduh .sakit bener tangan gw "ucap hani sambil meniupi tangannya itu


"sory sorry gw refleks tadi heheh πŸ˜… " ucap tagi dengan ekspresi cengar cengir


"iya nggak apa deh , gw tau lo nggak sengaja .yaudah ayo kita masuk " hani pun menggandeng pundak refflina dan mereka berdua pun masuk ke dalam kelas


"hani gw taruh tas dulu ya .nanti gw balik ke tempat lo "ucap refflina dan di balas anggukan kepala oleh hani .


refflina pun berjalan ke tempat duduknya .di sana sudah ada lelaki yang tanpa refflina sadari sudah memandanginya sejak ia termenung di depan kelas tadi

__ADS_1


" benar - benar sangat imut . kenapa dulu gw nggak sadar dengan keindahan ini dan malah sering menyakiti dan memanfaatkan dia " ucap nicky dari dalam hatinya dan dalam posisi masih memandangi refflina


merasa di pandangi refflina pun yang sedang menaruh tas di kursinya merasa tidak nyaman


" halooo πŸ‘‹. kenapa kamu memandangi ku dengan tatapan yang sangat menyeram kan begitu? " ucap refflina melambai tangannya di hadapan wajah niky


"ah nggk apa - apa kok .pagi refflinaa😁"ucap niky


"oo pagi juga niky " ucap refflina


"bagaimana kondisimu sekarang sudah sehat kah?"


"iya sudah sehat kok"


"ref gw dengar lo di culik ya kemaren . penculiknya atau dalangnya udah ketangkap belom " tanya niky


"sudah . yaudah gw ke tempat hani sama kasih dulu .see you " lalu refflina pun pergi berlari ke tempat kasih . jujur saja dirinya masih merasa sedikit sakit hati setelah apa yang di perbuat niky kepada dirinya dahulu


"hai kasih , hai hani . boleh gw ikut gabung ngobrol sama kalian "ucap refflina dengan melambaikan tangan sebelah kanannya dengan wajah tersenyum


kasih yang sebelumnya sedang fokus mengobrol dengan hani pun terhenti dan berlari ke arah refflina lalu memeluk dirinya


"refflina , maafin gw . gw nggak bisa jadi sahabat yang baik buat lo . sampai -sampai lo bisa di culik begitu .dan gw kangen banget sama lo "masih dengan posisi memeluk erat tubuh refflina


"iya nggak apa kok .ini bukan salah kamu kok kas hmm dan gw juga kangen sama lo "refflina pun membalas pelukan kasih .


" hem makasih , nih gw udah siapin buku -buku pelajaran yang 2 hari lalu . lo tinggal salin saja ok "ucap kasih dengan posisi badan menyeder pada meja lalu tangan menunjukan ke arah buku


melihat itu refflina pun membulatkan kedua matanya


****hem begitupun authorr udah kangen nulis lagi 😞 baru kali ini sempat gegara daring jadi nggk sempat sempat nulis .


semoga sehat selalu ya readers


salam kyla**

__ADS_1


__ADS_2