
hai kawan - kawan . selamat datang di novel ku maaf ya klau terlalu lama update gak usah omong panjangebar yu kita lanjut aja
Wildan
Mungkin ini tempat yang bagus buat ngomongin ke reflina tentang masalah ini .
"Ref gw mau ngomong .... " gw harus kuat dari pada gw harus bonyok sama ortunya refflina gw juga masih mau sekolah dalam keadaan sehat .
"Kenapa ?" Tanya refflina
"Ref mulai sekarang lo jangan ngedeketin gw ya ! Dan apa bener lo pernah di pukulin sampaì berdarah ?" Tanya gw
" kenapa wildan . Kenapa . Di saat gw udah mulai nyaman sama lo , kenapa lo mau gw menjauh dari loh hah. ternyata lo sama aja maya cowo yanh udah nyakitin hati gw hiks , perilaku lo sama aja kaya si niky sama .dan ok gw akan menjauh dari lo. gw gak mau maksa lo jadi temen gw . Dan sebelum itu gw mau tanya siapa yg ngasih tau itu jawab hah jawab ?" Gw lihat mata reflina sudah mulai berlinang dengan air mata . Maafin gw ref ini demi kebaikan gw .
"Meli yang ngomong itu " gw jawab pertanyaan dia .
"Lo masih percaya sama dia . lo kan tau dia itu musuh bebuyutan gw . " kata refflina dan gw lihat kali ini air matanya sudah mulai jatuh ke pipi dia.
"Ya gw percaya sama dia . Jadi maaf jauhi gw mulai sekarang " ntah kenapa gw percaya sama cewe itu .
" ok gw pergi " dia berlari menjauhi gw .
Pov refflina
Gw langsung balik ke kelas dan ambil barang ² gw di sana setelah itu gw segera pergi ke parkiran . Sekarang perasaan dan pikiran gw udah kacau balau banget . Gw pun melajukan mobil dengan kecepatan tinggi .
", kenapa kejadian ini harus terulang lagi ya allah. Hiks hiks " ucap gw sepanjang perjalanan . Dan sekarang gw udah berada di taman kota untuk menenangkan diri di sana .
Tring tring
Tiba -tiba hp gw berbunyi n panggilan itu takut mamah atau papah telepon menggunakan hp orang lain
"Halo maaf ini, siapa ya ?"
"Halo ini aku defan . sayang kamu kenapa kaya habis nangis gitu ?"kata pria yg menelepon gw
"Gak hiks , gw gak apa ² " sial kenapa harus menangis sih .
"Tunggu lo di mana . "Ku dengar suara defan mulai gelisah .
"Hiks gw di taman kota "
" yaudah tunggu aku disana Awas kamu jangan kemana-mana" lalu defan memurus panggilannya
Pob defansyah
"Sial siapa yang buat cewe gw nangis kaya gitu . Awas aja itu orang "
Gw pun segera mengambil mobil di parkiran kantor dan melajukannya dengan kencang pikiran gw masih tertuju ke reffa . Gw takut dia kenapa - napa bahkan gw takut dia ngelakuin hal yang nekat.
Akhir gw sampai di taman kota dan di sana gw lihat ,ada seorang wanita yang sedang menangis dan masih memakai seragam sekolah SMA. tanpa tunggu lama gw langsung mendekati sosok wanita yang aku cintai itu
__ADS_1
"Sayang kamu kenapa hah" tanya gw yang sudah duduk di samping reffa
"Deffannnnn... " reffa langsung memeluk gw dengan erat dan itu membuat gw kaget .
"Hiks hiks hik hik .. kamu gak akan ninggalin aku kan def . Tolong sifat kamu jangan sama kaya pria itu " .dia masih memeluk erat pinggang gw . Sumpah gw gak tega lihatnya
"Ref ,aku gak akan ninggalin kamu sampai kapanpun sayang " gw pun langsung memegang wajah untuk menatap ke arah gw
"Udah jangan nagis ya 😊 . Nanti cantiknya kamu hilang loh " gw pun menghapus air matanya . Tapi kalian harus tau setelah gw sebut sayang muka dia langsung merah benar ² cewe pemalu .
"Yaudah kita pulang yu" gw pun langsung narik tangan dia untuk naik ke mobil gw .
"Tapi mobil aku bagaimana? " tanya reffa sekarang dia udah mulai gak nangis lagi.
"Tenang aja aku udah suruh orang buat nganterin mobil kamu . Dan tadi mamah papah kamu bilang ke aku kalau seminggu ini mereka gak bisa pulang . Ada urusan penting .jadi mereka minta kamu tinggal di apartemen aku dulu ya "
"Ya udah def aku terserah mamah papah aja😊 " ku lihat dia mulai terseyum ini lah yang gw suka senyuman dia bukan tadi . Tunggu aja aku akan balas dendam kamu sayang .
"Nah gitu dong seyum , kan cantik yaudah kita berangkat ya! " lagi -lagi muka reffa memerah
Skipp sampai defan apartemen gw
Ku lihat dia sudab tertidur pulang di kursi mobil . Kelihatannya dia cape banget tadi nangis ya 🤔. Author ( ya cape lah nagis mah defan )
Gw pun memasukan mobil lalu menggendong reffa ke kamar . Setelah sudah sampai kamar gw pun menyelimuti dia . Ternyata ni bocah tidurnya lelap juga ya .
Saat gw mau pergi . Tiba -tiba tangan gw di tarik sama reffa . Ehh 😟 . untung gak letah . Sumpah gw kaget .
"Ok ok tapi nanti pagi jangan marah ya sayang kamu yang ngajak tadi loh" gw langsung tidur di samping dia . Bomat lah badan gw bau kecut- bau kecut sekalian luh . Demi cewek ke sayangan gw heheh . Author ( jorok luh ). Defan( gak apa 😜)
Malam sayang . Gw pun ikut mengejar mimpi bersama reffa . Tapi sebelum itu gw berdoa dulu anak baik 😏.
Pov Refflina
Skiip pagi
Emh ( ceritanya ngulet ya tau kan kalian ?)
Eh eh ko di samping aku ada guling tapi keras ya . Dan ada tangannya lagi emang gw punya guling kaya gini ya 🤔, perasaan enggak deh . Gw masih dalam keadaan merem dan...
Ehem .
Hah suara laki ² keadaan gw masih merem jujur gw malas banget buka mata
"Ehem masih betah ya . Pegang - pegang badan aku " dan orang ini langsung memeluk erat badan gw. aku pun langsung membulat kan mata dan melihat ke pemilik suara ini. Dan itu adalah defan
"Defan , ih lepasin gw " gw langsung memaksa tangan defan untuk lepas dari tubuh gw
"Bukannya tadi malem kamu bilang gak mau aku pergi" defan sambil mengangkat sebelah alisnya dan bukanya melepaskan pelukanya dia malah semakin erat memeluk gw
__ADS_1
"Lepasin atau gw gigit "
Gak mau
"Auuuuuuuuu reffa awas kamu ya ... " teriak defan . Tau kan kalian itu teriakan apa . Ya itu teriak kesakitan defan karena di gigit gw .
"Puas lo 🤣🤣 . Kan gw udah bilang lepasin sekarang tau rasa lo wèeeeee🤪🤪🤪🤪" gw langsung lari takut dia marah
Pov defansyah
Aduhhh tangan gw sakit nih . Tu cewe gak bisa di ajak bercanda ih. Tapii 🤔 kelakuan seperti kekanak - kanakan dia lucu juga ya . Ah kenapa jantung berdetak kenceng kaya gini lagi .
"Defann "
Eh suara siapa itu ya kayanya suara reffa di kamar mandi deh . Kenapa dia teriak ya atau jangan- jangan dia kenapa - napa lagi . Gw langsung berlati ke kamar mandi dan mengetuk pintu itu .
"Def " panggil dia lagi
"Iya aku di sini sayang " gw langsung menjawab dia
"Ih jangan sayang ge . Eh lo punya baju cewe gak ? " tanya dia lagi .
"Ya jelas enggak lah . Kan gw tinggal di sini sendiri "
"Yah bagaimana dong gw gak bawa baju salinan ." Kata reffa dengan nada agak sedih
"Emmmm mau bagaimana lagi . Lo pakai baju kemeja gw aja "
"Tapi itu kan buat laki - laki " kata dia dengan lugunya
"Aduh kamu emang idoy ya . Ya jelas lah buat laki -laki kan yang make nya laki - laki . Jadi lo mau pake atau nggk "
" Yaudah mau bagaimana lagi " kata reffa
Gw pun langsung ke ruang pakaian dan mengambil salah satu kemeja dan juga celana gw . Setelah itu gw kembali ke tempat tuh bocah berada .
"Nih gw udah bawain "
"Sini " gw lihat tangan reffa menjulur dari samping pintu yang terbuka sedikit
Setelah itu gw kembali ke jendela tempat tidur dan menelpon sekertaris gw
"Halo adit . Gw minta tolong sekarang lo selidiki siapa yang buat refflina nangis di sekolah tadi "
"Cara nyelidikinnya gimana bos ?" Tanya adit yg sudah ada di kantor
"Lo mau gw cincang hah . Ya lihat di CCTV atau di mana ke"
"Ampun bos . Bos sadis amat sama sekertaris sendiri . Kan Gw cuma bercanda , biarin darah tinggi ntar bos . "... tut tut tut defan pun langsung memutus kan panggilannya . Karena dia sebel kalo sekertarisnya ngomong melulu .
"Kalo dia bukan sahabat gw dan kerjanya bagus . Gw pasti udah pecat tuh orang " kata defan dengan seringaiannya
__ADS_1
Tiba - tiba pintu kamar mandi pun terbuka dan muncul seorang gadis .
ceritanya bersambung dulu ya guys . jangan lupa like and coment . sampai jumpa lagi 🖐😊