
Pada saat ortu mereka sedang asik mengobrol defan melihat seorang laki -laki yang sedang berada di dekat mobil defan
"Mom defan juga mau keluar dulu ya "
Deffan pun keluar dari rumah dan menghampiri sosok pria itu .
"Halo pak bos . Selamat ya atas pernikahannya semoga langgeng sampai kakek nenek nanti. Nih gw bawaan hadiah "ucap lelaki itu.
"Ya , jadi bagaimana lo udah selesain urusan ngintrogasi tuh bocah ."
"Udah dong . Nih hasil introgasinya " ucap laki -laki itu sambil menyerahkan sebuah berkas .
Setelah menerima berkas itu Defan pun langsung membacanya dengan teliti .
"Oh jadi orang ini dalangnya , kerja bagus adit "ucap defansyah sambil menepuk pundak adit sang sekertaris
"Ya iyalah siapa dulu " ucap adit dengan nada aga sombong
"Yaudah gw pamit dulu . Habis di kantor lagi banyak urusan . Lo sampai kapan libur bos? " tanya adit
"Gimana nanti aja , itu urusan gw. jadi, sekertaris urusin aja tugas lo sendiri di kantor "
"IYa iya gw cabut dulu bye " ucap adit dan langsung pergi
"Hemh 😼,cuma curut kecil . Berani -beraninya dia bikin cewe gw nangis . Awas aja akan gw buat hidup lo susah secara perlahan "ucap defan dengan muka sinis .
Defansyah pun langsung pergi memasuki rumah ibu mertuanya
"Mah reffa mana "tanya defan kepada mamahnya reffa .
"Ada di kamarnya, defan "
"Oh makasih mah "
Defan pun langsung pergi memasuki kamar sang istri .
Pov refflina
"Aduh gw bingung harus bawa barang apa ntar pas pindah ke rumah baru . "ucap reffa sambil mengacak - ngacak rambutnya sendiri
Tiba -tiba ada seseorang yang memeluk reffa dari belakang
__ADS_1
"Kalau bingung , kamu bawa semua aja atau di taro di sini "ucap defansyah dalam keadaan memeluk reffa dari belakang
"Kalo di bawa semua pasti ribet banget beresinnya . tapi, kalo taro di sini aku bakalan gak ketemu -temu sama barang kesayanganku dong . Defan apa boleh setiap seminggu sekali aku main ke sini ke rumah ortu aku "tanya reffa sambil mencoba melepaskan pelukan dari defansyah .
" tentu saja boleh , apa yang kamu mau pasti aku turutin selama aku bisa melakukannya " ucap defan .
"Beneran boleh ? "Reffa masih ragu dan di balas anggukan oleh defan
"Yes baby "mendengar itu reffa sangat bahagia dan tanpa sadar reffa membalikan tubuhnya dan memeluk erat defan
"Terimakasih defan .aku seneng banget " ucap reffa tertawa girang
" hey jangan terlalu kenceng meluk nya nanti aku bisa berbuat lebih lo"ucap defan dengan wajah jailnya. Mendengar itu reffa pun langsung melepas pelukannya dan langsung menutupi mukanya dengan tangan mungilnya yang menandakan sekarang ia sedang malu.
"Hahaha yaudah sekarang kita langsung berangkat aja ya "ajak defansyah
"Ya " defan pun langsung merangkul pundak reffa agar keluar dari kamar secara bersamaan
Skipp sudah mau berangkat ke rumah baru
"Mah, pah ,reffa berangkat dulu ya "ucap reffa sambil mencium punggung tangan mamah dan papahnya .
"Ya sayang hati -hati di jalan ya jadi istri yang baik jangan nakal di sana ya hiks hiks " ucap mamah yang air mata nya sudah mulai jatuh ke pipinya
" mamah jangan nangis , nanti reffa juga ikutan nangis nih , lagian nanti reffa bakalan sering main ke rumah mamah , defan juga udah ngijinin ko ya kan defan "sambil melirik ke arah defan
" ya betul mah "kata defan
"Tuh mamah dengar sendirikan. Jadi mamah jangan sedih " ucap refflina
"Iya betul kata reffa elia . Kamu jangan sedih "ucap nanda (momy defansyah )
"Ya deh aku gak sedih . Sini mamah cium sayang "kata mamah dan langsung mencium pipi putrinya itu
"Papah juga mau cium putri papah yang imut ini"papah pun langsung mencium pipi reffa
"Yaudah sanah kamu berangkat . Nanti keburu malam , defan jaga putri mamah ya "
"pasti mah , yaudah kami berangkat ya assalamualaikum "ucap defan lalu mereka berdua pun masuk ke dalam mobil
"Pak ayo berangkat " kata defan lalu supir itu pun melajukan mobilnya .
__ADS_1
Pov defansyah
Semenjak berangkat dari rumah mamah mertua , gw lihat wajah reffa terlihat murung. Gw gak suka ngelihat muka dia kaya gitu .
"Reff kamu kenapa "ucap gw sambil menggenggam tangan kirinya
"Gak , aku gak papa kok . "Ucap reffa dengan raut wajah yang sama .
"Kalau gak apa - apa kenapa muka kamu di tekuk kaya gitu macam nenek lagi ngomel "ucap gw
"Bener aku gak papa, mungkin karena kecapean kali "ucap reffa terseyum
"Yaudah kalau kamu cape mending kamu tidur .ayo sini " ucap defansyah sambil menepuk -nepuk pahanya sendiri menandakan agar reffa tidur dipangkuannya
Seolah mengerti reffa langsung bergidik geli . Karena ia baru kali ini harus tidur di pangkuan lelaki
"Di situ ?"kata reffa sambil menunjuk ke arah paha defan
"Ya iya lah emang dimana lagi , kenapa malu ?,lagian kan udah nikah ini . Kenapa harus malu"
"Gak mau , mending aku ubah posisi kursi aja jadi tiduran " ucap reffa sambil mencari tombol untuk mengatur posisi kursinya tapi sebelum itu tangan reffa di tarik oleh defan
"Udah katanya ngantuk . Lagian sama suami sendiri inih bukan sama orang lain "kata deffan sambil menarik tubuh reffa agar berbaring di pangkuannya
Reffa pun hanya bisa pasrah dan akhirnya tidur di pangkuan sang suami .
Tak terasa akhirnya sekarang mereka sudah sampai di rumah barunya . Sang supir pun langsung turun dari mobil dan membukakan pintu untuk sang majikan .
"Silakan pak "kata sang supir
"Ya "defan pun turun dari mobil sambil menggendong sang istri yang masih tertidur pulas dan membawanya ke kamar mereka .
Setelah sampai dikamar defan langsung menidurkan reffa di tempat tidur . Sedangkan defan pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan diri . Setelah Selesai mandi defan melihat sang istri masih tertidur pulas dan dalam keadaan masih memakai baju pengantinnya . Melihat itu defan langsung menggantikan pakai reffa dengan baju tidur wanita
setelah selesai menggantikan baju reffa defan pun membaringkan diri di samping reffa .
Gw masih gak nyangka bisa nikah sama cewe yg gw gak sengaja tabrak di sekolah beberapa hari yg lalu , dan beruntungnya gw punya cewe yang cantik dan baik . Meskipun kamu kadang -kadang suka judes sama gw . Ucap defan yg sekarang sedang memandangi wajah sang istri bahkan tangan nya defan pun sekarang sedang memainkan rambut istrinya itu .
"Ih imut banget si kamu kalau tidur .jadi pengen ah tidak otak ngeres ku muncul lagi . Defan istri kamu lagi cape jadi untuk hari ini jangan lakukan hal yang lebih selain tidur bersama "ucap defan menenangkan diri sendiri
namun tiba -tiba .tanpa sadar tangan reffa memeluk tubuh defansyah dengan sangat erat bahkan sekarang ia mencium wajah sang suami .sambil berkata
__ADS_1
"Emmmmh boneka imut ku sini -sini aku peluk, ih kamu lucu banget sih " rupa nya sekarang reffa sedang mengigau dan tak tau bahwa sekarang suaminya yaitu defansyah sedang menahan hawa nafsu nya