
skiip berada di rumah
sesudah kepulangan mereka dari gudang itu . refflina memutuskan untuk mandi terlebih dahulu . sambil menunggu refflina mandi .defan mengisi waktu luangnya dengan pekerjaan kantornya ini
beberapa menit kemudian keluarlah refflina dari kamar mandi dengan sudah memakai piyama berwarna biru
"def aku udah selesai mandi.sekarang giliran kamu yang mandi ." ucap refflina kepada suaminya yang sedang terduduk di atas tempat tidur
"ya sebentar sayang. dikit lagi pekerjaan kantorku selesai nih ."ucap defan yang masih terduduk di tempat tidur dengan mata yang masih fokus menatap layar monitor laptopnya .
melihat itu refflina pun mengambil laptop defan . sembari berkata "cepat mandi dulu , aku sudah menyiapkan air hangat untuk kau mandi dan pekerjaan ini bisa di lanjutkan besok bukan ?. cepat sekarang kau mandi , aku sudah tidak tahan dengan bau badan mu defan" ucap refflina
"ooo bau ya!! sini biar ku peluk kamu reffa agar bau badan ku bisa menempel pada tubuh mu " ucap defan dengan posisi tangan yang sudah siap untuk memeluk sang istri .
namun pada saat defan hampir memeluk refflina .tiba -tiba refflina mundur 2 langkah ke belakang sembari berkata "kalau defan nggak mandi sekarang , untuk hari ini kita pisah tempat tidur " ucap refflina .
mendengar itu, defan pun langsung mengambil handuk miliknya .
"iya iya , nih aku mau mandi .jadi hari ini kita jangan pisah tempat tidur ya "ucap defansyah sambil menunjukan handuk yang ada di tangan kanannya dengan ekpresi kesal .
"oke sayang , selamat mandi " ucap refflina yang menahan tawanya ketika melihat ekspresi suaminya yang sedang kesal itu .
defan pun pergi menuju kamar mandi .
"enak aja pisah ranjang .dia gak tau rasanya seorang suami ridur tanpa seorang istri tuh gimana rasanya ππΏ " ucap defan di dalam hatinya
pov refflina
"ppfffh hahahah π€π€£, aku tau akal -akal kamu defan . kalo semisalnya tadi aku turutin kemauan kamu, kamu pasti akan melakukan hal yang lebih dari itu . huh untung aja aku bisa cari alasan lain untunk menghindar. jadi maafin aku ya sayang ."ucap refflina ketika defan sudah masuk ke dalam kamar mandi .
seperti biasa ketika malam tiba , refflina selalu menyempatkan waktu untuk menatap indah nya langit malam . meskipun ia hanya bisa melihat dari balik kaca jendela kamar .
disaat refflina ingin mengabadikan indahnya ciptaan allah itu .tiba -tiba layar ponsel refflina berubah menjadi kolom panggilan . di sana tertulis bacaan kasih sayang .
"kasih ? tumben dia malam -malam begini nelepon aku. apa mungkin ada pengumuman dadakan dari sekolah ?"pikir refflina . lalu refflina pun memencet tombol hijau yang berada di layar hpnya .
"assalamualaikum wr , wb "ucap kasih sebelum memulai pembicaraannya.
" waalaikum salam wr . wb, kasih ada angin apa malam -malam begini nelepon refflina "tanya refflina .
__ADS_1
" ref katanya lo sakit ya ref ?" tanya kasih dengan nada suara rendah .
"iya gw sakit , tapi sakitnya cuma kemarin doang kok sekarang gw nggak kesekolah karena dalam masa pemulihan , oh ya lo kenapa kas kok suaranya kaya orang sedih . " ucap reffalina.
"ya jelas sedih . karena reffa udah 2 hari nggak masuk sekolah . di tambah guru galak itu ngasih tugas dan catatan banyak banget jadi gw belum sempat jenguk lo reff .maafin gw ya "ucap kasih masih dengan nada suara yang sama .
"kasuh nggak udah minta maaf , jujur reffa udah senang kok karena kasih masih mikirin ke adaan reffa walau lagi sibuk "ucap refflina dengan suara yang lembut .
"makasi ya .oh ya, besok lo masuk sekolah nggak ?" tanya kasih kali ini suaranya terdengar gembira .
"insya allah besok gw masuk sekolah kas . emang kenapa ?"ucap refflina
"tadinya gw mau jenguk lo besok . tapi kalo emang lo masuk besok , gw seneng banget . "ucap kasih
"haha iya . kas nanti gw lihat tugas yang di berikan guru waktu gw nggak masuk sekolah . boleh kan ? "ucap refflina dengan ragu ragu
"tentu aja boleh , sebagai permintaan maaf gw . semua soal yang guru kasih 2 haru lalu , gw contekin semua jawabannya ke lo " ucap kasih
"yakin nih ? lo nggk nyeselkan ?"tanya refflina yang masih tak percaya dengan ucapan kasih
"iya beneran lah , masa gw bohong sih " jawab kasih
"siapa orang yang kau pamggil sayang itu ."bisik defan tepat di telinga refflina ( tups orang tang memeluk refflina adalah defan )
"kas ngobrolnya sampai sini dulu ya ! . gw ada urusan mendadak nih. sampai jumpa besok sahabat ku . assalamualaikum " ucap refflina lalu mematikan telepon tanpa mendengar jawaban dari sahabatnya itu .
" udah selesai madinya hem ? " tanya refflina memutarkan tubuhnya menghadap defan .
"udah , tadi siapa yanng nelepon reffa malam-malam gini ?"tanya defan dengan tangan masih memeluk tubuh refflina dengan posesivnya
"hanya teman " ucap refflina singkat .
cowo atau cewe ?"tanya defan dengan tatapan serius .
"cowo hahaha"jawab refflina sembari tertawa . namun dirinya tidak menyadari bahawa sang suami sedang kesal dan tidak ingin bercanda .
" akhhhh " teriak refflina karena terkwjut saat tubuhnya di gendong oleh defan tanpa izin dari dirinya .
" berani sekali kau memanggil nama cowo lain dengan sebutan sayang . sepertinya kamu harus di hukum yah sayang "ucap defan lalumelempar tubuh refflina ke tempat tidur lalu menindihi tubub refflina..
__ADS_1
melihat tindakan defan itu refflina pun mulai ketakutan .
"sepertinya aku tanpa sengaja telah membangunkan macan tidur π₯.kalau benar begitu lebih baik aku mencoba menenangkan dia " ucap refflina dari dalam hati
" tenanglah defan tadi aku cuma bercanda , kalau kamu nggak percaya coba lihat aja ini " ucap refflina sembari menunjukan ponselnya ke defan
"kamu tadi habis teleponan sama kasih ?" tanya defan masih dengan posisi yang sama
"yups tadi reffa sedang mengobrol dengan kasih " jawab refflina
"lalu kenapa kamu bilang sedang mengobrol dengan cowo tadi " ucap defan penasaran
"kan aku udah bilang cuma bercanda kok , masa gitu doang marah sih?hhh"ucap refflina su sertai dengan tawa khas miliknya
"tapi ini nggak lucu tauπ "ucap defan lalu mengubah posisinya menjadi duduk
"ok ok aku ngaku salah . defan coba lihat di atas sana ada apa " ucap refflina sambil menunjuk ke suatu tempat .
mendengar ucapan itu defan oun refflina melihat ke arahyang di tunjukan oleh refflina .Namun dirinya hanya melihat hal -hal yang sama sekali tidak menarik
"cup " sebuah ciuman berhasil mendarat di pipi milik defansyah
defan langsung menatap refflina dan mendapati sang istri sedang tersenyum manis padanya
"tadu itu beneran iatri gw ya yang cium gw duluan ?π³" ucap defan dalam hati sembaru memegangin pipinya yang di cium refflina tadi . tanpa defan sadaru pipi defan mulai memerah .
"haha , kenapa dengan wajah mu defan kok berubah jadi merah si ." ucap refflina yang terkekeh melihat suaminya sendiri .
" sepertinya istriku ini mulai pandai menggoda suaminya ya "ucap defan sedikit mengecup bibir refflina.
"apaan sih π³, udah ah aku mau tidur " ucap refflina lalu membaringkan dirinya ke tempat tidur dengan badannya yang memunggungi defan .
defan pun ikut membaringkan dirinya ke tempat tidur lalu memeluk tubuh refflina dari belakang sembari mengucap " selamat tidur istri kecil ku . tapi tolong jangan lah memunggungiku dan jangan tinggalkan aku sendiri "
mendengar itu refflina pun tersentuh dan mebalikan posisi tidurnya mengahadap defan dan ikut memeluk tubuh defan
" aku nggak akan melakakukan itu , selama kau tidak mendua .selamat tidur juga sumi ku yang tampan " ucap refflina .
lalu mereka berdua pun tidur sambil berpelukan .
__ADS_1
assalamaulaaikum maaf ya baru nulis novel lagi .. jangan lupa like and koment . salam kyla