
Pagani huayra tricolore menyalip mobil yang sama, Deri yang di salip juga terkejut karena ia tahu siapa yang mengemudi mobil itu.
Duaarr.
Belum jauh mobil jesslyn menyalip mobil niko, Ban mobil jesslyn meletus hingga membuat nya oleng.
''Astaga ban mobil ku pecah.'' Rutuk jesslyn.
Niko dan deri pun tak kalah kaget nya karena mobil jesslyn hanya berjarak beberapa meter, Hingga mobil jesslyn berhenti setelah sedikit hilang kendali.
''Sial sekali hari ku!'' Rutuk jesslyn keluar dari mobil.
Mata niko langsung membulat ketika melihat siapa yang turun dari mobil, Namun deri lebih dulu keluar menghampiri jesslyn.
''Cepat sekali dia.'' Rutuk niko ikut keluar.
Deri mendekati jesslyn yang membuka bagasi untuk mengambil ban serep, Sigap deri membantu mengangkat ban.
''Biar ku bantu nona.'' Ucap deri sambil menyeringai kepada niko.
''Ini kan asisten nya paman mesum!'' Batin jesslyn masih dongkol.
Tapi deri sudah mengeluar kan ban dan mulai membongkar mobil jesslyn, Niko ikut melihat meski pun tidak membantu.
''Kenapa mobil mu nona ?'' Tanya niko basa basi.
''Mobil ku masuk jurang paman!'' Jawab jesslyn sinis.
''Dimana ada jurang ? Jelas jelas kalau mobil mu pecah ban!'' Rutuk niko.
''Kalau sudah tau kenapa masih bertanya!'' Kesal jesslyn membuang muka.
''Itu kan basa basi, Kenapa kau itu bodoh sekali.'' Ejek niko.
Ingin sekali rasa nya jesslyn menjitak kepala niko, Namun di tahan emosi nya karena asisten pria ini sudah berbaik hati mau menolong nya.
''Susah sekali mencari topik obrolan.'' Batin niko.
Baik niko atau pun jesslyn, Mereka hanya diam saja meski pun sebenar nya niko ingin sekali mengobrol dengan jesslyn.
''Sudah selesai nona.'' Ujar deri.
''Terima kasih ya kak.'' Ujar jesslyn membungkuk kan badan.
''Sama sama.'' Jawab deri tersenyum.
Niko bagai kan di panggang di atas bara ketika mendengar jesslyn memanggil deri kakak, Sedang memanggil niko dengan sebutan paman.
''Aku permisi dulu ya.'' Pamit jesslyn.
''Baik lah, Jangan terlalu cepat saat mengemudi.'' Ujar deri.
Jesslyn tersenyum dan melangkah membuka pintu mobil, Sebelum pintu tertutup niko segera mengejar gadis yang mencuri hati nya.
''Bisa kah aku main kerumah mu ?'' Tanya niko.
''Tidak!''
Usai menolak niko, Jesslyn menutup pintu mobil nya dengan keras untuk melampias kan emosi yang terpendam.
Braakk.
''Aarrkkhh!!''
__ADS_1
Sekuat tenaga niko menjerit ketika tangan nya terjepit pintu mobil, Jesslyn kaget bukan kepalang mendengar teriakan niko.
Saat pintu di buka, Niko langsung membungkuk sambil memegangi ke empat jari nya yang berdarah.
''Tuan.''
Deri langsung memegangi tangan niko, Jesslyn ikut panik mendekati mafia yang kesakitan akibat terjepit pintu.
''Aarrkh sakit sekali tangan ku, Ku rasa patah jari ini.'' Teriak niko.
''Aku sungguh tidak sengaja paman.'' Sesal jesslyn ketakutan.
''Kenapa dia terkesan lebay, Saat kena tembak dia tidak merintih sedikit pun.'' Gumam deri heran.
''Ayo kita kerumah sakit saja.'' Tawar jesslyn.
''Aku tidak mau kerumah sakit.'' Tolak niko cepat.
''Tapi kita harus mengobati tangan mu paman.'' Ucap jesslyn.
Deri yang melihat kedipan mata tuan nya, Langsung angkat bicara karena akhir nya deri paham kalau niko memulai bakat ackting nya.
''Tuan ku tidak suka rumah sakit nona, Bagai mana jika kita bawa kerumah mu.'' Usul deri.
''Kenapa harus kerumah ku, Jika tidak mau kerumah sakit ya pulang saja kerumah kalian.'' Ujar jesslyn bingung.
''Yang membuat ku celaka itu kau, Jadi yang bertanggung jawab pun harus kau!'' Teriak niko.
Karena merasa ucapan niko benar, Akhir nya jesslyn setuju dan menyuruh niko masuk mobil nya menuju mansion.
''Tolong papah aku.'' Pinta niko pada jesslyn.
''Kau hanya terjepit tangan mu paman bukan kaki mu, Kenapa jalan pun harus di papah ?!'' Tanya jesslyn sedikit kesal.
Mendengar ancaman niko, Jesslyn pun ketakutan karena ini proyek pertama yang akan di tangani oleh nya.
Bisa di amuk oleh kenzo jika proyek nya sampai gagal, Jesslyn paham kalau kenzo orang yang sangat tekun dalam bisnis.
''Ya sudah ayo!'' Sentak jesslyn menarik tangan niko.
''Pelan dong.''
Niko tersenyum senang karena tau kelemahan jesslyn, Setelah melihat bos nya masuk mobil. Deri pun memasuki mobil walau tidak mengikuti niko, Deri paham jika bos nya mulai mengejar cinta.
****
Mobil jesslyn memasuki parkiran mansion nya, Niko sedikit kaget saat tau kalau jesslyn menepati mansion utama milik gefari.
"Ku rasa gefari sangat percaya pada gadis ini." Batin niko.
Jesslyn memapah niko memasuki mansion, Niko pun duduk di ruang tamu untuk di obati tangan nya oleh janda muda ini.
"Tahan ya sakit nya." Ucap jesslyn sambil membersih kan luka niko.
"Ini hanya luka kecil." Ujar niko keceplosan.
"Jika hanya luka kecil kenapa paman lebay sekali." Ujar jesslyn menaik kan suara.
"Maksud ku yang di jari kecil ini." Ralat niko menunjuk kelingking.
"Cih lebay sekali, Bahkan kak adam sampai patah tangan nya." Rutuk jesslyn.
"Siapa kak adam ?" Tanya niko penasaran.
__ADS_1
"Mantan suami ku." Jawab jesslyn tanpa sadar.
"Jadi kau janda ?!" Tanya niko kaget sampai menarik tangan nya.
Jesslyn pun ikut kaget sambil menutup mulut nya, Ia tidak menyangka jika mulut sialan nya ini malah mengatakan status nya di hadapan niko.
"Sini tangan mu!" Tarik jesslyn sambil membalut tangan niko.
Terdiam cengo niko saat menatap jesslyn, Jika di lihat dari tubuh nya memang jesslyn tidak mungkin masih gadis di mata pria yang bisa membedakan.
"Tidak usah menatap ku begitu, Meski pun aku janda. Aku tidak kegatalan sana sini, Jadi paman tidak usah takut." Cetus jesslyn.
"Tidak masalah jika kau mau menggatal pada ku." Sahut niko menoel dagu jesslyn.
"Jaga tangan mu ya, Apa mau ku jepit lagi ?!" Sentak jesslyn.
"Aku mau jepitan yang lain." Lirih niko sangat pelan.
"Kenapa kau berpisah dengan suami mu ?" Tanya niko pelan.
Tidak ada jawaban dari mulut wanita ini, Ia masih sibuk merampungkan perban di tangan nya niko.
"Baik lah jika kau tidak mau menjawab sekarang, Mungkin lain kali kau mau cerita." Ujar niko tersenyum teduh.
Jesslyn terpana melihat senyum niko, Bicara nya sangat berbeda dan tentu saja jesslyn menjadi heran karena seja tadi lagak niko selalu tengil.
"Nanti aku tidur di mana ?" Tanya niko.
"Paman mau tidur di sini ?" Tanya jesslyn kaget.
"Tentu saja, Kau kan harus merawat ku sampai jari ini sembuh." Jawab niko tanpa dosa.
"Astaga tuhan!" Jesslyn menepuk jidat nya.
Niko sudah berdiri karena meminta jesslyn menunjukan kamar yang akan di tempati nya, Karena tidak ada pilihan lain, Jesslyn menunjukan kamar tamu kepada niko.
"Terima kasih jess." Ucap niko pelan.
"Hmm."
Hanya deheman malas yang keluar dari mulut jesslyn, Niko menarik tangan jesslyn saat ia akan keluar.
Greepp.
Tubuh jesslyn merapat di dada niko, Wajah mereka sangat dekat hingga jesslyn menahan nafas nya.
"Lepas kan aku paman." Pinta jesslyn gugup.
"Siapa nama mu ?" Tanya niko lembut sambil menyisih kan rambut jesslyn.
"Bukan nya paman sudah tau kalau nama ku jesslyn." Cetus jesslyn.
"Aku ingin mendengar nya dari bibir ini." Jawab niko mengusap bibir jesslyn.
Jesslyn membuang muka karena wajah nya terasa panas, Memberontak pun percuma karena tenaga niko sangat kuat.
"Silah kan istirahat." Ucap niko melepas kan pelukan nya.
Saat pelukan niko terlepas, Jesslyn langsung berlari tunggang langgang karena takut jika niki akan berbuat lebih jauh.
**Hallo bestie, Puasa nya lancar gak kalian.
Semoga sehat selalu ya, Jangan lupa tekan like dan coment serta hadiah dan vote nya.
__ADS_1
Kalian bisa kok ngedumel karena othor banyak mau nya😂**