Janda Muda VS Mafia Karatan

Janda Muda VS Mafia Karatan
Akhir nya


__ADS_3

Jesslyn memutus kan turun kelantai bawah karena niko tak kunjung kembali, Ia berjalan mendekati kedua kakak nya yang berbincang.


''Apa kalian melihat paman niko ?'' Tanya jesslyn.


''Dia pergi.'' Jawab kai tanpa menoleh.


''Kemana ?'' Jesslyn langsung kaget.


''Ada urusan sebentar dengan paman jimmy, Kau tunggu saja dia di kamar.'' Sahut kenzo.


Karena kenzo menyuruh nya kembali ke kamar, Jesslyn menurut untuk menunggu niko di kamar saja.


Lama ia menunggu kedatangan niko hingga membuat mata nya sedikit tertutup, Entah sudah keberapa kali jesslyn menguap.


''Ck lama sekali sih pergi nya.'' Rutuk jesslyn.


Hingga kesadaran jesslyn perlahan menghilang karena pukul sudah dua belas malam, Rasa kantuk tidak bisa ia tahan lagi.


PAGI HARI.


Jesslyn membuka mata ketika sebuah tangan melingkar erat di perut nya, Saat berbalik ia langsung bersiborok dengan mata niko.


''Morning sayang.'' Sapa niko mengecup mata istri nya.


''Morning.'' Balas jesslyn serak.


''Tidur lah jika masih mengantuk.'' Ucap niko.


Namun jesslyn memilih mendusal dusal di dada niko, Rasa hangat dan nyaman ia dapat kan di sana.


''Geli sayang.'' Ujar niko.


''Tadi malam kemana ?'' Selidik jesslyn.


''Aku ada urusan dengan jimmy sebentar.'' Jawab niko dengan mata terpejam karena menikmati sentuhan istri nya.

__ADS_1


''Tiga jam kalian pergi, Sebentar dari mana.'' Rutuk jesslyn mencubit buah yang berada paling bawah.


''Aakkrrh.''


Karena cubitan jesslyn yang cukup kuat, Niko menggerang kesakitan. Rasa kebas bersarang di buah nya, Entah luka atau tidak.


''Aku mau mandi.'' Ucap jesslyn.


''Ikut.''


Jesslyn berlari lebih dulu masuk kedalam kamar mandi, Di susul dengan niko yang semangat empat lima.


Mata niko terbelalak melihat pemandangan yang membangkita kan sang cacing, Di bawah guyuran shower. Jesslyn berdiri menatap nya dengan pandangan eroti, Terlebih tubuh nya bugil.


''Kemari lah.'' Panggil jesslyn.


Gerakan cepat niko langsung menerkam istri nya, Tubuh jesslyn di balik hingga menempel kedinding.


''Emang enggak pakai pemanasan ?'' Tanya jesslyn.


Gesekan lembut di bagian belakang nya membuat jesslyn terlena, Namun ia merasa ada yang berbeda pada cacing niko.


''Aakkhh uhh.''


Belum sempat jesslyn bertanya, Cacing alaska milik niko sudah mendorong kepala nya masuk kedalam. Rasa yang ia dapat kan membuat niko terdiam lebih dulu, Ia menikmati sensasi jepitan nya.


''Aahhh nikmat sekali sayang.'' Bisik niko dari belakang.


''Kenapa sesak sekali ?'' Tanya jesslyn tidak mampu menahan rasa penasaran.


''Apa nya yang sesak.'' Tanya niko yang mulai maju mundur.


''Sshhh aakkh milik mu.'' Jawab jesslyn yang terhentak hentak.


''Enak kan sayang.'' Tanya niko menjlat telinga istri nya.

__ADS_1


''Enaaak paman.'' Jawab jesslyn.


Sontak niko menghentikan gerakan nya, Rasa nikmat yang ia dapat mendadak buyar. Panggilan dari jesslyn membuat nya bergidik, Seolah ia sedang mencabuli keponakan nya yang di bawah umur.


''Kenapa berhenti paman.'' Rengek jesslyn yang kepalang tanggung.


Karena niko masih saja diam tanpa pergerakan, Jesslyn melepas penyatuan nya dan menarik niko masuk kamar. Sampai di ranjang ia langsung mengambil alih kemudi,ia menduduko cacing alaska dan bergoyang dj turun naik.


''Kenapa ?''


Jesslyn mengerenyit heran karena niko menahan pinggul nya, Di tambah niko yang langsung duduk membuat sang cacing terbenam lebih dalam.


''Sssh ayo lah paman.'' Rintih jesslyn.


''Aku tidak ingin di panggil paman zeela.'' Ucap niko.


Mata jesslyn terbuka karena terkejut, Ternyata suami nya terganggu dengan panggilan yang ia sebut.


Tangan jesslyn memegang tengkuk niko dengan lembut, Kemudian ia berbisik dengan suara ala ala wanita jepang.


''Ayo lanjut baby.'' Pinta jesslyn.


''Tidak, Aku yang memanggil mu baby.'' Tolak niko membuat jesslyn menggeram frustasi.


''Jadi kau mau di panggil apa niko anderson!'' Teriak jesslyn kesal.


''Terserah!'' Ketus niko.


Ingin sekali rasa nya jesslyn membentur kan kepala niko ketembok karena sangking jengkel nya, Tapi masa baru nikah sudah di hajar pikir jesslyn.


''Ayo kita lanjut sayang.'' Ajak jesslyn mengecup bibir niko.


''Baik lah baby.'' Jawab niko sumringah.


Akhir nya niko melepas kan cengkeraman nya di pinggul jesslyn, Dan pasrah menikmati goyangan maut istri nya yang sedikit nackal.

__ADS_1


__ADS_2