
Malam hari sekitar pukul delapan, Jesslyn memasuki ruang VIP tempat niko di rawat sambil menenteng paper bag.
''Makan lah dulu.'' Perintah jesslyn pada deri sambil menyerah kan paper bag nya.
''Terima kasih nona.'' Jawab deri senang.
Jesslyn hanya tersenyum dan duduk di samping ranjang niko, Rasa bersalah dan rasa takut kian bergelayut merasuki hati nya.
''Kenapa paman lama sekali bangun nya ?'' Tanya jesslyn pelan.
''Kata dokter meski pun koma tapi tuan bisa mendengar nona, Coba lah untuk mengajak nya berbicara dan apa bila tuan ada permintaan pada nona. Tolong katakan pada nya, Jika anda bersedia.'' Ujar deri dengan wajah sedih.
''Benarkah begitu ?'' Tanya jesslyn.
''Benar nona.'' Angguk deri.
Wajah tampan niko terlihat pucat, Bahkan bibir nya juga memutih. Terbayang di ingatan jesslyn jika niko meminta nya untuk menjadi istrinya, Bimbang yang jesslyn rasa kan saat ini.
Kini hanya tinggal mereka berdua saja di dalam ruangan itu, Jesslyn mengambil tangan niko dan mencium nya.
''Belum ada satu tahun aku menjadi janda paman, Apa tidak terlalu cepat jika aku menikah dengan mu.'' Ucap jesslyn.
''Jika kau meminta ku untuk langsung mencintai mu, Maka aku tidak bisa melakukan nya. Tapi aku akan perlahan lahan mencintai mu dan menerima kehadiran mu di hati ku.'' Sambung jesslyn.
Mata niko tampak mengerjap ngerjap karena silau, Tangan nya pun bergerak membuat jesslyn kaget.
''Kau sadar paman ?!'' Teriak jesslyn girang.
Saat jesslyn akan memencet tombol untuk memanggil dokter, Niko dengan cepat menangkap pergelangan tangan nya.
''Benarkah yang ku dengar ?'' Tanya niko menatap mata jesslyn.
Sontak saja jesslyn salah tingkah karena malu, Wajah nya merona bagai kan pantat monyet. Niko tersenyum senang melihat kegugupan jesslyn, Rasa bahagia membuncah dalam dada nya.
__ADS_1
''Jawab aku.'' Cecar niko.
''Paman baru sadar, Biar dokter memeriksa keadaan mu dulu.'' Elak jesslyn.
''Aku sangat sehat sayang, Bahkan selesai operasi saja aku langsung menghajar mereka.'' Jawab niko bangga.
Sedetik kemudian niko menutup mulut nya karena salah berucap, Mata jesslyn menatap nyalang pada pria tampan ini.
Mata jesslyn menangkap sesuatu yang aneh di bibir niko, Saat ia mengusap nya dengan kasar, Jesslyn langsung meradang.
''Kau menggunakan foundation pada bibir mu paman!'' Teriak jesslyn keras.
''Ak aku tidak bermaksud jess.'' Gagap niko.
''Kau juga berbohong pada koma mu! Kenapa kau jahat sekali.'' Teriak jesslyn memukuli dada niko.
''Maaf kan aku jess, Tapi jika kau terus memukul ku maka aku akan benar benar mati.'' Ucap niko meringis karena luka tembak nya belum mengering.
''Rasakan itu!'' Ketus jesslyn.
''Lepas kan aku paman!'' Teriak jesslyn.
Jesslyn berhasil niko angkat keatas ranjang, Meski dada nya terasa nyeri. Tapi demi cinta maka niko tetap melakukan nya.
''Tidak usah pegang pegang!'' Sentak jesslyn.
''Aku melakukan nya karena aku sangat mencintai mu jess, Aku terpaksa agar kau mau menerima ku.'' Ujar niko memegang tangan jesslyn.
''Tapi ternyata aku tetap tidak menerima mu!'' Sinis jesslyn.
''Lalu tadi apa ? Kau sudah berkata kalau kau akan berusaha perlahan lahan mencintai ku.'' Kesal niko.
''Lupakan saja, Itu tidak penting.'' Jawab jesslyn melengos.
__ADS_1
''Bagi ku sangat penting sayang, Aku tidak pernah jatuh cinta kepada wanita mana pun kecuali kau.'' Jujur niko.
''Eeh dulu ada deh satu.'' Ralat niko.
''Siapa ?!'' Tanpa sadar jesslyn langsung bertanya.
''Viona, Nama nya viona. Gadis yang pernah singgah di hatiku namun tidak bisa ku miliki.'' Jawab niko.
''Kenapa memang nya ?'' Tanya jesslyn penasaran.
''Karena dia sudah punya suami dan ternyata ia sedang mengandung anak dari mark dawson.'' Jawab niko kembali teringat dengan viona.
''Jadi aunty viona adalah cinta pertama mu ?'' Tanya jesslyn kaget.
Anggukan kepala niko membuat jesslyn terdiam, Dia tidak percaya dengan rumit dan berbelit belit nya hubungan mereka.
''Kalau aku jadi istrimu nanti bianca memanggil ku aunty.'' Ucap jesslyn bergidik.
''Lalu aku memanggil mantan musuh ku mommy.'' Sambung niko pula.
''Aku tidak yakin dengan hubungan yang akan kita jalani paman.'' Ujar jesslyn ragu.
Niko menangkap wajah jesslyn, Tampak binar cinta sangat terlihat dari mata niko anderson untuk jesslyn.
''Jika kau memang mau menerima ku, Aku yang akan menghadapi keluarga mu dan juga keluarga ku.'' Tegas niko.
''Aku belum yakin sepenuh nya dengan hatiku.'' Bimbang jesslyn.
''Perlahan lahan saja seperti kata mu tadi.'' Kekeh niko.
Melihat kegigihan niko, Jesslyn akhir nya goyah dan menganggukan kepala nya. Tentu saja niko bukan main senang nya, Di ciumi nya wajah jesslyn dengan penuh cinta.
''Aku mencintai mu jesslyn, Hanya kau yang ada di dalam hati ku.'' Ucap niko merangkul jesslyn.
__ADS_1
''Tidak usah menjanjikan cinta pada ku paman, Cukup dengan setia mu saja.'' Jawab jesslyn.
Nio tidak menjawab karena bagi dirinya, Setia bukan lah untuk di ucap kan. Setia di buktikan dengan perlakuan bukan cuma di umbar di mulut saja.