
Niko perlahan membuka pintu kamar jesslyn, Ia sedikit gugup karena ini adalah malam pertama nya. Apa lagi suasana hati jesslyn sedang tidak baik, Karena ia merasa bersalah kepada mommy nya.
''Masuk lah paman.'' Ucap jesslyn yang sedang membersih kan make up.
Mendapat angin segar, Maka niko memasuki kamar istri nya yang bernuansa gold. Ia duduk di ranjang sambil membuka tuxedo di tubuh nya.
Jesslyn mendekati suami nya, Dengan perlahan ia membantu niko membuka kancing. Jarak yang begitu dekat membuat niko salah tingkah, Namun jesslyn masih biasa saja.
''Mandi dulu ya.'' Perintah jesslyn.
''Iya.'' Angguk niko.
Setelah kepergian niko kedalam kamar mandi, Jesslyn membuka lemari untuk mencari baju tempur yang akan di kenakan nya.
''Warna merah saja lah, Biar menantang.'' Gumam jesslyn.
Ting.
Sebuah pesan masuk di ponsel jesslyn, Ia bergegas membuka dan langsung terkejut melihat pesan tersebut. Walau pun nomer asing, Tapi jesslyn yakin kalau pelaku nya adam.
Kau akan melakukan nya dengan pria tua itu, Namun bayangan saja wajah ku.
Isi pesan itu membuat darah jesslyn mendidih, Hingga ia tidak sadar kalau niko sudah keluar dari kamar mandi dan berdiri di samping nya.
''Siapa ?''
Mendengar suara itu, Jesslyn menoleh dengan gugup. Wajah niko sudah tidak bersahabat, Bisa di pastikan jika suami baru nya sedang mode ngambek.
''Bukan siapa siapa.'' Dusta jesslyn menyembunyikan ponsel nya.
''Benar kah ?'' Selidik niko.
''Hanya orang iseng saja.'' Jawab jesslyn.
''Biar ku periksa.'' Pinta niko menyodor kan tangan.
Merasa keadaan sudah tidak membaik, Jesslyn mengambil langkah cepat. Bibir niko terbungkam saat bibir jesslyn menyesap nya, Lidah mereka bertemu dan menari di dalam.
Handuk yang niko kenakan jatuh karena di tarik jesslyn, Hingga tubuh niko yang kekar menjadi polos.
''Aakhh.''
Niko merintih karena jesslyn membuat tanda di leher nya, Tidak cukup hanya di leher. Ciuman jesslyn turun menyusuri choco chip niko yang berwarna kecoklatan.
''Ssshh zeela.'' D3sah niko.
Cacing niko masuk kedalam genggaman tangan jesslyn, Tanpa ragu jesslyn memasukan kedalam mulut dan menggelitik dengan lidah.
''Aarrkhh aahh uh.'' Niko menjerit sambil membelai kepala istri nya.
''Uhuk, Uhuk.''
Jesslyn tersedak oleh cairan yang keluar, Segera ia meminum air di atas nakas. Nafas nya sedikit memburu karena niko tadi menekan kuat kepala nya, Sedang kan niko langsung lemas di atas ranjang.
''Kau luar biasa sayang.'' Puji niko yang tepar.
__ADS_1
''Itu baru permulaan, Apa anda masih kuat tuan niko anderson ?'' Tantang jesslyn.
''Semalam full pun kuat melayani mu nyonya anderson.'' Jawab niko percaya diri.
Sedikit gaya kasar, Niko membanting jesslyn keranjang. Niko tau kalau istri nya menyukai gaya kasar, Gunung yang sudah lepas dari bungkus nya pun jadi sasaran mulut niko.
Jilatan lembut dan berganti dengan gigitan keras, Jesslyn menggerang saat niko menggunakan gigi untuk menghisap.
''Aakhh again.'' Pinta jesslyn serak.
Tidak hanya di gunung, Perut jesslyn juga penuh dengan kiss mark. Tangan niko mengelus lembah yang sudah terlepas segel nya, Namun masih menggiur kan mata yang melihat.
''Aarrkhh lebih cepat.'' Pinta jesslyn.
Gerakan tangan niko semakin kasar saat mengguncang, Tapi jesslyn lebih menikmati yang seperti ini.
''Aarrhh uhh.''
Jeritan panjang jesslyn membuat niko tersenyum bangga, Hanya dengan jari saja istri nya bisa menjerit puas.
''Aku masuk ya.'' Izin niko memegang cacing nya yang mengeras.
''Apa itu sudah hidup ?'' Tanya jesslyn ragu.
''Tentu saja sayang, Coba lah kau pegang.'' Suruh niko.
Jesslyn meraih cacing milik niko yang memang sudah keras, Saat tadi jesslyn melakukan oral. Ia pikir hanya permulaan, Jadi cacing niko belum berubah besar.
''Kenapa dia masih sangat kecil ?'' Tanya jesslyn tanpa dosa.
Bagai kan di sambar petir mental nya niko, Karena ucapan jesslyn sama saja dengan menghina milik nya yang kecil.
''Jadi punya adam lebih besar dari ini ?!'' Sengit niko.
''Kenapa malah bawa nama dia ?'' Jesslyn mengerenyit heran.
''Sudah lah tidak penting !''
Niko bergegas masuk kedalam walk closet untuk mengambil piyama, Jesslyn langsung mengejar suami nya yang tiba tiba menghentikan acara tempur mereka.
''Paman mau kemana ?'' Tanya jesslyn yang melihat niko akan keluar kamar.
''Aku ingin sendiri.'' Ketus niko membanting pintu.
''Kenapa sih dia ?'' Bingung jesslyn.
Melihat niko yang berwajah masam sedang menuruni tangga, Empat pria yang duduk di ruang keluarga jadi bertanya tanya.
''Kenapa kau malah kemari ?'' Tanya jimmy asisten almarhum daddy jakson.
''Ingin duduk saja.'' Jawab niko sambil menenggak wine.
''Ini kan seharus nya malam pertama mu, Kenapa malah duduk bersama kami ?'' Heran kai.
Niko diam karena masih malu untuk mengakui kalau cacing nya di katakan kecil oleh jesslyn, Ia bingung harus mengatakan bagai mana.
__ADS_1
''Durasi mu terlalu cepat mungkin paman, Jadi kau di usir dengan jesslyn.'' Duga shiba asisten nya kenzo.
''Masuk saja belum kau malah membahas durasi.'' Rutuk niko.
Hening sesaat setelah jawaban niko barusan, Mereka saling pandang dan akhir nya pecah juga tawa mereka.
''Buahahahaa''
''Pasti jesslyn sedang datang bulan !'' Tebak kaisar.
''Tidak!'' Sanggah niko cepat.
''Lalu mengapa ?'' Kenzo yang sejak tadi diam jadi ikut penasaran.
''Tanzeela bilang milik ku kecil.'' Kesal niko.
Kriik, Krikk.
Suara hening setelah jawaban niko di pecah kan dengan suara jangkrik, Seolah jangkrik pun ikut menertawa kan niko.
''Hahahahaha.''
Kini mereka tidak bisa lagi berhenti tertawa karena ucapan niko, Sedang kan yang di tertawa kan langsung merah padam.
''Dasar sialan!'' Rutuk niko.
''Masa bule cacing nya kecil.'' Ejek shiba.
''Diam kau guguk!'' Sentak niko.
''Kenapa kau panggil anak ku guguk ?!'' Salak jimmy tak terima.
''Bukan kah shiba itu jenis anjing ?'' Tanya niko menyeringai kearah shiba yang sudah masam.
''Dasar jelita itu, Memberi nama anak malah jenis anjing.'' Batin jimmy kesal.
''Paman jimmy punya obat yang untuk membesar kan.'' Cetus kaisar.
Niko segera menoleh kearah jimmy yang duduk di samping nya, Tampak pria ini tidak ada reaksi walau pun tadi kaisar merekomendasi kan.
''Di mana kau beli obat itu ?'' Tanya niko penasaran.
''Mobil yang baru kau beli pindah kan dulu ke garasi ku, Baru aku akan memberikan obat nya.'' Ucap jimmy licik.
''Masa harga nya hampir tiga milyar ?'' Tanya niko tidak percaya.
''Tentu saja mahal karena obat nya paten, Mendiang jakson cuma pakai sekali dan langsung permanen.'' Jawab jimmy.
''Jadi bisnis sampingan mu menjual obat pembesar ya ?'' Tanya niko.
''Bukan urusan mu, Kau mau beli apa mau menanyai ku saja.'' Kesal jimmy.
Niko tampak menimang nimang tawaran jimmy, Uang dua miliyar masih bisa di cari. Tapi harga diri di hadapan istri, Adalah nomer satu bagi seorang niko anderson.
***Hallo bestie, Maaf ya othor lama menghilang.Othor menghilang karena gak semangat, Mood nya entah pergi kemana.
__ADS_1
Jangan lupa like,coment dan vote serta hadiah nya ya. Biar othor semangat🙏***