Janda Muda VS Mafia Karatan

Janda Muda VS Mafia Karatan
Mia dan maria


__ADS_3

''Semoga gak ketahuan sama kak ken kalau ada paman itu nginap.''Batin jesslyn sambil mandi.


Usai mandi jesslyn langsung turun karena ingin makan malam, Hidangan pun sudah tersedia karena para maid sudah menata nya.


''Panggil kan tamu kita.'' Perintah jesslyn pada maid.


''Baik nona.''


Niko pun keluar kamar ketika maid tadi memberi tahu nya untuk makan, Mata niko terpana melihat jesslyn yang menggunakan tank top dan hontpant.


''Bening nya.'' Gumam niko pelan.


''Ayo makan paman.'' Ajak jesslyn.


Karena tuan rumah sudah mengajak nya, Niko langsung duduk di kursi dan maid pun mengambil kan makanan untuk niko.


Hanya denting sendok dan garpu yang terdengar karena jesslyn makan tanpa bicara, Niko juga segan untuk mengajak jesslyn mengobrol.


''Paman lanjut kan lah makan nya, Aku sudah selesai.'' Ucap jesslyn usai menenggak air mineral.


''Sedikit sekali makan mu ?'' Tanya niko.


''Diet.''


Jesslyn langsung pergi meninggal kan niko dan menuju ruang televisi untuk menonton, Film kesukaan nya pun sudah di putar kan oleh maid.


''Mau nonton film apa ?'' Tanya niko tiba tiba.


''Eehh kapan paman datang ?!'' Kaget jesslyn.


Niko tidak menjawab karena mata nya menonton film romantis, Tapi niko mengerenyit kaget saat tau itu adalah film tentang gay.


''Film apa ini ?'' Tanya niko memiring kan bibir nya jijik ketika adegan pria sesama pria beradu bibir.


''Film thailand.'' Jawab jesslyn.


''Kenapa kau hobi menonton film menyimpang ?'' Tanya niko lagi.


''Karena pemeran nya sangat hot, Lihat lah otot dada nya itu.'' Tunjuk jesslyn tanpa menoleh ke arah niko.


Melihat otot dada pria yang di tivi, Niko meraba dada nya sendiri untuk memastikan lebih besar milik siapa.


''Aku juga punya.''


Jesslyn tersentak kaget saat niko meraih tangan nya dan meletak kan di dada, Tangan jesslyn bisa merasakan keras nya dada niko.


''Apa yang kau lakukan paman ? Lebih bagus punya artis idola ku.'' Gugup jesslyn malu.


''Tapi kau tidak bisa menyentuh nya!'' Ejek niko.


Malas untuk menanggapi omongan niko, Jesslyn kembali fokus pada film nya yang sedang di putar.


''Aku juga punya artis idola.'' Ujar niko.


''Siapa ?'' Tanya jesslyn.

__ADS_1


''Mia khalifah dan maria ozawa.'' Sahut niko.


Jesslyn yang tidak mengerti hanya menunjukan ekpresi datar, Sedang kan bodyguard yang mendengar langsung menutup mulut agar tawa mereka tidak menyembur.


''Aktris atau penyanyi ?'' Tanya jesslyn.


''Bukan, Mereka sering membuat konten berbagi.'' Jawab niko tersenyum usil karena dia tau kalau jesslyn tidak mengenal dua artis idola nya.


''Ooh selebgram yang sering membuat konten berbagi masakan atau keseharian mereka kan.'' Ujar jesslyn menatap niko.


"Mia dan maria, Ku rasa cocok jika nanti paman punya anak di beri nama itu." Sambung jesslyn membuat niko kaget.


''Sembarangan mulut mu, Tapi mereka bukan berbagi itu.'' Sahut niko kembali tersenyum.


''Terus berbagi apa ?'' Tanya jesslyn yang penasaran.


''Berbagi k3lamin.'' Jawab niko tanpa dosa.


Melongo jesslyn ketika mendengar jawaban niko, Bodyguard yang paham pun langsung gibrit karena tak kuasa menahan tawa.


''Mulut mu itu sudah tua tapi kalau bicara suka sembarangan!'' Ujar jesslyn mencubit pinggang niko.


''Aarrkkh sakit jesslyn.'' Teriak niko.


''Sudah tua itu mulut di jaga!'' Ketus jesslyn.


''Aku memang bicara benar kok, Coba kau cari lewat ponsel mu.'' Ucap niko menggosok pinggang nya yang pedas.


Karena penasaran dan ingin membuktikan ucapan niko, Jesslyn mengambil ponsel nya dan mencari di aplikasi serba tau.


Jesslyn mengambil ponsel niko lalu mengetik nama mia khalifah, Namun sial nya video artis idola niko langsung terplay karena niko punya aplikasi untuk menonton film b***p.


''Astaga film apa ini ?!'' Teriak jesslyn dengan mata melotot tidak percaya.


''Kenapa malah kau putar video nya ?'' Tanya niko mengambil ponsel nya.


''Astaga paman, Kau itu sudah tua masa masih suka menonton film begituan ?'' Ujar jesslyn tidak percaya.


''Memang nya ada larangan kalau sudah tua tidak boleh menonton film ini, Lagi pula meski pun usia ku tua tapi wajah ku masih seperti dua puluh tahun.'' Ujar niko dengan bangga nya.


''Cih.''


Jesslyn berdecih sinis mendengar ucapan niko, Karena sudah tidak fokus untuk menonton ia pun bergegas masuk kamar nya.


''Mau kemana ?'' Tanya niko.


''Tidur.''


Niko ikut bangkit menuju kamar nya, Karena ia pun ingin tidur meski tidak mengantuk karena jam baru menunjukan pukul sepuluh malam.


''Jesslyn.''


Panggilan niko membuat jesslyn menoleh, Wanita ini berhenti di ujung tangga menantikan ucapan paman mesum nya.


''Apa ?''

__ADS_1


''****4* mu sexy sekali.''


Usai berkata niko langsung masuk kamar karena takut di amuk oleh jesslyn, Sedang jesslyn terperangah karena tidak tau kalau niko akan mengatakan hal frontal.


''Dasar pria semua nya sama saja !'' Rutuk jesslyn.


Ingin sekali rasa jesslyn menggigiti pegangan tangga karena sangking kesal nya, Tapi karena sadar kalau gigi nya kalah kuat maka jesslyn memilih masuk kamar.


****


Pukul sebelas siang jesslyn baru turun kebawah karena ini hari minggu, Rencana nya jesslyn ingin pergi melihat kincir angin bersama kedelai hitam.


"Apa dia sudah pulang ?" Tanya jesslyn pada maid.


"Kenapa mencari ku ?" Tanya niko mendekat.


"Paman kenapa belum pulang sudah siang begini ?" Tanya jesslyn.


"Karena aku belum sembuh." Jawab niko ikut mencomot roti panggang


"Ya sudah terserah paman saja, Aku mau pergi." Ujar jesslyn yang dongkol.


Niko hanya manggut manggut, Jika saja tidak ada urusan maka niko pasti akan mengintili jesslyn.


"Hati hati di jalan ya sayang." Teriak niko.


Usai kepergian jesslyn, Niko ikut mengambil mantel nya karena deri sudah menunggu di parkiran untuk mengurus markas mereka.


"Sudah ketemu orang nya ?" Tanya niko dingin.


"Sudah tuan, Mereka sudah di tahan di markas kita." Jawab deri.


Mobil yang di kendarai oleh deri langsung meluncur menuju markas nya niko, Karena ada perusuh yang berani menghianati nya.


Sampai di markas niko langsung menemui wanita yang mereka sekap, Tampak di kursi seorang wanita teringkat.


"Siram dia!" Perintah niko.


Deri mengguyur satu ember air kepada wanita yang terikat itu, Tentu saja wanita ini langsung gelagapan.


"Ni niko!"


Raut ketakutan terlihat jelas di wajah nya, Karena jika sudah jatuh di tangan niko. Jika tidak kematian, Maka siksaan seumur hidup lah yang akan di dapat


"Sudah sadar kau heh ?!" Sinis niko.


"Aku tidak bersalah nik, Aku di jebak." Ujar siska membela diri.


"Ku rasa kau tau aku seperti apa sis." Ujar niko menghisap vape.


"Aku tidak berbohong niko, Yang menembak ban mobil nya bukan aku." Teriak siska.


"Kau boleh mencintai ku tapi aku sudah berulang kali mengatakan kalau aku tidak mencintai mu, Tapi kau malah berani nya ingin mencelakai dia!" Geram niko mencengkeram rahang siska.


Ternyata ban mobil jesslyn pecah karena di tembak oleh siska, Gadis ini cemburu ketika mengetahui dari alat penyadap yang ia letak kan di mobil niko kalau pria yang di cintai nya malah jatuh cinta pada wanita lain.

__ADS_1


Terlebih siska mendengar kalau jesslyn hanya lah anak pelayan, Baik niko atau pun siska mereka tidak tau identitas jesslyn yang sesungguh nya.


__ADS_2