Janda Muda VS Mafia Karatan

Janda Muda VS Mafia Karatan
Bianca datang


__ADS_3

''Jadi kita resmi pacaran kan ?'' Tanya niko memastikan.


''Tidak.''


''Kenapa bisa tidak ?'' Sambar niko.


''Karena paman sudah membohongi ku.'' Ketus jesslyn.


''Aku berbohong karena sangat mencintai mu.'' Jujur niko.


Jesslyn menghelai nafas karena bingung dengan langkah apa yang akan di ambil nya, Di satu sisi ia memang mulai jatuh hati tapi di sisi lain ia juga masih ragu.


''Bukan kah kata mu kita bisa mencoba nya perlahan lahan, Aku tidak masalah kok jika seandai nya nanti kau memang tidak bisa sepenuh nya mencintai aku.'' Ucap niko.


''Cukup aku saja yang mencintai mu.'' Sambung niko lagi.


''Tapi aku takut ketahuan oleh mommy paman.'' Ujar jesslyn.


''Aku yang akan menghadapi mommy sadis mu.'' Sahut niko.


Plaak.


Satu geplakan mendarat di bahu niko dari tangan jesslyn, Ia tidak terima kalau mommy nya di katakan sadis meski kenyataan nya memang seperti itu.


''Jangan mengatai mommy ku, Kelak ia juga menjadi mommy mu!'' Kesal jesslyn.


Betapa girang nya hati niko ketika mendengar ucapan jesslyn, Secara tidak langsung wanita ini meemang sudah mau menerima nya.


''Terima kasih sudah mau menerima ku.'' Ujar niko.


Jesslyn hanya tersenyum malu, Meski belum yakin namun jesslyn berusaha menerima niko yang memang terlihat baik.


''Kenapa aku mudah sekali jatuh cinta.'' Keluh jesslyn dalam hati nya.


Karena hari yang sudah larut malam, Dan niko yang juga baik baik saja. Jesslyn berniat pulang dan membiar kan deri saja yang menunggu niko, Tapi niko malah merengek tidak mau di tinggal.


''Kamu tidur di sini saja zeela, Besok kita pulang nya bareng.'' Pinta niko.


''Zeela ?''


''Yah aku memanggil mu zeela saja, Karena aku lah yang memberikan nama itu.'' Jawab niko.


''Jangan mengada ada.'' Ujar jesslyn.


''Kau kan tidak jauh beda umur mu dengan bianca, Jadi waktu di indonesia aku yang menjenguk keponakan ku pun memberikan nama untuk anak nya gefari, Sebagai tanda perdamaian.'' Sahut niko.


''Benar kah ?'' Tanya jesslyn tidak percaya.


''Tanya kan saja pada kenzo.'' Ucap niko.

__ADS_1


Jesslyn mengangguk saja tanda percaya, Ia duduk kembali karena memutus kan besok pagi pulang nya bersama niko.


''Bobok di sini sayang.'' Ajak niko menepuk ranjang yang kosong.


''Tidak, Aku di sofa saja.'' Tolak jesslyn.


''Sofa tidak nyaman, Lebih baik di sini.'' Kekeh niko.


Karena ucapan niko benar, Jesslyn naik lagi keranjang dan merebah kan diri. Jantung nya berdebar kencang karena sangat dekat dengan niko, Apa lagi tangan niko malah mengalung di pinggang nya.


''Tidur lah.'' Titah niko.


''Aku tidak bisa tidur karena tangan mu paman.'' Kesal jesslyn.


''Apa kau tidak terbiasa begini dengan suami mu ?'' Tanya niko.


''Beda cerita lah.'' Sahut jesslyn memunggungi niko.


''Jangan meraba ku!!''


Jesslyn menjerit keras karena niko menelusup kan tangan nya di baju jesslyn, Ia langsung terduduk karena kaget.


''Hey kenapa kau sekaget itu ?'' Heran niko.


''Sialan tangan nya itu, Bagai mana jika kau malah terangsang!'' Rutuk jesslyn.


Jesslyn tipe wanita yang mudah terangsang lewat sentuhan, Jadi ia kaget dan juga takut saat niko meraba raba perut nya.


Niko mengangguk saja, Kemudian mereka kembali berbaring dan terlelap. Tapi niko masih tidak bisa tidur, Karena tangan jesslyn lah yang meraba raba pusaka nya.


''Dia melarang ku tapi dia meraba ku.'' Keki niko menahan sesuatu.


Elusan lembut membuat cacing berurat milik niko menjadi tegang, Di tambah dengan gunung jesslyn yang menempel erat di dada nya.


Merasa ini adalah kesempatan, Niko dengan perlahan memasukan tangan jesslyn kedalam celana nya. Di luar dugaan, Tangan jesslyn langsung menggenggam erat cacing nya.


''Sshhh.''


Hati hati niko memaju mundur kan tangan mungil jesslyn di cacing nya, Entah apa yang akan jesslyn lakukan jika sampai tau kelakuan niko saat ia sedang terlelap.


Hampir sepuluh menit niko melakukan rutinitas ilegal, Akhir nya cairan putih itu keluar membasahi tangan jesslyn.


''Di mana tissu ku ?'' Niko mengambil kotak tissu di nakas.


Dengan cepat niko membersih ka tangan jesslyn yang terkena lelehan, Lalu ia kembali berbaring dan memejam kan mata.


****


Pagi hari jesslyn sudah pulang bersama niko juga, Hari ini jesslyn ikut masuk kedalam mansion milik mafia karatan ini.

__ADS_1


"Besar juga mansion paman." Ujar jesslyn.


"Cukup lah untuk kita tinggal bersama." Jawab niko.


"Dengan anak kita ?" Pancing jesslyn.


"Boleh juga, Tapi aku tidak ingin langsung punya anak." Sahut niko sambil duduk di sofa.


"Kenapa ? Paman kan sudah tua juga." Sindir jesslyn.


"Hey berani ya kau mengatai ku." Teriak niko sambil menggelitik jesslyn.


Saat mereka sedang bergurau saling gelitik, Mereka tidak sadar kalau ada sepasang mata sedang menatap bingung kearah mereka.


"Paman, Jesslyn ?"


Baik niko mau pun jesslyn, Mereka langsung menoleh. Betapa kaget nya jesslyn saat melihat siapa yang memanggil mereka, Sedang niko terlihat biasa saja.


"Sejak kapan kau datang bi ?" Tanya jesslyn.


"Dari tadi malam aku datang." Sahut bianca ikut duduk.


"Kenapa tidak mengabari paman ?" Tanya niko.


"Lupa." Cengir bianca.


"Jessica tidak ikut kemari ?" Tanya niko lagi.


"Dia sibuk pacaran." Jawab bianca cuek.


"Tapi kenapa kau ada di mansion paman ku jess ?" Tanya bianca heran.


Jesslyn tergagap dengan pertanyaan bianca, Ia melirik niko yang terlihat santai seolah tidaj takut ketahuan.


"Ak aku rekan bisnis paman mu bi, Jadi karena aku tau dia adalah paman mu. Aku jadi terbiasa juga pada nya, Kau tidak marah kan ?" Ujar jesslyn gugup.


"Kenapa aku harus marah, Sejak kapan kau tau dia paman ku ?" Tanya bianca.


"Sejak pertama datang kelondon, Kak ken yang memberi tahu." Jawab jesslyn ngasal.


"Oh ya sudah, Aku mau istirahat lagi." Pamit bianca naik kelantai atas.


Jesslyn menghembus kan nafas lega karena bianca sudah pergi, Namun saat menoleh ia melihat wajah kesal nya niko. Ia heran sekaligus takut, Karena tidak tau kenapa tiba tiba niko berubah garang.


"Paman kenapa ?" Tanya jesslyn.


"Apa kau malu memiliki kekasih tua ?!" Kesal niko.


"Apa maksud paman ?" Heran jesslyn.

__ADS_1


"Kenapa kau tidak mengakui pada bianca kalau aku kekasih mu ?!" Ucap niko.


Jesslyn menepuk kening nya karena baru tau kekesalan kekasih baru nya, Senyum menggoda ia keluar kan agar niko meleleh.


__ADS_2