Janda Muda VS Mafia Karatan

Janda Muda VS Mafia Karatan
Takut


__ADS_3

''Paman niko itu uncle nya bianca loh kak.'' Beritahu jesslyn pada kakak nya.


''Sudah tau.'' Jawab kenzo cuek.


Kaisar menahan tawa ketika melihat wajah kesal jesslyn, Kenzo memang pandai membuat orang merasa kesal.


''Jangan lupa besok cek hotel kita yang ini.'' Tunjuk kenzo pada gambar.


''Kenapa memang nya harus yang itu ?'' Tanya jesslyn.


''Ada gosip disana, Kata nya ada wanita bunuh diri.'' Jawab kenzo.


''Bagaimana jika aku bertemu hantu nya.'' Ucap jesslyn yang penakut.


''Hantu mandang fisik nona, Dia tidak mau melihat janda.'' Jawab kaisar.


Jika tidak ingat dengan kejadian yang baru di alami, Jesslyn pasti sudah mencabik cabik mulut kaisar.


''Tidak ada hantu, Kau hanya mengecek saja data data di sana.'' Ujar kenzo.


''Baik lah.'' Angguk jesslyn.


Karena hari semakin larut, Mereka masuk kekamar dan tidur. Sedang kan kenzo masih sibuk menelepon seseorang, Kaisar sebenar nya curiga tapi tidak punya nyali untuk mendekat.


Pagi hari nya anak anak keluarga de lamozada sudah duduk berbaris di meja makan, Pakaian mereka pun sudah rapi dengan stelan masing masing.


''Hari ini malika sakit kak.'' Adu jesslyn.


''Lalu apa urusan nya dengan ku.'' Sahut kenzo menggigit roti.


''Aku jadi tidak punya teman mau kehotel kita.'' Kesal jesslyn.


''Maka nya kita di tuntut hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.'' Ketus kenzo.


Kalau kenzo sudah mengeluar kan kata bijak, Maka adik nya hanya bisa diam tanpa sepatah kata pun.


''Tidak ada apa apa di sana, Kau harus belajar mandiri.'' Ucap kaisar.


''Iya kak.'' Sahut jesslyn.


Terkadang kaisar juga bisa perhatian pada jesslyn, Tidak selalu seperti kucing dan anjing yang selalu bertengkar di mana pun mereka berada.

__ADS_1


****


Jesslyn sudah sampai di depan hotel yang kosong, Semenjak ada kematian seorang wanita di sana, Kenzo akhir nya memilih menutup hotel itu.


"Iih serem banget." Ujar jesslyn bergidik ngeri.


Tiba tiba terlintas di benak nya tentang niko, Segera jesslyn menelepon nya untuk meminta di temani oleh nya.


"Ada apa ?" Dingin suara menyahut dari seberang.


"Paman lagi sibuk ?" Tanya jesslyn cepat.


"Tidak juga." Jawab niko.


"Bisa kah paman temani aku di hotel xxx milik kan ken." Pinta jesslyn.


Niko yang saat ini sedang bergulung gulung di ranjang langsung meloncat kaget karena jesslyn mengajak nya kehotel, Salah paham sudah pasti saat ini.


"Tapi hotel itu tutup jess, Bagai mana jika hotel lain nya ?" Tawar niko.


"Tapi kak ken meminta ku di hotel yang ini paman." Jawab jesslyn.


"Kenzo yang menyuruh mu ?!" Pekik niko kaget.


"Baiklah tunggu aku tiga puluh menit ya." Ujar niko langsung mematikan telepon.


Jesslyn menggerutu karena niko tanpa permisi mematikan telepon nya, Ia memilih menunggu di dalam mobil sambil bermain ponsel.


Ternyata ucapan niko tidak meleset, Tiga puluh menit ia sudah sampai di depan hotel yang di maksud jesslyn.


"Tok tok."


Niko mengetuk kaca mobil jesslyn, Lalu jesslyn pun membuka nya dan turun dari mobil mewah keluaran terbaru.


"Lama menunggu ?" Tanya niko.


"Tidak juga." Jawab jesslyn salah tingkah.


Penampilan niko yang hanya menggunakan kemeja dan menampak kan dada bidang nya, Membuat jesslyn terpesona dan ngiler.


"Lebih besar dari milik idola ku." Batin jesslyn.

__ADS_1


"Ayo." Ajak niko.


Niko berjalan lebih dulu setelah meminta kunci dari jesslyn, Mereka pun masuk untuk mencari berkas dan data penting karena hotel ini akan di jual oleh kenzo.


"Sudah dapat ?" Tanya niko mendekat.


"Sudah." Jesslyn mengangkat berkas yang di ambil.


" Ya sudah ayo pulang." Ucap niko menggandeng tangan jesslyn.


Debar jantung jesslyn langsung tak karuan, Jesslyn sendiri bingung pada diri nya saat ini karena genggaman niko saja bisa membuat nya berdebar.


"Ini kamar yang kata nya untuk bunuh diri kan." Ujar niko menunjuk kamar.


"Seperti nya iya." Jawab jesslyn.


"Aku jadi penasaran dengan dalam nya." Ujar niko.


"Tidak usah paman, Ayo kita pulang." Ajak jesslyn cepat.


"Kau takut ya ?" Tanya niko memicing.


"Tidak."


"Lalu kenapa kau ingin cepat pulang dan tidak mau masuk ?" Selidik niko.


"Ka karena aku masih ada kerjaan." Gugup jesslyn.


"Tidak ku sangka kalau anak nya mafia berkelas ternyata takut hantu." Ejek niko.


Jesslyn ingin menjawab ejekan niko, Tapi niko lebih dulu menarik nya masuk kedalam kamar yang tidak di kunci.


"Di mana dia bunuh diri nya." Gumam niko mengamati kamar.


"Ayo kita keluar." Ajak jesslyn.


"Tunggu sebentar jess." Sahut niko berjalan kearah kamar mandi.


Tinggal lah jesslyn yang berdiri sambil memegang berkas sambil gemetaran, Rasa takut terhadap hantu sudah di alami jesslyn sejak kecil.


Braakk.

__ADS_1


"Aarrkkhh hantu!" Jerit jesslyn langsung namplok pada niko.


Kini posisi mereka sangat intim karena jesslyn di gendong seperti koala, Pintu yang tertutup malah membawa keberuntungan bagi niko.


__ADS_2