Jodoh Ku Pak Duda

Jodoh Ku Pak Duda
episode 46 : Sahhhh


__ADS_3

Sava dan Nek Tami saat ini sedang berada di mobil yang sudah di kirim oleh Bram untuk mengantar nya menuju tempat acara esok hari, Bram sengaja meminta Sava lebih dulu menuju gedung acara karna ia tidak ingin Sava di buru-buru esok hari.


Sava dan Nek Tami sudah tiba di salah satu hotel yang sudah Bram siap kan untuk melangsungkan pernikahan, kemudian kedua wanita beda generasi itu di antar ke salah satu kamar oleh orang suruhan Bram sementara Bram akan datang esok hari bersama keluarga nya.


" Ini kamar nya bu, silakan istirahat lebih dulu jika anda membutuhkan sesuatu bisa hubungi kami melalu telpon yang berada di sana, Besok setelah subuh pihak MUA akan datang untuk merias anda !" Jelas orang tersebut kemudian di angguki oleh kedua nya.


" Terima kasih !" Jawab Sava dan Nek Tami hampir bersamaan.


Orang suruhan Bram pun mengangguk hormat kemudian pamit undur diri meninggalkan mereka.


" Al kamu beruntung bisa mendapatkan lelaki seperti Bram yang sangat perhatian dengan kamu dan orang terdekat kamu termasuk Nenek, Nenek cuma bisa berdoa agar pernikahan kalian selalu samawa dan kamu juga bisa tulus menyayangi kedua anak nya juga keluarga nya !" Ucap Nek Tami tiba-tiba membuat Sava menatap lekat pada sang Nenek.


" Sava akan melakukan yang terbaik untuk mereka Nek, terima kasih Nenek sudah merawat Sava hingga Sava bisa seperti ini !" Jawab Sava menatap sendu sang Nenek lalu mereka pun berpelukan.


Mereka pun langsung istirahat karna hari sudah malam, mereka harus menyiapkan stamina untuk acara besok.


♡♡♡♡♡♡♡


Ke esokan hari nya Sava sudah sangat cantik dengan balutan Gaun berwarna putih gading lengkap dengan hijab dan aksesoris nya.


Nek Tami pun sudah bersiap dengan kebaya nya, tiba-tiba pintu ruangan tersebut terbuka oleh seseorang.


" Mba Sava !" Pekik Rhea takjub melihat penampilan Sava yang sangat mempesona.


" Rhe kok ke sini ?" Tanya Sava terkejut dengan kedatangan calon anak sambung nya.


" Hehe Rhe kepo lah pengen liat calon ibu Rhe, And see Mba cantik banget !" Jawan Rhe dengan semangat.


" Terus papi kamu ?" Tanya Sava lagi membuat Rhea terkekeh.


" Ciee yang udah gak sabar hahha, tenang Mba papi lagi berjuang di bawah buat ijab qabul !" Goda Rhea membuat Sava tersenyum malu.


Kemudian Rhea menghampiri Sava yang sedang duduk di sebuah kursi dan Petugas MUA pun pamit undur diri sementara.


Rhea mengambil tangan Sava kemudian ia menggenggam nya menatap dalam manik sendu milil Sava yang selalu menenangkan hati.

__ADS_1


" Mba sebentar lagi Mba akan menjadi ibu Rhe, Rhe sangat berterima kasih sama Mba karna Mba sudah hadir di hidup kita, Rhe seneng akhir nya setelah sekian lama Rhe bisa kembali memiliki seorang ibu, Terima kasih bunda Sava Rhe harap keluarga kita akan selalu bahagia nanti !" Ujar Rhea dengan mata berkaca-kaca membuat Sava ikut terharu karna Rhea memanggil nya Bunda.


" Rhe kamu....?" Sava tidak sanggup melanjutkan ucapan nya karna saking bahagia nya ia.


" Iya mulai sekarang Rhe akan panggil Mba dengan sebutan Bunda begitu pun dengan Elzo kita udah sepakat akan memanggil Mba seperti itu karna bagaimana pun mami hanya ada satu, maafin Rhe !" Sahut Rhea dengan menunduk.


" Rhe Mba bahagia banget, Mba ngerti dan Mba juga gak keberatan dengan itu terima kasih Rhe sudah mau menerima Mba di hidup kalian, Insya allah Mba akan berusaha untuk menjadi ibu yang baik untuk kalian !" Ucap Sava sambil meneteskan air mata nya.


" Jangan nangis Rhe gak mau liat bunda sedih, ini hari bahagia buat kita semua !" Sahut Rhea sambil menyeka air mata Sava, untung saja Make Up yang Sava gunakan itu waterproof jadi ridak mudah luntur saat diri nya menangis.


Sava langsung menarik Rhe ke dalam pelukan nya, ia merasa sangat bahagia bisa hadir di tengah-tengah keluarga Dirgantara yang sangat baik.


Tidak lama kemudian pintu ruangan itu di ketuk oleh seseorang yang ternyata adalah petuga MUA yang memberi tau bahwa proses akad nikah akan di mulai dan Sava di minta untuk bersiap.


Tidak lama terdengar suara Bram yang menggema di seluruh ruangan termasuk ruang rias Sava


" SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA ALSAVA ADRIANI BINTI ALM. AHMAD SANUSI DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI !"


" Bagaima para saksi Sah ?" Tanya penghulu.


" SAHHHHH !" Jawab kedua saksi dari belah pihak dan para tamu undangan menggema sampai telinga Sava membuat perempuan itu mengucap syukur karna ia sudah Sah menjadi istri dari seorang Bramantio Daniel Dirgantara.


" Terima kasih Rhe terima kasih sayang !" Jawab Sava lirih.


Kemudian Sava di tuntun keluar menuju ballroom oleh Rhea dan Nek Tami yang sudah lebih dulu mengucap kan selamat untuk cucu nya.


Bram sangat terpesona saat melihat Sava berjalan dengan anggun menuju ke arah nya sampai tepukan di bahu nya menyadarkan Bram dari pikiran yang sudah berkelana sampai jerman.


" Silahkan tuker cincin lebih dulu untuk kedua mempelai !" Ucap penghulu saat mereka telah selesai menandatangi berkas-berkas pernikahan Bram dan Sava memasangkan cincin di jari mereka bergatian kemudian Sava mencium punggung tangan Bram dan Bram pun mencium kening Sava, gemuruh tepuk tangan langsung terdengar di ruangan itu.


" I LOVE SAYANG !" Bisik Bram menbuat Sava tersipu.


" Udah nanti lagi mesra-mesraan nya tuh tamu dah ngantri pengen minta sembako eh salah mau ngucapin selamat !" Celetuk Adi yang kebetulan berada di dekat mereka.


" Ck penganten lawas ganggu penganten baru aja !" Cibir Bram bedecak ke arah Adi.

__ADS_1


Bram dan Sava pun langsung menuju pelaminan, sungguh Sava di buat takjub dengan dekorasi nya, Inikah yang di sebut sebagai pesta pernikahan sederhana oleh orang kaya, ck Sava sampai ber istigfar membayangkan nya.


" Selamat datang di keluarga Dirgantara sayang, Kalo Bram nakal lapor sama mama ya biar mama sunat lagi dia nanti !" Ucap Oma Rasty saat Sava dan Bram menghampiri nya. Bram mendelik ke arah sang mama yang bicara tidak pakai saringan itu.


" Omongan nya ya allah mah !" Keluh Bram di sambut tawa mereka yang mendengar nya.


" Terima kasih Mah, Semoga Sava bisa selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga ini, bimbing Sava agar bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk Mas Bram dan anak-anak serta menantu yang baik untuk keluarga Dirgantara!" Sahut Sava penuh haru.


Oma Rasty langsung membawa Sava ke dalam pelukan nya. betapa ia sangat beruntung bisa mendapat kan menantu seperti Sava.


Kemudian Sava menghampiri sang Nenek yang sudah terisak sedari tadi tanpa kata ia langsung masuk ke dalam pelukan Nek Tami dan terisak.


" Terima kasih Nek sudah sangat berjasa di hidup Sava, Maaf jika selama ini Sava belum bisa membahagikan Nenek, doakan Sava semoga rumah tangga Sava selalu dalam lindungan allah, Nenek juga harus selalu sehat !" Isak Sava.


" Kamu cucu Nenek satu-satu nya Al sudah kewajiban Nenek untuk melindungi kami dan kamu adalah sumber kebahagiaan Nenek, Nenek pasti akan terus mendoakan kalian dan Nenek akan selalu sehat sampai kamu ngasih Nenek cicit !" Jawab Nek Tami.


Elzo menghampiri papi dan ibu baru nya itu dengan tatapan yang sulit diartikan.


" Selamat datang di keluarga Dirgantara Bunda, maafin El jika sikap El kemarin-kemarin bikin Bunda sakit hati, sekarang El anak Bunda jika El salah tolong tegur El !" Ucap Elzo dengan tatapan berkaca-kaca tidak lama kemudian ia langsung menghambur memeluk Sava membuat wanita itu terkejut sekaligus bahagia.


Bram pun tidak kalah terkejut nya dengan Respon Elzo hati nya bahagia berkali-kali lipat hari ini. dalam hati Bram berdoa semoga keluarga nya selalu di beri kebahagiaan.


Bram tidak menyangka jika anak-anak nya sudah menyiapkan panggilan untuk Sava, Bram sempat takut jika kedua anak nya akan terus memanggil Sava dengan sebutan Mba, Bram takut Sava merasa tidak dianggap kalau seperti itu, tapi kini katakutan itu tidak menjadi kenyataan karna kedua anak nya bisa menerima Sava dengan baik.


" Iya El, El juga boleh tegur Bunda jika ada sikap Bunda yang El gak suka, terima kasih sudah menerima Bunda di keluarga ini !" Jawab Sava sambil terisak.


" Selamat pih semoga pernikahan kalian samawa, maafin El belum bisa banggain papi !" Ucap Elzo beralih pada sang papi. Malam ini anak bujang Bram yang datar berubah menjadi manis mode on membuat mereka semua terharu mendengar perkataan Lelaki itu.


" El selalu buat papi bangga, Terima kasih Nak sudah menerima Sava sebagai ibu kalian !" Jawab Bram sambil memeluk Anak lelaki nya.


Acara pun di lanjut hingga siang sampai para tetangga Sava datang membuat heboh acara karna mereka datang seperti ngajak tawuran beramai-ramai, Satu per satu dari mereka mengucap kan selamat pada pengantin dan tidak lupa juga mereka mengucapkan terima kasih karna sudah di beri fasilitas transportasi mewah untuk menuju ke sini.


Malam ini adalah malam yang paling membahagia kan untuk kedua nya karna mereka bisa berkumpul semua termasuk kaka Bram yang tinggal di luar kota.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡

__ADS_1


***jangan lupa untuk terus dukung karya othor ya biar makin semangat up nya 💪 terima kasih para kesayangan 😘


Luv yu ❤***


__ADS_2